On Tue, Aug 07, 2001 at 11:28:08PM -0600, Yudhi Kusnanto wrote:

> On Wed, 8 Aug 2001, - Rist - wrote:
> > ++ coba anda masuk/pindah ke mode single user  8)  ,
> > terus matiin semua service yg anda jalankan , baru anda install glibc...
> 
> glibc/libc itu "dasarnya" (hampir) semua program di linux, kalo upgradenya
> sembarangan/tidak hati-hati, kemungkinan komputer macet besar sekali..
> 
> prinsipnya waktu mau upgrade, jangan sampai ada proses/program yang sedang
> menggunakan libc, misalnya dengan boot menggunakan rescue boot. lalu
> upgrade juga semua paket/program yang tergantung (dependent) dengan libc
> lama, jadi harus dapat dipastikan semua paket/program yang memerlukan
> libc/glibc sudah merujuk pada libc yang baru.
> 
> langkah diatas sebetulnya tidak harus upgrade _semua_ paket, hanya saja
> biasanya membuat stress/frustasi kalo ada trobel.
> 
> berani mencoba?

Nggak juga tuh.
Saya upgrade glibc di salah satu server yang dimaintain secara remote bisa
langsung ? servernya pakai mandrake 6.1, dan saya upgrade ke gcc 3.0. (kalau
nggak diupgrade gcc yang ada di mandrake 6.1 tidak bisa dipakai untuk kompile
kernel 2.4.6).

(saat itu tinggal ./configure --prefix=/usr
lalu make
dan make install.
langsung jadi 3.0 ;)

-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke