Bener Mas Toien, Justru karena merasa kurang expert di pickup & riskan, saya sendiri lebih prefer tetap menggunakan pickup asli preset factory (meski bukan Dimarzio, EMG atau Duncan).. daripada gonta-ganti pickup yang ngga pasti :) Banyak orang mengira sound gitar mereka "pasti" akan meningkat jika diganti pickup baru bermerk gengsi..... padahal yang sanggup memasangnya dengan baik di Indonesia sangat jarang/langka.
Intinya jika Anda belum dapat menemukan orang yang sanggup, jangan coba-coba deh. Jangankan bisa mendapatkan sound baru yang Anda impikan, untuk bisa sama dengan sound pickup aslinya pun "tidak semudah yang Anda bayangkan". Saran saya sih, jika nekad mau ganti pun (dengan resiko capacitor bisa rusak, dll) ... coba lah untuk membandingkan sound pickup asli dengan sound pickup yang telah diganti. Semoga membantu.. thanks :) Mayzan On Wed, 15 Dec 2004 20:43:11 +0700, T. Bernadhie Radix wrote: >�Hello all, >�Yg suka tidak diperhitungkan adalah perbedaan kualitas >�kabel,panjang kabel dan kualitas solderan. Cara nyolder dan alat >�solder yg kurang bagus juga seringkali ngerusak komponen (plg >�sering capacitor yg kena) .Lumayan ngaruh. Coba cek ke Eet pada >�gitar Marlique dia yg baru. Pickups pake TESLA. Gimana pendapat dia >�tentang soundnya,gtar tsb dirakit di pabrik gitar kecil, belum >�"factory" banget... >� >� >>�From: Mayzan <[EMAIL PROTECTED]> >>�Reply-To: [EMAIL PROTECTED] >>�To: <[EMAIL PROTECTED]> >>�Subject: Re: [GITARIS.COM] Jackson >>�Date: Wed, 15 Dec 2004 15:17:06 +0700 >>� >>�Hello Hilman, >>� >>�On Wed, 15 Dec 2004 12:06:26 +0700, [EMAIL PROTECTED] wrote: >>� >>>�Wah setahu aku ganti pickup , cuman ikutin bagaimana solder >>>�urutan �kabel ke gitar. �Biar sound nya seperti preset factory >>>�, apalagi �yang mesti di teliti yah, soalnya emang kadang ganti >>>�pick up , �hasil yang dicapai cuman 40-60 % dari harapan sound >>>�yg dimau-in. >>>� >>� >>�Aku punya banyak keluhan di hampir seluruh pickup yang diganti >>�sendiri.... mungkin saya hanya pernah coba 1-3 gitar yang >>�pickupnya diganti dgn benar.. misalnya Ibanez merah milik Eet &� >>�Gibson milik Sangkan/Andreas. Problem atau tidak, tetap >>�tergantung Anda terganggu tidak dgn perbedaan yang dihasilkan. >>� >>�Belakangan ini saya pernah diskusi ttg hal ini dgn sound >>�engineerku Kinwie (yang sudah berpengalaman dalam setup &�wiring >>�pickup), akhirnya beliau juga menyadari adanya perbedaan antara >>�preset factory dgn pickup yg diganti sendiri. Untuk detailnya >>�mungkin Anda tanya ke Kinwie saja deh.. aku tidak ngerti >>�teknisnya... aku hanya bisa merasakan adanya penurunan di freq >>�tertentu :) >>� >>�Thanks >>� >>�Mayzan >>� >�_________________________________________________________________ >�Express yourself instantly with MSN Messenger! Download today it's >�FREE! http://messenger.msn.click- >�url.com/go/onm00200471ave/direct/01/ >� >� >�-------------------------------------------------------------------- >�- Ingin berhenti diskusi? e-mail: [EMAIL PROTECTED] >�Milis www.Gitaris.com didukung oleh Komunitas Gitar Indonesia. >�Lihat ARSIP MILIS ini via web di: http://milis.gitaris.com Brought >�to you by #1 DotCom Company: www.TechScape.co.id --------------------------------------------------------------------- Ingin berhenti diskusi? e-mail: [EMAIL PROTECTED] Milis www.Gitaris.com didukung oleh Komunitas Gitar Indonesia. Lihat ARSIP MILIS ini via web di: http://milis.gitaris.com Brought to you by #1 DotCom Company: www.TechScape.co.id

