---Ayu---
Ini kasus temen saya. Namanya, sebut saja Mira. Dia seorang yang
menarik dan banyak temen. Tapi dia gak pernah berani berspekulasi soal
cinta. Akhirnya, dia lantas mau nerima seorang co kakak tingkatnya.
Alasannya, co itu sudah sangat berjuang untuk mendekatinya. Dan, co itu
baik hati en dewasa.



---ViA---
sebenernya, dia suka ama itu co, krn dia sudah mempertimbangkan baik-buruknya
'jalan' ama itu co.. dengan kata lain.. rasio bermain di sini..
hal itu baik sekali.. dan bagus dilakukan...

sorry melenceng dari topik.
tapi ce emang bagusnya gitu.. jangan terlalu bertindak berdasarkan
hati/perasaan/emosi..
fifty-fifty lahhh... yah rasio, yah feeling..

dan masalah feeling BISA DATENG belakangan.. kayaknya nonsense banget Yu..
gue yakin.. si Mira ini, dah ada sedikiiittt feeling buat co itu.. entah suka,
sayang
ataw malah cinta.... kalok enggak sama sekali.. ngapain diterima?

kan kata MIRA.. hidup RT tidak harus didasari oleh cinta menggebu... -> artinya
dia cinta juga.. tapi yah gak menggebu kan???

calam maniezzz


V i A
---
Setiap kali kita mengambil keputusan, hal itu diputuskan berdasarkan
kekuatan yang baik atau buruk, yang dipatuhi, mana yang lebih dominan. - Erich
Fromm



Betawi Indonesian Web Directory - http://senayan.betawi.net/

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
UNLIMITED POP3 Account @ http://www.indoglobal.com

Kirim email ke