At 22:57 29/01/2000 +0700, **masTri**, has written a message, and here is
the reply :

>nimbrung ah..... abis kemarin mau nimbrung 'nggak berani' :-). kali dia
>orang nya kayak gue ini, nasakom, nasib ipk satu koma :-( jadi ada orang
>ngomongin ip ama juara umum di sini jadi risi...... hehhe

Nggak, saya rasa dia bukan nasakom.
Kalau dia nasakom, pasti dari SMA nilainya udah nggak gitu bagus, jadi
nggak mungkin bisa masuk Indiana University, dan juga selain itu untuk
masuk IU kan masih dibutuhkan nilai TOEFL dan SAT (www.collegeboard.org),
yang mana dari nilai ini, bisa ketaoan, bagaimana kemampuan orang itu untuk
bisa masuk. Dan yang jelas IU termasuuk lumayan tinggi standardnya.

Masalahnya cuman, waktu kemarin kan sedang hot hotnya membahas diskusi MP,
nah kebetulan mungkin ini orang udah lama nggak cek mail.
Sekalinya dia cek mail, dapat sampai puluhan message, dia pikir dia
dikerjain, atau mungkin kesel.
Tapi ya itu kan resikonya ikut mailling list, dimana ya..... mau nggak mau
akan dapat email terus, jika ada diskusi, apalagi diskusi hot, wah bisa banyak.
Kesalahan dia adalah, dia langsung main bom,  pakai fasilitas kampus lagi,
dan kesalahan ketiga, ketemunya saya lagi.......... langsung tuh kepala IT
Security IUB (Indiana University Bloomington), saya komplain, sampai
presidentnya.
Nggak tau deh nasibnya, mudah mudahan nggak dicekal di IU, soalnya kan
kasian juga, cuman gara gara iseng ngebom 200 surat, study sampai ancur,
soalnya di IU mahal bayarnya, sekitar $25,000 setaon, entar devisa negara
ilang percuma lagi, hehehehe ;).
Di Amerika, jangan macam macam deh soal ngeabuse jaringan network, apalagi
jaringan network kampus (ingat pembuat worm Mellisa yang terkenal itu,
dituntut berapa ratus ribu $$$ ?)
Banyak group group security yang siap menangkal setiap bentuk abuse
network, a.l CERT dari Carnegie Mellon, COAST dari Purdue, bahkan tiap Univ
yang teracredited, dan punya jurusan comp. science pasti punya tim khususnya.

Bisa bisa ni orang, nanti kalau udah lulus dari IUB, nggak bakalan dapat
surat rekomendasi dari prof / univnya untuk kerja / ambil S2, karena udah
keburu terlibat kegiatan yang meng harrash (menyakiti) orang lain, dan udah
gitu president IUB nya yang saya komplain sekalian,kok bisa kemasukan murid
yang bisa seperti itu.

BTW kasus ini ditutup saja, kasian orangnya diomongin terus, lagi nangis
nangis kali sekarang, gara gara kelepasan ngebom orang. Mungkin dia juga
udah nggak bisa baca surat ini, karena akses dia ke network kampus sudah
diputus. Lagian kita kan juga harus me"love" orang ya nggak ?
Terus juga, belum sebulan , Natal, tahun baru ,dan Idul Fitri ini, masih
dalam suasana bahagia lah..... saya sendiri masih jadi pembantu di rumah,
gara gara belon balik.


-------
AFLHI 058009990407128029/089802---(102598//991024)

-===  FREE Handphone @ http://www.indoglobal.com/dedicated.php3  ===-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke