:>Hope, can help...
:
:Kalo menurut pendapat gue, ini kayaknya bukan berusaha melupakan tapi
:cenderung berusaha melarikan diri dari kenyataan.  Lagipula implemantasinya
:bakalan susah banget:


Adakalanya kita perlu lari sesaat dari kenyataan untuk sekedar mengatur
napas dan strategi baru untuk menghadapi konsekuensi final dari kenyataan
tersebut. Saran-ku itu adalah contoh ekstrim bgmana cara melarikan diri dari
kenyataan, yg pada akhirnya kita akan kembali menghadapi kenyataan itu
tetapi dengan
mental yang lebih kuat dan tahan banting. Bahwa manusia itu cenderung
berusaha melarikan diri dari kenyataan akibat dari perasaannya sendiri (dlm
kasus ini) adalah suatu kewajaran.
Tetapi manusia yang berjiwa besar, akan kembali ke jalan tempat ia memulai
kesalahannya dan menapaki satu persatu jejaknya untuk menemui kembali
kenyataan
yg awalnya ia hindari. Dan menghadapinya dengan penuh strategi baru dan dada
yang lapang... (krn ia sdh sempat mengatur napas).



F e r o n a



Submit to 1000 search engines only 40rb http://www.submit-url.ml.org

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet     : [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com 

Kirim email ke