On Thursday, October 31, 2002, 2:38:00 PM, Adi Nugroho wrote:

> On Rabu, 30 Oktober 2002 18:45, Prianggada I Tanaya wrote:
>> Hal yang perlu diingat adalah, LINUX = sukar sukar sukar dan sukar.
>> Kalau anda tertantang dengan kata 'sukar' itu ... terjunlah ke LINUX.
>> Maka anda akan mendapat tantangan yang lebih seimbang, dibandingkan M$

> Hmmm.... Aku justru selalu mendengung-dengungkan kalau Linux itu lebih mudah 
> daripada Windows :-p

bagi sebagian orang yang udah lama 'ngutik' linux pasti akan ngomong
begini :). Ada benernya juga sih, sebab kalo ada yang error terkadang
trace errornya jauh lebih mudah. Gak seperti BSOD (Blue Screen Of
Death). Tapi bagi yang pertama kali mengenal linux pasti perlu
adaptasi dulu. Apalagi kalo selama ini sudah lama terbuai dengan klik
dan GUI ala Microsoft.

Tantangan terberat linux untuk bisa jadi desktop malah ada diproblem
ini. Belum lagi yang kata Pak Made tentang penyesuain distro dengan
kultur masyarakat (terjemahan man page ke bhs indo dll).

Contoh konkretnya, misalnya mencari desktop manager yang paling mendekati
windows (sebab hampir semua end user di indonesia sudah terbiasa dengan
interface ini). Kalopun ada, end user tetep harus belajar lagi dengan
command dasar, menghapal nama aplikasi dll. Jadi, gak semudah itu berpindah
ke lain O/S bagi end user di Indonesia (ini pendapat pribadi saya loh
:), butuh waktu yang lama dan telaten.

--
Dudi


-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke