dear mas bambang, menggabungkan 2 b/w "utk outbound" (mgkn yg anda maksud begini) biasa disebut multipath, istilah yg universal (yg lainnya, bonding utk modem,equalizer utk channel/nic,dll)
dapat diimplementasi dng 2 metode/pendekatan: 1. non agregasi ini bisa menggunakan protokol routing dinamis seperti biasa saja, tetapi path yg satunya hanya dianggap sebagai cadangan (backup), klo yg satu ngadat, baru yg satunya lagi diaktifkan. 2. agregasi (bandwidth aggregation) 2.a. cisco ios 12.x 2.b. BGPv4 (ini karena bgp adalah exterior gateway protocol) 2.c. linux virtual server (www.linuxvirtualserver.org) 2.d. multilink (dan multilink protocol, linux equalizer trmsk didalamnya) 2.e. connection teaming nah setau saya yg di samag.com itu ngak bisa diimplementasi saya udah coba, menggunakan pendekatan connection teaming (poin 2.e) istilah load balance memang tidak bisa dikaburkan dng multipath ini, pada saat pendistribusian paket ke bbrp path itu memang digunakan scheduling algorithm (salah satu teknik dlm load balancing): weighted round- robin (yg uda builtin di forwarding engine routing linux kernel 2.4 setau saya) nah mas bambang bisa pakai 'pendekatan' sesuai kebutuhannya salam, harry -- Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED] Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
