Hello Melvin,

Saya baru gabung di milis ini. Sorry kalau tanggapan ini nggak berkenan.

Ok, saya mulai...
Kelihatannya tuh cowok sedang mempermainkan adik kamu. Dan terus
terang saja tampaknya dia menikmati hal itu dengan sikapnya yg nggak
tegas. Indikasinya, si cowok sudah batal untuk menikah dengan pacar
lamanya, tapi kemudian bisa jadi menikah dengan dia. Dus, kalau dia
memang cinta sama adikmu saya pikir 'ya', tapi untuk menikah dengan
adikmu kelihatannya 'nggak'.
Kalau memang cowok itu cinta sama adikmu, sebaiknya dia harus segera
menentukan sikap. Bukannya mempermainkan perasaan cewek kayak gini.

Perbedaan agama dan ketidaksetujuan ortu memang ujian bagi dia, jadi
itu bukan alasan yg bagus untuk memutuskan tali kasih. Juga pernyataan
si cowok bhw dia sering telepon untuk pastikan bahwa adikmu baik-baik
aja adalah alasan gombal hehehe... (kenapa nggak sekalian aja bilang
lagi nyobain telepon untuk mastiin tuh telepon bae-bae aja ;)

1. Kalau dikatakan sayang, saya kira 'ya' tapi untuk nikah 'nggak'
deh. Sebaiknya adikmu lebih berhati-hati setelah si cowok nanti
menikah (kalo jadi lho!), karena bisa-bisa dia cuma mau ngambil
madunya dan nggak dengan bunganya...
2. Beri saja deadline/tenggang waktu untuk si cowok memutuskan mau
jadian apa nggak dengan adikmu. Atau anggap saja hari pernikahan itu
sebagai hari penentuan Kalau sampai lewat tenggang waktu nggak ada
keputusan (MPR kali? :) ya lepaskan aja. Anggep aja dia
belum dewasa.
3. Boleh. Nggak masalah, malah ini justru menghajar perasaan si cowok.
Karena dengan demikian menunjukkan ketegaran hati adikmu.


Best regards,
 Anonymous                            mailto:[EMAIL PROTECTED]



  Layanan Informasi Iklan Baris Internet * http://www.iklan-25.co.id

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
UNLIMITED POP3 Account @ http://www.indoglobal.com

Kirim email ke