>Bukan.... Paham nasionalis yang cenderung cinta berat sama negara dan >bangsanya bisa menjurus ke arah Chauvinisme (Karena ini milis LOVE, >boleh dong nge-bahas bentuk CINTA yang satu ini). Nasionalisme bisa menjadi Chauvinisme jika meninggalkan humanisme. Karena itu nasionalisme harus tetap disertai dengan humanisme. Negara tanpa nasionalisme akan menjadi suatu negara yang kerdil karena tidak mempunyai kebanggaan terhadap nation-nya sendiri. Untuk menjadi negara yang besar di bidang apa pun dibutuhkan nasionalisme yang tinggi. Saya ambil contoh empat negara terkuat di dunia sekarang: Amerika Serikat, RRC, Jepang dan Jerman. Di empat negara ini nasionalismenya sangat tinggi sehingga mereka dapat berkembang dengan pesat. Mari kita lihat mengapa impor kita membengkak. Hal ini dalam beberapa sektor ditunjang oleh ketidakpercayaan konsumen kita terhadap produk nasional. Kondisi ini memang diperparah oleh kualitas produk nasional itu sendiri. Namun sebenarnya dalam beberapa hal produk nasional kualitasnya menjadi jelek karena faktor ketidakpercayaan konsumen terhadap produk tersebut. Saya mengambil contoh kasus sebuah pabrik minuman soda di kota kelahiran saya, Purwokerto. Hingga awal dasawarsa 80-an di Purwokerto ada sebuah pabrik minuman soda yang bernama "Lido". Kualitasnya tidak kalah dengan minuman-minuman soda yang ada sekarang. Namun pada wal dasawarsa 80-an konsumen Indonesia mulai dijejali iklan-iklan minuman soda dari luar, seperti Coca Cola, Fanta, Sprite, Pepsi dll. Karena pihak manajemen Lido tidak mampu melakukan promosi seperti produsen minuman soda dari luar negeri, perlahan-lahan konsumen meninggalkannya. Lihatlah Jepang, mereka lebih bangga menaiki Mitsubishi daripada menaiki Mercedez (cuma susah juga ya kalau diterapkan di Indonesia :-) Atau bagaimana film-film Hollywood melecehkan negara-negara musuh Amerika dan menanamkan "Amerika Number One". Betul nggak? Kenapa orang sampai lebih suka makan di KFC daripada di Ayam Goreng Suharti, misalnya. Padahal KFC kan Junk Food yang tidak baik untuk kesehatan. Dalam hal-hal seperti ini nasionalisme harus diterapkan. Lalu bagimana agar pekerja Indonesia di Luar Negeri dihargai seperti pekerja ekpart di Indonesia. Hal-hal kayak gitu lah! Jadi nasionalisme tetap dibutuhkan, tapi bentuknya tentu saja berbeda dengan "Deutchsland Ubber Alles"-nya Hitler atau model nasionalisme-nya Shirinovzki (nulisnnya bener nggak?) di Rusia. Nasionalisme yang harus dibentuk di Indonesia adalah "Nasionalisme Indonesia", yaitu nasionalisme yang humanis. Nggak pernah baca pidato-pidatonya bung Karno ya! :-P >Humanis tidak mengenal cinta yang terkotak-kotak apalagi Chauvinisme. >Semua manusia ini sama, tidak ada pembedaan apapun juga. Bukan berarti >karena satu bangsa maka lebih mencintai dan melindungi bangsanya >sendiri, Tapi paham yang dianut lebih global dan tidak mengenal >batas-batas negara. Humanis mencintai semua orang dan peduli pada semua >orang tanpa mau tahu apa bangsanya, sukunya, agama, de el el. > >Lagu "Imagine"-nya John Lennon bisa dijadikan semacam ilustrasi tentang >cara pandang kaum Humanis. ".. Imagine there's no country.. no religion too.. imagine all the people.. living life in peace.." Indah memang.. tapi mungkin baru bisa diwujudkan dua abad lagi. :-P Sekarang gini aja, kalo loe kerja bareng ama orang bule, mana bisa gaji loe sama dengan dia. Gaji orang Indonesia pasti di bawah gaji seorang ekpart. Dalam situasi yang seperti ini, nasionalisme bangsa kita harus ditumbuhkan. Jika nanti, sudah tidak ada pembedaan lagi di dubia ini gue akan ikutan bareng loe menyanyikan lagunya si Otong Len.. Eh, lagunya John Lennon.. ".. Imagine there's no country.. no religion too.. imagine all the people.. living life in peace.." Ahh.. Betapa indahnya Utopia... :-) >Well, mungkin ini bisa jadi topik sendiri... Cinta seorang Humanis... >:-) Saya juga seorang humanis, tapi tetap nasionalis.. :-) >Harus diakui bahwa tradisi Minang ini memang yang paling unik dan boleh >dibilang hanya satu2nya di Jagat Indonesia... (Kalo dunia saya kurang >tahu...) .... > Ya.. ya.. Anda benar.. tradisi Minang memang unik.. (daripada entar ada tuduhan dominasi Jawa terus menuntut Minang Merdeka, he.. he.. he..) >F e r o n a - Feminis yang humanis- S i g i t - Nasionalis yang humanis - ** Jadual puasa Ramadhan @ http://www.indoglobal.com/puasa.html ** Layanan Informasi Iklan Baris Internet * http://www.iklan-25.co.id -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED] To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED] Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED] HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com
