From: "Warso Prayitno" <[EMAIL PROTECTED]> > Maksud Mr. Onno tuh menulis pengalaman di bidang Linux > Tapi kalo lebih suka nulis pengalaman probadi bisa jadi novel juga khan > :o) > Jadi memang enggak ada jeleknya mulai nulis sekarang he he he . . .
Saya kenal linux kali pertama itu Sep 97. Dapat CD namanya slackware - lupa versi berapa - di TP Sby. Krn ragu-ragu saya buat perjanjian ke penjualnya agar bisa dibalikin kalo tdk jalan di komputer (baca: tidak bisa install :-). Waktu itu masih windows-mania. Dan belum pernah install windows sama sekali, apalagi buat partisi (pakai fdisk). Kenal install OS pertamakali ya linux itu. Bolak-balik gagal install sampai akhirnya bisa jalan si slakie. Saya mutung krn ethernet cardnya ndak kebaca (3Com508, red apa gitu). Dan frustasi krn tdk bisa setup Xwindow (vga cardnya ndak terdaftar). Coba lagi ke linux, dapat RH 5.2 Mei 1999 (?). Seneng setengah mati setelah menampilkan KDE. Oh ya, saya selalu mencatat instalasi dr hal yg sepele sampai rumit. Sekarang lagi upgrade server, pakai RedHat 6.2 dengan kernel 2.2.19. Log instalasinya saya catat satu demi satu, mulai dr upgrade rpm, upgrade+patching kernel, SSH, MySQL, OpenSSL, apache+php+mod_ssl_mod_perl, bind, qmail+patching, vpopmail (diganti vmailmgr), sqwebmail, courier-imap, proftpd, squirrelmail, quota, maildrop, squid+adzap, dan tinggal security. Kalau sudah selesai upgradenya dan sudah saya perbaiki bahasanya - soalnya pakai bhs pribadi :-) - mungkin akan saya lempar ke milis, urlnya saja kalau semuanya nanti dituduh spamming. Salam ~yudi -- Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED] Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
