Kalo gue sih termasuk kelompok "pro-choice". Tergantung ibu dan bapak si
janin aja. Kalo merasa sanggup memeliharanya, pelihara lah! Kalo nggak
sanggup, dengan segala permohonan maaf, ya diaborsi saja.
Soalnya kalo orangtuanya nanti nggak sanggup melihara sang anak, malah
gedenya nggak jelas dan bisa ngerepotin masyarakat. Kalo gue pribadi,
daripada entar anak gue nggak berguna buat bangsa dan negara ini dan cuma
ngerepotin masyarakat, mendingan anak gue nggak usah lair aja! Dan yang
bisa membentuk anak gue nanti agar menjadi orang yang berguna ya gue dan ibu
anak gue, kan? Jadi gue baru akan punya anak kalo gue udah siap untuk
memelihara dan mendidiknya. Gitchu! Sorry nih, kalo pendapat gue ekstrem
lagi. :-)
Mungkin pendapat gue ini bisa bikin milis Love rame lagi? :-)
S i g i t
NB: Kemungkinan gue nggak bisa ikutan acara bubar tanggal 8 Januari karena
tuntutan pekerjaan.. :-)
Tapi tetep gue usahain untuk dateng..
>> Attention all Lovers,
>> gimana pendapat kalian ?,
>>
>>
>Mas Arief Mulya,
>
> Sadar tidak sadar kebudayaan dan tatakrama yang ada di bumi
>Indonesia mendukung terjadinya Aborsi, satu kali saya menonton sebuah film
>di TV (lupa judulnya), ceritanya tentang seorang anak gadis remaja yang
>dibesarkan oleh kakeknya (karena ditinggal ibunya yang hamil kala remaja).
>
> Setelah agak mengerti anak gadis ini mau bertemu degan ibunya yang
>kebetulan hidup bersama dengan pacarnya, al kisah anak gadis ini di
perkosa
>pacar ibunya dan hamil :-((. Anak ini kembali ke kakeknya dan menceritakan
>keadaannya yang hamil karena perkosaan pacar ibunya. Si anak bingung apa
>yang harus di perbuatnya, dan satu sikap yang membuat saya kaget dan
>terheran heran adalah pendapat kakeknya. Kakeknya berkata, bahwa anak yang
>ada dalam perut kamu adalah darah daging kamu sehingga keputusan sepenuhnya
>ada di tangan kamu apakah mau di gugurkan atau mau kamu pelihara, akhirnya
>si anak memutuskan untuk memelihara bayi dalam kandungannya.
>
> Yang saya mau katakan di Indonesia, adalah sangat sulit menemukan
>orang tua yang punya pemikiran seperti kakek tersebut lebih banyak
keputusan
>dan saran yang lebih mementingkan harga diri dan kehormatan keluarga.
>
> Sorry kalau pertanyaan Mas Arief saya jawab dengan cerita film,
>supaya sedikit balance saja jadinya solah olah dan seandainya he..he
paling
>tidak bisa jadi bahan pemikiran kita bersama kalau kelak masalah ini muncul
>dalam lingkungan yang dekat dengan kita, apakah kita termasuk pendukung
>aborsi atau sebaliknya.
>
>
> Melvin
** Jadual puasa Ramadhan @ http://www.indoglobal.com/puasa.html **
Layanan Informasi Iklan Baris Internet * http://www.iklan-25.co.id
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com