Responding to Ryo Saeba's mail on Sat, 26 Jun 1999:
[Warning, this mail is very long, some are edited some are not, the edited text
will or will not connected directly to the real problem, All Right Reserved]
Ditantang sama Ryo nih... disuruh bantuin.. =)
#>At 10:17 AM 6/26/99 +0700, Uthy wrote:
#>>Iya begitu lah. Lokasi rumah juga lokasi kampus.
#>>Tapi masih satu kota kok, hanya aja antara timur dengan barat.
#>>Begitu lho.
#>
#>Hoalaaaa... masih satu kota? Masih dekat atuh, hehe.
Standar "jauh" nya Bandung kan dalam hitungan 15-menitan,
Atau satu di Pasteur satu di UjungBerung? Nah ini baru jauh.. hehehehe
#>>Bukannya pesimis, tapi aku rasa kalo ngedapetin cewe
#>>tipe dia itu susah, kalo ngandalin cuma lewat telepon.
Hmm, bener... makanya jangan cuma telepon doang, apalagi jarak antar rumah
nggak gitu jauh kan? Inget yang penting sekarang bukan "jarak tempuh" tapi
"waktu tempuh"
#>>Kecuali kalo aku pinter ngobrol, kaya temenku
#>>cuma lewat chating aja bisa dapet. Tapi cewenya
#>>emang gampang ngedapetinnya kali yah?
#>
#>You don't chose love, love choses you.
#>Lagipula, apa bener temen loe itu dapet true love, bukan cuma sekedar love
#>yang hura2?
Tambahan, True Love Never Dies...
Jadi seandainya memang benar2 true love mau dijungkirbalikkin kayak apapun
kondisinya dia nggak akan lari2, emang sulitnya kalau yang satu true love yang
satunya lagi nggak... BUT, sejarah telah membuktikan kok kalau true love always
win...
#>>Wah kalo kaya begini mah, dia berarti udah butuh sama aku dong.
#>
#>Lha kalau memang belum, ya dikondisikan supaya begitu dong!
Ciptakan kebutuhan... caranya bisa:
- Cari apa yang sebenarnya dia mau/suka
- Ciptakan sesuatu yang bikin dia BUTUH kamu.. apa kek, suruh langganan
Internet kek, suruh belajar main sepakbola kek atau apalah yang bikin dia akan
kontak terus dengan kamu.
#>>Kalo dia sedang kesusahan dia biasanya curhat ama temen cewenya,
#>>dia pernah bilang samaku kok. Tapi terakhir dia bilang dia
#>>sedang ada masalah ama calon pacarnya, tapi nggak sampe curhat
#>>sama saya gitu lho.
#>
#>Ini rada aneh nih... baru calon pacar sudah ada masalah? Berarti secara
#>tidak langsung dia juga suka sama sang calon pacar ya?
Ini bisa gue bilang sindrom "Mencoba Suka", well no offense for the girls tapi
kenapa sih kalian sepertinya selalu berusaha untuk "mencoba suka" pada
seseorang yang sedang mendekati kalian, kenapa nggak bisa seadanya aja kalau
emang suka ya udah kalau emang nggak suka ya bilang.
Apakah memang kaum cewek selalu bingung dengan perasaannya sendiri?
Eh, sebelum gue di'flame' sama cewek2 yang lain, gue ini bicara "pada umumnya"
bukan per-case basis... ok?
#>>Apa boleh saya minta dia curhat tentang cal-cowo nya itu ke saya?
#>
#>Curhat jangan dipaksa! Kecuali kalau kamu pintar merayu dia supaya mau
#>curhat, hehe.
Hmm, boleh kok maksa... cuman caranya yang sopan (maksa kok sopan???)
Mungkin dengan bertanya seperti:
"Kalo masalah sama cowok kok nanyanya sama cewek? Loe kan ada gue, temen cowok,
kenapa nggak nanya masalah cowok ke gue aja?"
Cara ini membuat kamu juga bisa mengetahui WEAKNESS cowok tersebut... =)
#>>Perasaan 'kan nggak boleh begitu. Nanti takutnya dia pikir saya
#>>ngejelekin cowonya itu, kalo saya kasih saran yang nggak enak
#>>tentang cowo'nya itu.
#>
#>Wah... kamu menjunjung tinggi chivalry ya. Eniwei, biarkan dia curhat ke
#>kamu, yang perlu kamu ingat, kamu tidak perlu memberi saran kepada dia.
#>Yang penting, ketahuilah musuh / sainganmu! Eh, strategi Sun Tzu berlaku
#>juga lho dalam hal ini!
Yeps, Sun Tzu berlaku untuk semua sisi kehidupan kok.
Tapi saya angkat jempol dengan 'chivalry' kamu dan memang itu perlu, BUT... a
BIG but, use your knowledge about your 'enemy' to prepare the attack... bener
kok, when the time come the dirtiest job will become the greatest history.
#>>Tapi bagaimana menunjukkan kalo saya selalu mikirin dia?
#>
#>Banyak! Salah satunya nelpon.
- Kirim lagu lewat radio
- Kasih bunga (trick: pas kasih bilang: saya baru lewat tempat jualan bunga,
tiba-tiba mikir pengen ngasih ah bunga ke seseorang, tapi siapa yach? Berhubung
temen cewe saya yang dekat itu kamu, ya nggak salah kan kalo saya kasih bunga
ke kamu...)
- Mendadak nongol dirumah dia (15-menit.. 15-menit...), bilang lagi iseng tau2
kepikiran dia...
- dan lain-lain
Intinya adalah lakukan "the first thing that came to your mind"...
#>>Kalo saya bilang langsung, sama aja saya bilang kalo saya sayang
#>>sama dia dong. Tau kan dia itu cewenya rada susah dideketin.
#>
#>Well, if you love someone, you just gotta to show it! Gimana cara dia tahu
#>kalau kamu suka ke dia, kalau kamu tidak menunjukkannya ke dia?
Iya, bener tuh kata bung Ryo...
Nunjukin kamu perhatian ke dia nggak ada salahnya kan?
Masa sih ada yang nolak kalo ada yang sayang sama dia?
#>>Kalo nelpon dia biar dia ngerasa saya merhatiin dia,
#>>kira-kira berapa lama, sekali nelepon?
#>
#>Nggak ada patokan khusus untuk hal ini. Bisa cuma 30 detik, bisa setengah
#>jam kalau kalian orangnya rumpi, hehe. Yang penting adalah "pas", tidak
#>basa-basi. dan tidak membosankan.
Jangankan begitu...
Kamu lagi lewat satu daerah tiba2 liat ada telepon umum trus telpon dia bilang:
"eh, gue lagi disini nih... trus liat telepon umum mendadak inget sama loe..
udah dulu ah, banyak yang ngantri nih..."
Hehehe, iya gue tau contoh gue aneh.. cuman ya kira2 begitu lah... (btw, cobain
aja... efeknya kadang2 dashyat juga kok...)
#>>Dan jangan lupa juga dia itu orangnya sibuk.
#>
#>Yoa... tapi belum tentu karena sibuk dia lantas males nerima telpon kamu.
#>Kali aja karena dia sibuk, dia justru senang menerima telpon dari kamu,
#>karena bisa time out dari kesibukan dia.
ASAL... jangan memaksa meminta waktu kesibukan dia... justru tanya dulu, sibuk
nggak? kalau dia memberi waktu ya sukurlah.. kalo nggak jangan maksa...
Tanpa Paksaan adalah jalan terbaik dalam Memaksakan kehendak... (Sun Tzu
lagi...)
#>>O'ya kalo nelepon enaknya ngomongin apa aja yah?
#>>Biar bisa lama'an dikit neleponnya. Maklum aja belum
#>>pernah pacaran sih! Kalo temenku bisa sampe 2 jam-an
#>>neleponnya entah ngomongin apa aja.
#>
#>Wah, gue jaman SMA dulu juga pernah ngerumpi 3 jam-an sama temen gue yang
#>cewe. Intinya ya... don't be boring lah! Lagipula yang lagi usaha kan kamu,
#>saya kan nggak tahu topik yang lagi pas buat kalian itu apa... ujian?
#>Kerjaan? Reuni? Date makan malam, jalan2?
Satu hal yang bisa ditanyakan karena kalian jarang ketemu...
"Apa kerjaan kamu seharian/semingguan ini", usahakan nyentil2 soal cowoknya..
seperti "eh, ketemu si anu nggak? gimana? udah pasti?" dst dst... juga sentil2
soal an... eh soal kesibukannya, kasih perhatian dengan bilang: kesibukan kamu
nyita banyak waktu yach, asal nggak sakit aja... tapi kalo sakit mau saya
tungguin kan? dst dst.. gitulah...
#>>Kalo ngasih gift, berarti saya harus ketemu dia dong.
#>
#>Lho, kamu kan suka sama dia, masa nggak mau ketemu dia? ;-)
No comment tapi sumpah gue ketawa ngakak beneran baca ini... =)))
#>>Takutnya nanti dia tanya ngapain pake ngasih gift segala,
#>>padahal bukan ultahnya, begitu lho. Sifat dia itu suka
#>>bikin aku terpojok, dengan pertanyaan "kenapa begini kenapa
#>>begitu", kalo udah kepojok aku langsung bilang biarin aja,
#>>suka-suka.
#>
#>Intinya di situ mas! Show her that you care for her! Dari mana dia tahu
#>kalau kamu suka sama dia kalau kamu menyembunyikan perasaan kamu? Don't
#>hide your love!
Tul !!!
Justru balikin lagi dong... dia nanya kenapa begini kenapa begitu BALES dengan
Kenapa Tidak? ... yes, WHY NOT adalah jawaban yang paling kuat untuk ngehadepin
cewek model begini... berargumentasi justru akan buat kamu berdebat
berkepanjangan atau kalau bisa bercanda kamu bilang... "Di depan rumah kamu
kurang tuh tulisan - Peraturan untuk teman2 <isi nama cewek itu> : 1. Dilarang
anu, 2. Dilarang itu, 3. Dilarang ini"
#>>Emang orangnya seperti itu, tapi bisa aja dia ketawa-tawa waktu
#>>nelepon tapi sebenernya dia itu kesel juga diteleponin terus.
#>>Atau wajar aja?
#>
#>Yakin kalau dia bisa begitu, di telpon ketawa2 tapi kenyataannya dia lagi
#>kesel? Jangan berprasangka buruk dulu deh, pokoknya optimis! Ingat, masa
#>pendekatan itu sangat butuh jiwa yang optimis, bukan yang pesimis!
Pesimis boleh... pesimis kalau diterima, pesimis kalau dia bener2 suka sama
kamu... Optimis malah nggak boleh, optimis ditolak, optimis dijauhin dia...
hehehe
#>>> Oooow.... gitu toh. (Wah, ini sih tipe gue, hihihi). Tipe kayak gini agak2
#>>> susah juga ya. Kalau dikasih perhatian malah menjauh, kalau dicuekin malah
#>>> mendekat (asalkan memang kita yang disukai oleh cewe itu).
#>>
#>>Tipe gue gimana nih? Andanya yang kaya gini ato emang doyan tipe
#>>cewe kaya gini?
#>
#>Ya... saya suka tipe cewe yang begini. =)
Ibarat main layangan, tarik ulur musti "pas anginnya" kalau nggak bisa putus
tangan...
Sebenarnya ini bukan hanya dipakai pada saat pendekatan tapi sangat bermanfaat
pada masa-masa jadian untuk menjaga keawetan hubungan... Beneran loh, badai itu
selalu ada pada tingkat hubungan apapun...
#>>Kalo nggak salah, cewe itu suka sama cowo karena perlakuan cowo
#>>itu ke cewenya, jadi bukan suka ama fisiknya. Tul nggak?
#>
#>Sadly, kita nggak bisa generalisir semua cewe seperti itu. =(
#>Ini adalah real world, banyak tipe manusia di dunia Ada banyak cewe yang
#>memang melihat perlakuan seorang cowo ke dia, tapi ada juga yang kepincut
#>sama penampilan fisik. Hidup memang kejam (tm). Bukan berarti saya menuduh
#>cewe yang kamu suka itu orangnya begitu ya, tapi cuma sekedar mengingatkan
#>saja, nggak semua cewe itu isi kepalanya sama (dan itu berlaku juga buat
#>cowo).
Tul... setuju sekali,
Jangan mengeneralisir gender.. tapi emang ada pandangan umum yaitu "cewek itu
suka pada hati seorang cowok lalu berusaha mencintai wajahnya dan cowok itu suka
pada wajah seorang cewek lalu berusaha mencintai hatinya..." tapi kita nggak
bisa tuh pasang standar kayak gitu... kalo emang standar sih bisa2 keluar buku
"Standar Cewek dan Cowok" (Buat yang anak arsitektur pasti kenal buku -Standar
Arsitektur dan pasti ngerti maksud gue...)
#>>> Nah, mas tahu dia punya calon itu dari mana? Dari jaringan mata2 mas
#>>> sendiri, atau dengar langsung dari dia?
#>
#>>Saya tau dari dianya sendiri, kan saya ini temennya.
#>>Jadi wajar nanyain tentang ini ke dia.
#>
#>Naaah... kalau begitu, korek saja terus keterangan mengenai status hubungan
#>mereka! Tapi jangan terlalu obvious deh, hehe.
Obvious juga nggak apa2...
Pake alasan klasik : "ya kalau kamu udah jadian saya nggak enak lah deket2
kamu, kamunya jangan protes dulu.. kamu mungkin nggak apa-apa tapi cowok kamu
kan saya nggak tau..."
#>>Hmm, kalo waktunya udah pas mungkin juga yah?
#>>Tapi gimana caranya nih? Masa cuma surat sama gift aja.
#>>Apa masih lama waktunya ngajak jalan. Pengennya sih
#>>sering ketemu muka, jadi perasaan, dia itu lebih deket
#>>denganku.
#>
#>Well, make a date!
#>
#>Nonton bareng!
#>"Hei, sudah nonton 8 mm? Bintangnya Nicolas Cage lho, aktor keren! Nonton
#>bareng gue yuk?"
Sebelumnya cari tau dulu tipe film favorit dia, jangan dia dia sebel mati sama
Brad Pitt (I know some ladies out there including Shania Twain) kamu malah ajak
nonton Meet Joe Black, dia suka habis sama Leonardo Di Caprio kamu malah nonton
Titanic (Dicuekin loe ntar.. hehehe)...
Mending yang netral2 aja kayak Robin Williams (Patch Adams udah masuk Bandung
belom siiiih....)
#>Dinner/lunch!
#>"Sudah nyobain bakmi gang Kelinci? Enak lho! Makan ke sana yuk!"
#>"Seafood di Angke enak lho! Makan udang bakar di sana yuk!"
Cari makanan favorit dia dulu, ntar kayak gue lagi diajakin pergi makan
UDANG!!! udah tau gue sebel banget karena tingkat alergic gue sama udah itu
50-50 (kadang kumat kadang nggak).
Dan... jangan melebihi kemampuan kantong kamu dong... =)
#>Jalan2!
#>"Gue lagi pengen nyari buku StarTrek nih di Times. Mau ikut?"
Cari hobi dia, kalau dia hobi baca ya jalan2 ke toko buku pun bisa indah...
#>>Sebenernya saya bisa aja ngajak jalan dia, wajar aja
#>>kan jalan bareng temen. Tapi harus dengan alasan yang
#>>tepat.
#>
#>Udah gue sebutin di atas!
Sekali lagi pakai alasan "WHY NOT"... terbukti ampuh... percaya lah pada lagu
"Love me for a reason and let the reason be Love..."
#>>> Wah.... ini yang agak2 rumit. Pre-emptive strike!
#>>
#>>Eh apa'an juga nih?
#>
#>Maksudnya, karena target kamu ternyata juga sedang dijadikan target oleh
#>orang lain, kamu harus membuat agar orang lain itu gagal mencapai target,
#>dengan cara kamu harus melakukan "serangan fajar", hehe.
