>I don't think so..  If you think like that, so you better never love
>someone..  If someone I love most hurt me, I'll never love her the way I
did
>before..
>----
>
>Bukannya gue mempersoalkan masalah konsistensi, cuma gue punya satu konsep
>about this thing called love, that love can not be rationalized, that's it.


Terima kasih atas kritikannya..  mungkin konteksnya di sini sedikit berbeda
dan saya pribadi tidak pernah menklaim bahwa saya memiliki perasaan "cinta
sejati".  :-)  Sangat manusiawi sekali bukan, jika Anda kecewa karena
disakiti oleh orang yang sangat Anda cintai sehingga efeknya adalah "I'll
never love her the way I did before".  Tapi di sisi lain ada suatu kondisi
ideal, di mana seorang yang mencintai orang lain alangkah lebih baik jika
lebih berusaha mencintai daripada sekedar mengharapkan dicintai atau
diperhatikan oleh orang yang kita cintai tersebut.

Konteks "If someone I love most hurt me, I'll never love her the way I did
before.." mungkin bisa sejalan dengan kondisi ideal itu jika kasusnya
seperti ini:  Kita mempunyai seorang kekasih yang sudah berpacaran selama
beberapa tahun, tapi kemudian kekasih tersebut jatuh cinta pada orang lain
(seperti kasus "ga Bisa Tidur"-nya Fery Tino).  Dalam konteks ini,
seharusnya Fery will never love her the way he did before, tapi secara
gentle membiarkan kekasihnya itu berbahagia dengan orang lain walaupun itu
sangat.. sangat.. sangat.. menyakitkan hatinya.




SIGIT WIDODO
=================================
Love maybe blind, but it can see in the dark
=================================
10 Desember Hari Hak Asasi Manusia se-Dunia


Submit to 1000 search engines only 40rb http://www.submit-url.ml.org

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet     : [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com 

Kirim email ke