On Wed, Oct 22, 2003 at 06:36:04PM +0800, dudy rudianto wrote: > Kualitas software bukan ditentukan dari open atau close tetapi mengikuti sebuah > standar yang disebut Software QUality Issurance (SQI), di Open Source memang ada > istilah semakin banyak yang melihat berarti semakin banyak bug yang bisa ditemukan. > banyaknya bug yang ditemukan bukan berarti bahwa software tersebut bagus (dalam arti > usabilitas dan kelengkapan fitur). dari sini bisa dilihat bahwa yang dimaksud > kualitas adalah kesesuian kebutuhan dan kemudahan adaptasi. > > akan tetapi melihat kualitas software tidak bisa begitu saja dibandingkan dengan > melihat kelengkapan fitur, akan tetapi juga harus dilihat secara menyeluruh, misal > TCO, waktu downtime akibat serang virus, dll. > > Memang beberapa aplikasi yang dimaksud tidak dan repotnya masih sangat jarang di > Indonesia yang mengatasi masalah kebutuhan perangkat lunak dengan cara comot sana > sini lalu kompile sendiri sehingga banyak nunggu dari vendor. > > mungkin itu saja pendapat saya, maaf kalau juga menyimpang
mungkin lebih tepat didiskusikan di milis linux-aktivis :-) > dudy r > =============== > trainer staff > Applied Tech Center Wah ada orang Perbanas :-) Asfihani - 202140020 -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php FAQ: [EMAIL PROTECTED]