Rekans,

Setelah absen cukup lama karena kesibukannya, akhirnya oom hari-huhui
kembali meluangkan waktunya menulis artikel yang sangat menarik untuk kita
semua.

Kali ini oom hari-huhui menulis tentang proses init (inisialisasi sistem) di
Redhat dan sejenisnya. Bagi kamu yang pernah lupa password root, pasti kamu
pernah disarankan agar mem-boot Linux kamu untuk masuk ke "Linux Single"
atau init 1, karena memang pada mode boot inilah kita bisa mereset password
root kita :) Beruntunglah Linux menyediakan sarana ini, sebab suatu hal yang
sangat merepotkan jika kita lupa password administrator kita di sistem MS
Windows (kita harus membeli program pembobol password di internet).

Baiklah, berikut ini cuplikannya:
--------------------------------
Bismillaahirrahmaanirrahiim

Proses Init di Linux Redhat dan Sejenisnya
===========================================
Oleh hari-huhui ([EMAIL PROTECTED])

Salah satu hal penting yang membedakan Linux dengan windows adalah proses
bootup. Di windows, kita tidak diberikan kesempatan untuk mengetahui apakah
yang terjadi pada proses bootup dan manakah yang gagal atau berhasil dalam
proses bootup. Pada Linux, kita diberikan informasi yang sarat pada saat
bootup. Proses apa saja yang dikerjakan, mana saja proses2 yang berhasil,
dan mana saja proses2 yang gagal. Demikian pula halnya dengan proses
shutdown. Linux lebih transparan dibandingkan dengan windows :).
Kernel Linux Redhat biasanya disimpan dalam suatu file terkompresi. Ketika
kernel mulai dijalankan oleh program boot loader (biasanya LILO), file
tersebut akan didekompres, menginsialisasi display device, dan mulai
mengecek hardware-hardware lain yang ada pada komputer kita. Kernel juga
akan me-mounting root file system (/) dengan permission read-only dan ijin
untuk pengecekan pada file system. Jika semuanya OK, maka root file system
akan dimount dengan permission read/write. Semua proses ini bisa kita lihat
pada saat Linux bootup. Jika root file system telah dimount, kernel akan
memulai suatu program yang dinamakan init. Program inilah yang akan memulai
semua program lainnya. Setelah init selesai menjalankan semua program2 yang
diperlukan, sistem dianggap telah up dan berjalan serta proses bootup
dianggap telah selesai.

Artikel lengkap dapat dibaca di http://linux.arinet.org

Selamat belajar,
Ilmu Pengetahuan adalah milik bersama



-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke