Nurut gue kepuasan seorang musisi (baca: gitaris  -red) itu relatif juga, tergantung kebutuhan lahir & bathinnya.
Ada yg rela di bayar minim yg penting bisa main idealis ... puas!
Ada yg rela main skill dikiiiiiiit bgt yg penting di bayar  & di pake banyak orang...puas juga!
Ada yg rela menekan ego permainannya yg penting bisa main di berbagai event dan namanya tenar...puas memang!
Ada yg rela gak di bayar yg penting bisa main di sana-sini dan namanya melambung...puas selalu!
Ada yg rela berkarya tanpa mikirin duit yg penting dia bisa membuat masterpiece, nyari duitnya dari ngajar gitar atau kegiatan lain...itu juga bikin puas dia !
Dan banyak contoh2 kepuasan lain yg di rasakan...jadi relatif dan kembali ke individu si gitarisnya sendiri.
Mungkin si lukman, eros dan gitaris2 musik pop yg melambung lewat band-nya sebenarnya juga ingin menampilkan skill mereka. Tapi khan banyak limiternya, ya kawan se-band, produser mereka, konsep dari label dll. Makanya mereka gak jadi frontman...tapi tetap di sebut gitaris dan karya2 mereka bisa di terima oleh masyarakat luas.
gitu ajah...
 
 
Yang masih belajar dan belajar...
[Moio]
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]On Behalf Of Vidi Rosen
Sent: Wednesday, November 16, 2005 9:19 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [GITARIS.COM] Gitaris Indonesia

Hehehehe diskusi kayak gini emang enggak pernah habis dan selalu berulang tapi enggak apa seru..... :-)  
 
Jadi seperti Eet, Ian Antono, atau yang lainnya enggak salah, tetapi kalau ada gitaris yang enggak sejago mereka terus bikin album dan laku di pasar juga enggak salah.
 
Yang salah adalah kalau ada gitaris jago terus bikin album enggak laku lalu dia marah-marah.....,  yang lebih parah sudah enggak jago terus albumnya enggak laku atau sudah enggak bisa main gitar tapi banyak ngomong kayak gue hahahahahahahahaha
 
Yogi ...... kok enggak kedengaran komentar eloe biasa paling cepat nyautnya hehehehehe
 
Merdeka
Hidup Jackson
Vidi R

 
On 11/16/05, cece hidayat <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Gitaris tidak harus selalu menjadi "frontman"...
 
jadi buat apa dong di bikin gitaris.com... kalo nggak bisa memberikan kontribusi buat musik Indonesia... pertanyaan saya kan kok cuma segelintir saja orang seperti Eet, Ian Antono, termasuk anda Mayzan, padahal kalo kita liat banyak sekali di acara festival, musik kampus, cafe dll gitaris2 muda yang bagus dari segi performance, skill, tampang dan aransemen musiknya...
siapa ya yang akan bakal meneruskan Jejak eet, Ian antono, Mayzan... mereka kan musisi Jadul (jaman dulu)... kok sekarang nggak ada ya?...
maaf kalo salah....
 
 
 

This message (including any attachments) is only for the use of the person(s) for whom it is intended. It may contain Mattel confidential, proprietary and/or trade secret information. If you are not the intended recipient, you should not copy, distribute or use this information for any purpose, and you should delete this message and inform the sender immediately.
BARU! CHATROOM GITARIS.COM: http://gitaris.com/chat.p
_______________________________________________
Ingin berhenti diskusi? e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Lihat ARSIP MILIS ini via web di: http://milis.gitaris.com
Brought to you by #1 DotCom Company: www.TechScape.co.id

Kirim email ke