---------------------- Doorgestuurd door Kurnia Gusti/D905567/DLL/DLVG op
02/06/2000 08:05 ---------------------------


Sutanto Sofia <[EMAIL PROTECTED]> op 22/05/2000 08:55:26

Aan:    Kurnia Gusti/D905567/DLL/DLVG@deltalloyd
cc:
Onderwerp:     Penipuan oleh Bridal House





> -----
> Hati Hati Terhadap Penipuan Oleh Bridal House
>
> Seperti biasanya para calon pengantin pasti terkadang kebingungan untuk
> memilih manakah bridal yang menyediakan baju pengantin yang baik.  Berawal
> dari kebingungan saya menyiapkan pesta pernikahan yang jatuh pada tanggal
> 12 Maret 2000,  dan kebetulan pada saat itu di bulan Desember alm. Kim
> Thong yang merupakan designer keluarga saya masih kebetulan berada di
> Amerika, oleh karena kepepet waktu, akhirnya saya saya mengacu pada
> Majalah Mahkota yang didalamnya tertera design baju pengantin dari ACIU
> SALON, di Jl. Raya Muara Karang 16-16A, Jakarta Utara.  Karena saya
> menilai baju pengantinnya cukup simple,  maka akhirnya saya memutuskan
> untuk menghubungi Aciu.  Pada awal sebelum deal baju pengantin Aciu
> kelihatannya sangat ramah dan helpful.  Sehingga saya akhirnya setuju
> untuk memilih gaun pengantinnya yang ready stock first hand seharga Rp.
> 9.000.000,- dimana harga tersebut sesuai perjanjian awal sudah termasuk
> foto di King's sebanyak 10 lembar foto anti gores, baju jas di Grisvian
> Hewis (milik), foto liputan, video, Kue pengantin di Timothy Cake, baju
> brides maid (design baru), mobil pengantin, dan satu buket bunga tangan.
> Dijanjikan pula oleh Aciu bahwa dia akan mendesign crown baru, serta slyer
> penutup kepala dan ascessories pengantin yang baru.l
>
> Oleh karena saya melihat paket tersebut cukup menarik, maka saya pada
> tanggal 29 Desember 1999 membayar Down Payment (DP) sebesar
> Rp.3.000.000,-.   Tapi setelah uang ditangannya apa yang dijanjikan oleh
> Aciu tinggal janji belaka, dan alangkah terkejutnya saya pada waktu akan
> fitting baju untuk persiapan foto di King's pada tanggal 21 Februari 2000,
> karena saya harus foto terlebih dahulu sebelum pesta pernikahan di King's
> pada tanggal 29 Februari. Ternyata baju pengantin saya tidak dirombak
> sesuai ukuran badan saya, dan tidak dibuka jahitan di bawah lengannya
> melainkan dilipat dan dijahit tangan secara kasar, sehingga mengakibatkan
> baju pengantinnya berkerut kerut, dan taburan kristal tidak dipasang
> sebagai mana yang dijanjikan melainkan diganti dengan taburan mutiara yang
> menimbulkan kesan murahan, yang lebih fatal adalah Aciu tidak bersedia
> memendekkan rok baju pengantin tersebut sehingga saya hampir tidak bisa
> berjalan, malah Aciu menyarankan saya untuk memakai sepatu yang berhak 10
> cm saja, tentu saja ide gila Aciu itu saya tentang habis habisan karena
> tinggi badan saya +/- 161 cm dan calon saya hanya +/- 166 cm, kalau saya
> memakai sepatu yang berhak 10 cm tentu calon saya akan tenggelam jadinya.
>
> Yang membuat saya lebih marah lagi yaitu Aciu dengan cueknya tidak ada
> usaha untuk memperbaiki semuanya, malahan ascessoris yang ditunjukkan
> sudah karatan semuanya, bukan yang baru, Aciu malah menyuruh saya untuk
> membeli ascessoris baru saja sendiri di Plaza Senayan, dengan kata lain
> Aciu keberatan untuk membelikannya.  Dan Aciu menyangkal bahwa dia
> menjanjikan akan membuatkan baju bride's maid baru, dia malah minta
> tambahan uang sebesar Rp.500.000,  untuk baju bride's maid baru.  Dia
> menawarkan baju bride's maid bekas yang warna dan modelnya sudah tidak
> karuan.
>
> Setelah sempat bersitegang akhirnya Ibu saya menemui Aciu untuk
> membicarakan hal tersebut, akhirnya Aciu menjanjikan akan memperbaiki
> semuanya dan pada tgl 29 Februari semuanya akan beres, namun pada tanggal
> 29 Februari disaat saya harus foto di King's saya dikejutkan lagi oleh
> ulah Aciu yang lain yaitu dia sama sekali tidak berusaha memperbaiki
> lipatan baju di bawah lengan malah tetap seperti semula berantakan, kasar
> dan berlipat lipat, selain itu ascessorisnya bukan yang baru dan kebesaran
> sehingga dia cantol saja sekedarnya dengan jepitan rambut, alasannya kan
> gak kelihatan kalau di foto, selain itu slyer rambutnya robek dan bekas,
> apalagi sarung tangannya sudah kuning, robek dan panjang sebelah, sungguh
> pelayanan yang tidak professional sama sekali.
>
> Karena putus asa bersitegang terus tanpa hasil dengan Aciu, dan mengingat
> hari H saya tinggal dua minggu lagi, dan saya tidak ingin pesta pernikahan
> saya di Hotel berakibat fatal hanya karena ulah Aciu yang tidak
> bertanggung jawab, maka akhirnya pada tanggal 29 Februari sore setelah
> saya selesai foto di King's saya menelpon alm. Kim Thong dan bertemu
> dengan beliau, lalu saya menceritakan semua kejadian yang menimpa saya
> pada Kim Thong, akhirnya Kim Thong bersedia membantu saya, dia memilihkan
> baju ready stock first hand yang sangat bagus dengan harga kompetitif,
> selain itu pelayanan dan servicenya terhadap saya dan calon suami saya
> sungguh luar biasa, dan dia berjanji akan menyelesaikannya tepat waktu dan
> menjadikan saya laksana ratu di hari pernikahan saya.
>
> Kemudian saya menelpon Aciu untuk membatalkan pesanan baju pengantin saya,
> karena tindakannya yang tidak bertanggung jawab, di luar dugaan bukannya
> menyesal atau minta maaf, Aciu malah minta agar saya membayar dia
> Rp.1.500.000,- lagi sebagai biaya kerugiannya, saya jadi bingung, saya
> yang dirugikan malah dia yang minta ganti rugi.  Jadi uang saya hangus di
> tangan Aciu, bahkan Aciu menolak untuk membayar kue pengantin dan King's
> serta yang lainnya padahal dia sudah mengeluarkan voucher pemesanan kepada
> mereka.  Sementara uang saya sebesar Rp. 3.000.000,- dianggap hangus dan
> Aciu menolak untuk mengembalikannya.
>
> Seminggu sebelum hari pernikahan saya, Kim Thong meninggal,   walaupun  di
> tengah tengah kesedihan dan duka, para staff dan saudara Kim Thong masih
> menyediakan waktu untuk fitting dan Kim Thong memenuhi semua janjinya
> memberikan saya crown & ascessories baru yang diimport dari Amerika,
> bahkan baju pengantin saya bahannya itu berasal dari Kain Kimono sutra
> Jepang asli dan semuanya serba baru.  Terima kasih untuk Kim Thong Bridal
> yang menjadikan saya benar benar ratu sehari di hari pernikahan kami,
> sesuai dengan janji almarhum.
>
> Oleh karena itu saran saya kepada teman teman semua berhati hatilah
> terutama percayakan saja hari pernikahan anda hanya kepada bridal
> professional seperti Kim Thong Bridal,  Tina Andrean di Johny Andrean
> Bridal, Luva'ze, atau May May Bridal.  Janganlah mencoba yang amatir dan
> tidak berorientasi bisnis yang baik,  melainkan hanya ingin menipu para
> pasangan muda yang belum berpengalaman.
>
> Demikianlah kasus kejahatan dan penipuan yang dapat  terjadi disekitar
> kita.
> Semoga temen-temen berhati-hati semuanya.
>
> Agar pula mail ini dapat di forward ke semua temen yg anda kenal,
> sehingga lebih banyak orang yg dapat kita himbau untuk berhati-hati dan
> terhindar dari penipuan.
>
>
> Salam,
> Sofie
>




- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]


Kirim email ke