itu syntax bahasa apa ya ? lupa, tapi inget sekilas :-) maksudnya gini
teman teman .........
sekedar mau share 'perenungan', semoga membawa 'pencerahan'...
kemarin khan ada yang posting kalau dlm menjalin ikatan (perkawinan ya ?
sorry berat, udah kedelete, maklum quota mepet :-) perlu 1/2+1/2 = 1.
maksudnya, kita mesti mengorbankan sebagian dari 'diri kita' untuk memberi
ruang kepada 'sebagian' lain dari si partner.
gue setuju ama ini, cuman mau nambahin. kalau nurut gue, itungan 1/2 + 1/2
ini terlalu sederhana. akan lebih baik apabila rumus ini di per rumit
dengan menambahkan variable waktu ke dalamnya. jadi fungsi parametriknya
menjadi : misal untuk t = 0 rumusnya 1/2 + 1/2, untuk t = 1 rumusnya 1/3 +
2/3, untuk t = 2 rumusnya menjadi 3/4 + 1/4 .. itu semua misalnya... (jadi
ribet ya ? hehehhe, sederhanakan sendiri persamaannya biar gampang kalau
bisa :-). maksudnya : setiap pasangan mesti menyadari, kalau partner nya
itu manusia biasa yang bisa baik, centil, imut suatu waktu, tapi suatu
waktu juga bisa pula sepa', nyebelin, marah marah dlsb. sangat sulit
rasanya, kalau kita mesti selalu menjadi 'malaikat' di depan pasangan kita
dan membuang semua sisi negatif kita : sepa', nyebelin, dkk.
ini sebenarnya nggak hanya kasus ikatan 'pacaran' atau 'kawinan' sih,
per-teman-an juga mestinya termasuk.
nurut gue, dan yang gue alamin :-(, akan lebih natural kalau kita dan
partner kita itu bisa 'bergantian' peran sesuai fungsi waktu diatas.
ibaratnya : kalau yang satu jadi penendang bola penaltinya, yang satu
ngambil peran jadi kipernya *adu penalty critanya*. kalau kebetulan
partner kita lagi sepa', ya sabar dikit. tapi kalau kita sebel, mau marah,
ya nggak usah di tahan tahan banget biar tepat 1/2, lepas aja tuh marah 'n
sebel asal nggak sampe nampolin si 'dia', ntar masuk bui ;-). dan yang
lebih penting, kalau kita dan partner kita udah nggak bisa lagi berbagi
slot waktu untuk peran masing2, nggak ada yang mau ngalah (gantian), ini
brarti udah sign lampu merah buat hubungan kita dan partner kita. kalau
mau sama sama jadi kiper sih nggak masalah, kalau sama sama mau jadi yang
nendang bola ? khan jadinya tendang tendangan...... emang Ligina, maen
bola pake berantem ?? :-)
smile,
tri
--
~Tidak perlu alasan apapun untuk mencintai, tapi mencintai bisa
menjadi alasan untuk apapun yang kita lakukan.
by: masTri
-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]