At 1/26/99 07:28 AM, Triko Eryanto wrote:
>Yak bener, bahwa orangtua saya muslim semenjak saya lahir memang bener and
>saya juga belajar pelajaran agama semenjak saya mulai sekolahan, waktu SD
>saya juga pernah ikut natalan bersama teman (di Gereja).
baguslah, berarti ini sesuai dengan sabda Tuhan bukan ? :)
>Bahwa pindah agama, memang sangat berat, tetapi harus melihat kasusnya juga,
>seperti Sudomo atau Titi DJ dll.. Mereke pindah agama apakah memang berasal
>dari hatinurani mereka ataukah hanya karena sesuatu, yang mana sesuatu itu
>berupa benda, manusia kek, doku kek dll. kek...
yah, maksud saya sebenernya sih kalo boleh lebih spesifik, jadi karena
pacar misalnya.
karena gak mau pucus, dan pengen kawin, maka pindah agama.
kadang2 kalo orang sudah dihadapkan pada pilihan spt itu, rasa toleransi
beragamanya mendadak menjadi saaanggaat besar *LOL* :))
>Memang sangat berat (nggak tau seberat apa) untuk pindah ke suatu agama
>karena harus melalui cobaan, baik dari diri kita sendiri maupun lingkungan
>terutama keluarga kita..
benar,
apakah Sudomo dan Titi DJ merasakan cobaan tsb?
wow... cinta mengalahkan segalanya :))
>Nah masalah pindah agama hanya karena ingin menikah ke seseorang, saya mah
>angkat tangan deh, kagak berani komentar..ntar ada yang tersinggung..
yaaa, jsutru saya pengen denger pendapat yang ini
>Hanya masalah cinta ini.. saya juga pernah merasakan, cuma perasaan ini
>apakah cinta atau apa gitu.. terhadap lawan jenis...yaitu saya seneng
>dia..dia seneng saya.. maka karena saling seneng, ya ke mana-mana selalu
>berdua..(lengket kayak perangko kali...he.he..) Nah pas dia jalan sama orang
>laen, eh perasaan ini ntah kayak apa gicu..Dunia ini maunya diputar balik
>aza..
>Nah inikah yang namanya Cinta?. Hati berbunga-bunga kalu yang kita maui dari
>si doi terpenuhi, tapi begitu doinya nolak..(ex.. nolak Cinta..) trus apakah
>harus timbul rasa benci.. (nggak tau perasaan apa yang
>bergejolak..gicu)...:)
kalo gak salah khan kemaren2 ada posting mengenai "apa itu cinta?"
itu udah ada konklusinya belum?
wah, kalo saya sendiri bego kalo ditanya gituan, dan gak tau apa jawabannya.
mungkin: ada perasaan saling memiliki, merasa menemukan bagian dari dirinya
yang hilang (ugh...), membuka mata hati, bla bla bla ...... tapi tiap orang
punya pengalaman sendiri2.
so, percaya pada diri sendiri, yakin nih... kalo ini tuh adalah 'perasaan
yang itu' ? :D
kalo yakin sih, oke... go for it !
>Bahwa kita cinta terhadap lawan jenis yang beda agama, sih sah-sah saja,
>cuma saya jadi ragu, apakah bener-bener cinta namanya yang jika ditolak
>tidak menimbulkan sakit hati atau benci sama sekali...
sakit hati dan benci itu kan karena kecewa.
orang yang bisa menerima kekecewaan bakal bisa menerima penolakan tanpa
sakit hati dan benci.
itu semua butuh kedewasaan, dan.... errrr.... pengalaman?
>Dan disinilah cobaan yang paling berat saya kira (ibarat kata orang memakan
>buah simalakama)..kita harus memilih Cinta kepada yang menciptakan kita atau
>kepada yang lain..
astaga, berarti kamu menganggap kalau kita mencintai seseorang yang beda
agama, maka bisa merusak cinta anda ke Tuhan?
pernah gak kepikiran, bahwa Tuhan itu satu, cuman cara2 orang mencintainya
itu berbeda2.
atau anda gak mau 'berbagi' Tuhan anda dengan penganut agama lain?
>Masalah wanita muslim dilarang menikah dengan pria non muslim..itu memang
>sudah larangan dari ajaran agama yang jika dibeberkan di sini bisa panjang
>tuh..:)
...eeemm !
Keep Smiling,
- S P O N Z -
Layanan Informasi Iklan Baris Internet * http://www.iklan-25.co.id
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com