On Sunday 24 November 2002 00:08, you wrote:
> Salam kenal untuk rekan linuxer semua,
> Saya punya pertanyaan dasar ttg instalasi program di linux dan di
> Windows, khususnya buat pakar linux.
> Pertama, kenapa instalasi program di linux walaupun berformat rpm
> kadangkala membutuhkan file lain (file depencies), suatu hal yang
> jarang sekali ditemukan pada instalasi program di Windows ?. Apakah

Hallo pak Tommy,
Seandainya saya diperbolehkan menjawab (karena banyak sekali yang lebih
ahli loh dari saya ini ...)

File dependency ... :
Mungkin sampean kurang sadar, kalau di windows juga ada 'file dependency'.
Kalau sampean install software baru apapun itu namanya, mereka akan mencari
.dll, .lib, .obj, dan seterunya di /windows/systems, /windows, ataupun 
directory lain dibawah windows. File-file ini di gunakan bersama oleh OS,
ataupun oleh aplikasi lainnya. 
Kalau sampean perhatikan, setiap file yang di share tadi, ada tanggal
dan versi released-nya. Jadi, setiap software yang terbaru dan diinstall
pada windows, akan mengecek dahulu versi library, dll - dynamic link library, 
object file, dst. sebelum aplikasi terbaru tadi diinstall. Bilamana library 
tersebut sudah tua, maka akan diganti oleh yang terbaru. Sayangnya, 
proses ini tidak transparant pada Microsoft. User ... tak perlu tahu lah
hal tersebut. Begitu pak kira-kira. 

Kemudian RPM, buatan Redhat, menampilkan dependency ini secara
transparant. Jadi sampean dibuat 'melek' atau 'sadar' akan adanya
kebergantungan file, library, satu dan lainnya.

> karena program untuk Windows sudah mengemas library dalam program
> tersebut ?.

Harus dilakukan cek dulu versi library-nya. Kalau lebih tua versinya, 
file installer yang baik, tak akan menginstall library tersebut. 

> Kedua, apakah instalasi program di Linux dapat dibuat semudah di
> Windows tanpa ada adanya error file depencies ?. Misalnya seperti
> program StarOffice/OpenOffice.

Menurut saya, kalau sampai cukup mudah sebagaimana Microsoft Windows,
rasanya masih perlu waktu sedikit lagi pak. Kapan, ...kurang tahu saya.
Kalau sampean cukup mengenal LINUX lebih jauh, file dependency akan
sangat mudah dicari solusinya. Ini waktu terbang sampean yang diuji.

> Sekian saja pertanyaan saya. Semoga Linux di masa depan lebih mudah
> dalam instalasi program tanpa harus edit file/direktori file tertentu
> seperti install driver Nvidia for linux dan  tanpa error file
> depencies yang berakibat harus banyak men-download file/software dari
> internet.
> Trims atas penjelasannya.

Kalau boleh saya tambahkan ...
Jangan membeli hardware atau peripheral terkini, terbaru bila ingin meng-
gunakan LINUX. Belilah yang middle-class -nya. Selama ini, pengalaman
pribadi sih, mengatakan tak ada masalah dengan middle-class hardware.

Sekian pak, terima kasih. Semoga ada manfaatnya.
salam
++ pit ++

-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke