>Dari sini, mungkin bisa diambil sedikit kesimpulan.....true love ada
>dalam diri masing-masing......entah dirasa oleh pasangannya atau
>tidak....
>arip

jadi gimana kita tau caranya untuk mengetahui bahwa itu true love atau bukan, bahwa 
cinta yang kita pilih itu tepat atau tidak ? 
apakah cukup dengan menganggapnya bahwa itu adalah true love ketika kita merasa 
"secure" dengan hubungan  kita itu ?
atau apakah itu hanya sebagai mimpi saja yang harus kita capai (walaupun mungkin tidak 
pernah tercapai) sebagai acuan kita menghadapi 'hidup' ?
atau gimana ?
atau ketika kita merasa cukup dengan "love" pasangan kita saja.. ?


>tidak ada cinta sejati dalam keterikatan/keterbelengguan, cinta
>sejati hanya ada di saat kita sudah bebas.
>kenapa kita terikat..???
>Iwan

apakah kebebasan itu di genggam ketika kita merasa cukup dengan "cinta" atau apakah 
kebebasan itu ketika kita dan pasangan kita tidak terikat pada komitmen kepemilikan 
(kebebasan di capai ketika masing2 membiarkan untuk berhubungan dengan orang laen ?).

ataukah kebebasan itu di capai ketika kita merasa harus saling menjaga atas komitmen 
kita ?

- artie -

ps. bukannya bermaksud untuk memperpanjang topik ini tapi hanya untuk mengkritisi saja 
pendapat mas iwan sama mas arif..

______________________
E-mail @music.com
It's free! It's hot! It's yours!
Sign up today at http://www.music.com/

- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]


Kirim email ke