Ikut ngasih masalah ah... atau lebih tepatnya cerita?

Gue punya temen cewe, dan dia cerita tentang "the come back of the year"
dia... 

Sebut aja temen cewe gue itu A. A ini kerja di Jakarta, and by some chance
ketemu sama seorang relasi boss-nya, kita namakan saja X. Well, si X bisa
dibilang orang yang very succesful, walaupun tampang biasa aja tapi dia a
self-made wealthy man. Nah, setelah bertemu si A, si X ini ngajak makan
malam si A... walaupun si A ini reluctant, tapi akhirnya dia mau makan
malam dengan si X. Saat makan malam, kebetulan mereka bertemu dengan
temennya si A, kita sebut aja si Y, yang ternyata juga teman sekantor si X.
Kebetulan karena si A ini orangnya nggak tahan diam di satu tempat, dia
juga mampir2 ke tempat si Y... dan ternyata si Y membisiki si A (karena
memang sudah teman dekat), "Don't you fall for him... he's arranged to be
married in one month..."

Whoa!
Sebulan lagi mau married, dan masih nge-date cewe lain? Jelas aja si A
tersinggung... tapi, dia punya konsep don't get angry, but get EVEN. 
Jadi tadinya si A ini reluctant sama si X malah jadi sengaja akrab dengan
si X... don't get her wrong, dia tidak bermaksud buat merebut dia, tapi
cuma pengen ngerjain dia. Ouch, gue bener2 ketawa denger gimana si A
morotin si X ini habis2-an... dan setelah kenal sekian lama, ternyata si X
ini emang "naughty", bagi dia one night stand adalah hal yang biasa, even
when he already have a fiancee. But si A tidak sampai ML kok dengan X,
paling jauh hanya sebatas kiss... dan si X masih tetap tidak mau cerita
kalau dia bakalan married, yang justru membuat si A makin merasa tidak
bersalah ngerjain si X. 

And this is the best part... seminggu sebelum married, si X ini
mengantarkan undangan pernikahan ke boss-nya A, tapi biasalah co model
begitu, takut ketahuan, jadi sembunyi2 ke kantor si A, dan ketika melewati
si A, undangannya disembunyikan di belakang punggungnya (padahal si A ini
secretary, jadi mestinya surat menyurat harus melewati dia, tapi si X
insist mau ketemu langsung dengan boss-nya). Well, si A ini harus
mengantarkan memo ke boss-nya, dan karena sudah biasa, dia tidak mengetuk
pintu dulu, tapi langsung masuk ke ruangan boss-nya, dan jreeeeng...
undangan pernikahan itu jelas2 terpampang di meja boss-nya, dan si X ini
mukanya udah kayak kepiting rebus kali... aduh, gue dan si A bener2 ketawa
sampai di bagian ini... 

A: "Wah, X mau married ya? Kok saya tidak diundang?"
Boss: "Lho iya, kenapa A nggak sekalian diundang?"
X: "Uhm, anu, euh, undangannya lain lagi, mau saya antar nanti kok..."

Malamnya, si X menelpon dan minta maaf, dan beralasan takut si A nggak mau
jadi temennya kalo dia ngaku bakalan married sebentar lagi... deeeu, emang
apa hubungannya temenan dengan mau married? Si A sih nggak mau bilang kalau
dia udah tahu dari dulu, tapi dia play it along... jadi si X bener2 dibuat
makin merasa bersalah... but the craziest thing is, saat hari akad nikah,
pagi2 sebelum akad, si X ini masih sempat2-nya nelpon si A! Astaganaga...
ada aja ya co yang tinggal berapa jam lagi married dan masih "usaha" sama
ce lain?

Any comments?

I want to live for love,
not to die for love - CiTyHuNTeR

  ** Jadual puasa Ramadhan @ http://www.indoglobal.com/puasa.html **
  Layanan Informasi Iklan Baris Internet * http://www.iklan-25.co.id

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com 


Kirim email ke