ehehheh, gue suka topik yang ini nih
ikutan ahhh..... :))
At 2/10/99 11:35 AM, Indramin Darmadi wrote:
>B. 'Avatar' Avianto wrote:
>> Saya ambil contoh "bunga"... ini mungkin kecil dan umum banget keliatannya,
>> tapi deep in my heart I do believe this... mayoritas cewek seneng kok kalo
>> dikasih bunga... malah saya yakin, nggak semua cewek pernah dikasih
>> bunga... (I speak the word "majority" so... protests are not allowed).
>
>I have learned it the hard way. Contohnya bunga. Dulunya saya juga enggak
>ngerti
>apa sich big dealnya dengan bunga. Tapi pelan pelan saya mulai appreciate it.
>Saya akhirnya menerima kenyataan kalau (majority) wanita suka kalau diberikan
>bunga. (walaupun mungkin sampai sekarang belum mengerti banget. Saya sendiri
>mungkin tidak akan exited banget bila ada wanita atau pria yang memberikan
saya
>bunga. Tapi itulah bagian dari 'misteri' wanita, yang majority pria tidak
akan
>bisa mengerti/menebak).
benar, saya juga gak ngerti ttg perbungaan.
jadi bener nih semua cewek seneng kalo dikasiin bunga? atau itu hanya nilai
simbolis aja?
kasiin bunga mawar sebagai tanda sayang, dan bunga kamboja untuk turut
berduka cita?
ada gak benda yang bisa dijadiin simbol lainnya? atau bunga ini udah
menjadi standar internasional?
FYI, saya juga seumur2 belum pernah beli bunga untuk dikasiin ke cewek.
>Anyway. Kalau sudah sering memberikan bunga, menurut saya, sudah mengurangi
>kadar
>surprisenya. Menurut saya kadang romantis itu perlu unsur surprise.
>Mungkin saya harus lebih jarang memberikan bunga. :)
kalo saya justru harus ngasiin bunga kali yah ;-)
cuman bunga kan sekarang mahal, apa gak bisa digantiin ama apa kek yang
punya nilai lebih sama tapi mungkin jauh lebih eerrr...gimana yah.
>'Umum' bukanlah konsep 'romantis' untuk hari yang 'special', setidaknya untuk
>saya. Saya selalu mencari sesuatu yang plus. Sesuatu dengan element
surprise.
saya setuju dengan 'element surprise' ini.
cuman moment, element dan tujuan dari surprise ini beda2 yah, ada usul ?
>Romantis sewaktu baru pdkt lebih gampang dibandingkan dengan 'romantis' untuk
>hubungan yang telah berjalan 7-8 tahun, atau untuk yang telah menikah puluhan
>tahun. (setidaknya untuk/menurut pendapat saya. Saya tidak melihat hubungan
>orang tua saya romantis).
benar,
pasangan yang udah lama jadian kadang2 suka sirik ngeliat mereka2 yang baru
jadian :)
>Jalan jalan berdua sore sore di Waterfront, sewaktu pendekatan, akan romantis
>sekali. Tapi kalau dilakukan setiap minggu selama 5 tahun, akan kehilangan
>nilai romantisnya.
>Disini saya mencoba untuk mencari element element surprisenya. Supaya jjs
>tersebut tidak menjadi sebuah 'rutinitas' tetapi special tiap kalinya.
got it...
>Saya setuju dengan "How-To"nya anda...... "element of surprise".
>Saya hanya kadang sudah mentok. Kehabisan ide.
hehehehe, desainer kok kehabisan ide, gimana tohh..... :D
>Cewek saya sendiri kok yang bilang saya kurang romantis.
HAHAHAHAHAHAHAJadinya
>saya mencoba lebih keras.
mencoba jadi lebih keras gimana?
saya juga ragu, apa saya ini romantis? apa yang saya perbuat selama ini
romantis?
takutnya ntar kalo cewek diperlakukan romantis, atau kena 'element
surprice' dari orang lain, ntar penilaiannya ke saya jadi turun drastis.
Kalo mau ditanyain langsung (spt selama ini saya lakukan) apa saya ini
romantis apa enngak kan gak lucu.
Atau kita mau bongkar2an apa aja yang kita lakukan biar bisa dinilai itu
ada unsur romantisnya apa enggak? sapa tau bisa tuker2an, soalnya saya
yakin diantara kita bertiga ada beberapa persamaan <grin>
SmucKILLA '99
Layanan Informasi Iklan Baris Internet * http://www.iklan-25.co.id
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com