Tapi ini boot sequence nya aja lho yg dirubah, bukan master slave nya
Berarti boot loader/GRUB nya harus selalu ditaruh di MBR hardisk yg pertama
atau hda walaupun linux nya di hdb
kalau begitu option waktu install yg nanya boot loadernya mau ditaruh hda
atau hdb itu gunanya untuk apa

----- Original Message -----
From: "Adi Haryo Utomo" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, August 30, 2002 1:10 AM
Subject: Re: [setup] Mohon Bantuannya


>
> >Begini skenarionya:
> >Hardisk pertama di primary master dgn OS Windows.
> >Redhat 7.3 diinstall di hardisk kedua di primary slave dengan boot loader
> >GRUB  dan boot loader tsb ditaruh di sector hardisk kedua bukan MBR
hardisk
> >pertama
> >Setelah hardisk kedua di boot dg cara mengganti urutan sekuensial boot
> >device pada BIOS lalu Hang pada saat tulisan GRUB baru muncul
> >Terletak dimana ya kesalahannya??
>
> -------> yup, pasti hang, soalnya pada saat pertama install primary master
dikenali sbg hda (hd0 kalo di GRUB) & Linux di hdb (hd1 - GRUB) kalo boot
sequence diubah, maka berubah pula urutan hdx-nya...so bakalan hang, jadi
lebih baik GRUB diinstall di MBR (info grub --> dijamin pasti ada keterangan
buat step instalasi GRUB di MBR).
>
> Tul gak? gimana yg lain?
>




-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke