-----Original Message-----
From: Nicolaas BT <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 27 Nopember 1998 15:48
Subject: [love] Minta komentar


>Saya ini Cewe 26 tahun
>sekarang baru aja deket dengan cowo (saya termasuk susah dekat
dengan cowo)
>tetapi yang menjadi masalah saat ini saya mulai menyenangi
seorang cowo dan
>dia juga sangat senang sama saya dan sekarang si cowo bilang
bahwa dia
>sebenarnya bekas seorang pecandu narkotik
>yang menjadi pertanyaan saya :
>apa mungkin/gampang dia kembali lagi kecanduan
>apa mungkin anak yang akan dilahirkan lebih mudah kecanduan
narkotik
>
>tolong dong jkomentarnya


Saya setuju ama Bambang, ada satu point utk kejujurannya.
Nah sekarang masalahnya, kejujuran itu di ikuti dengan
pembuktian nggak, kalo dia masih saja terus ya sama aja boong.
Tapi anda bilang dia bekas, berarti sudah nggak lagi kan.

Menjawab pertanyaan pertama, (maaf saya bukan dokter, hanya
punya pengalaman dg orang2x seperti ini)
jawabannya YA, kalo dia kembali bergaul lagi dengan orang2x yang
kecanduan, itu gampang banget, dan sebaliknya kalo dia tegas
terhdp dirinya sendiri dan menjauhkan diri ya dapat tetap
terjaga.
kedua ...
saya rasa tidak karena kecanduan itu tidak dibawa dari lahir
bukan kayak penyakit asma gitu.

Saya usul, kalo emang anda seneng sama dia dan bener2x mau
serius ama dia, maka anda harus jadi 'bodyguard'nya, karena yang
paling ditakutkan dari orang yang pernah kecanduan, adalah balik
lagi ke dunia hitamnya, jadi anda harus jaga dia benar2x, jangan
sampai melihat, apalagi memegang, wah kalo udah memegang benda2x
terlarangtsb, wah itu kansnya udah gede, lalu setelah itu di
cium2x/dirasa2x, dan akhirnya pake lagi.
Emang pacaran dengan orang bekas pecandu, butuh perhatian
ekstra, kalo tidak gawat tuh.
Dan saya harus berterus terang sedikir, orang yang kecanduan,
apalagi berat, pasti ada sarafnya yang terganggu, dan kadang2x
bawaannya aneh, bukan gila lho, tapi kadang2x ngeluh sendiri
dsbnya.
Soalnya biasanya masih ada rasa ingin lagi, nah itu tuh yang
harus dijaga ketat.

Saya punya teman dulu bekas kecanduan berat, sekarang sudah
tidak sama sekali.
Saya perhatikan otaknya jadi agak lemah dan suka pingsan kalo
kebanyakan pikiran /stress, padahal dulu tidak.

Yah semua perbuatan ada konsekuensinya, tergantung anda dapat
menerima dia nggak? Kalo anda merasa tidak kuat duluan ya
sebaiknya stop aja, karena dibutuhkan kesabaran dan perhatian
ekstra pada orang2x bekas kecanduan.

Maaf saya tidak tahu apakah dia berat atau tidak, dan  sudah
berapa lama bebas, karena itu juga cukup berpengaruh. Kalo dia
sudah tidak ada rasa ingin sama sekali dan tidak pernah muncul
lagi, itu udah lumayan, tapi kalo masih ada keinginan, wah itu
agak berbahaya.

Ok, semoga membantu!

Sammy



Submit to 1000 search engines only 40rb http://www.submit-url.ml.org

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet     : [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com 

Kirim email ke