Cuman jangan jadi "Premature Strike"... malahan gawat nantinya.. =)
Nah, ini kembali ke kata2 saya sebelumnya.. sometimes the dirtiest job will
become the gloriest victory... memang nggak fair, memang nggak gentle.. tapi
hasil akhir menentukan segalanya...
#>>Emang rumit sih, tapi dia bilang alasan dia baru mau
#>>ngasih kesempatan sama "calon" pacar, karena kalo ada
#>>yang lebih oke, dia bakalan milih yang oke dong.
#>>Jadi dia nggak mau cepet-cepet nerima dia sebagai pacar.
#>>Tapi walau bagaimana, rasanya aku nggak enak kalo
#>>ngegangguin / ngembat pacar orang, gitu lho.
#>
#>Gue nih bingung sama statement kamu. Orang itu masih taraf calon pacar atau
#>sudah jadi pacar sih? Kok kamu bilang nggak enak ngembat pacar orang lain?
#>
#>Eniwei, prinsip gue sekali lagi adalah kompetisi bebas (kamu nggak perlu
#>menganut prinsip yang sama dengan gue, ini cuma sekedar saran aja). Let the
#>best wins!
Siapa bilang nggak enak ngembat pacar orang lain?
Enak lagi... hehehe tapi beribu-ribu tapi bukan berarti gue nganjurin ini..
hanya kadang2 memang sebuah cinta itu baru tercipta ketika keduanya sudah
nggak bersama-sama lagi... Been Here, Done That... =)
#>>Wah yg jagonya disini Avi yah? Tulungin euy ASAP!
#>
#>Betul! Dia bisa dibilang masternya nih! *hehehehe*
K*mpr*t... emangnya gue apaan... hehehe
Gue bukan master... tapi cuman orang yang sering ngalamin kejadian yang sama,
entah kenapa... selera gue padahal khas tapi ada aja saingannya barang satu
atau dua orang... eits, tapi bukan berarti gue selalu dapat yang gue mau yach..
malahan gue termasuk penganut aliran "mencintai itu bukan berarti harus
memiliki tetapi memiliki itu haruslah mencintai"
#>>> SALUT!
#>>> Jarang gue menemukan orang yang bisa setia menunggu seseorang selama
#>>> ini. Tuh cewe mestinya beruntung kalo dapetin elo. =)
#>>
#>>Wah tenkyu atuh jadi tambah semangat nih!
#>>Tapi rasanya pantes nggak yah saya bilang gitu ke dianya?
#>>Rasanya gombal banget sih, atau emang sayanya nggak laku. Hehehe..
#>
#>Pantes2 aja! Analoginya, kamu sedang merayu pembeli, kamu harus mampu
#>mengiklankan diri kamu sendiri dong! Cuma, it's a free competition out
#>there, jadi kamu mesti bisa bersaing.
Yak, tul...
Jangan takut promosiin diri sendiri tapi jangan terjebak ke dalam kesombongan
diri... (been here, done that...)
#>>Terus gimana sarannya supaya nggak grogi ngeliat dia,
#>>masalahnya bentar lagi saya mau ke rumahnya lagi.
#>>Just as an old friend.
#>
#>Nah, itu sudah bener, datanglah sebagai seorang teman lama. Think of happy
#>thoughts, jangan dikejar-kejar pikiran kamu harus dapetin dia. Think of the
#>happiness if you both are out for a date, not the outcome of the date (baru
#>date sekali ya jangan terlalu berharap dia langsung mau jadi cewe kamu).
Having fun.. itu intinya...
Jangan berharap terlalu banyak karena bikin kamu kecewa berat, tapi berusahalah
membuat suasana (percaya nggak gue nulis kata SUASANA ini sampe 8 kali
backspace.. susah amat sih???) kamu berdua itu jadi enak dan enjoy
As the Jedi always says...
May The Force Be With You...
--
Wassalam,
B. 'Avatar' Avianto
[EMAIL PROTECTED] - http://www.avianto.com
Betawi Indonesian Web Directory - http://senayan.betawi.net/
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
UNLIMITED POP3 Account @ http://www.indoglobal.com