DES,

Yang jadi masalah adalah, akibatnya yaitu adanya hubungan antar dua
keluarga yg retak. Khan nggak enak punya "musuh" didunia. Saya inginnya
jadi orang damai saja....

At 11:17 PM 7/11/00 +0700, you wrote:
>
>sebenernya seberapa "ngikat" sih tunangan ini?
>
>soalnya banyak juga gua denger orang yang sudah tunangan bisa putus kok.
>terus apa bedanya dengan pacaran?
>kalau dibilang, tunangan itu berarti "resmi dan disetujui keluarga kedua
>belah pihak", sebenernya dengan pacaran pun kita bisa melakukan hal yang
>serupa.
>
>menurut gua, tunangan itu Cuman kebudayaan aja.
>atau mungkin istilah untuk masa-masa sebelum menikah (masa antara
>pacaran dan (persiapan) pernikahan)
>kalau sampe ada yang bilang kalo sudah tunangan itu berarti Gak bisa
>putus lagi... weh... dasarnya apaan?
>
>jadi kalau mau bikin betul2 "ngikat", yaaa langsung aja ke pernikahan
>sekalian (ada agama yang melarang perceraian, CMIIW).
>
>
>
>anggep lah pacaran yaa, bukan tunangan nih, terus kedua belah keluarga
>jgua sudah saling setuju, ini sama aja, kalau putus juga bisa gak enak
>khan? kita juga harus mikir2 keluarga.
>
>gua suka ngerasa lucu kalau masih mendengar cerita, ada 2 orang yang
>sudah "dipertunangkan" semenjak kecil.
>jadi sejak kecil mereka harus nerima si calon mereka itu apa adanya.
>
>
>betul 
>
>
>    DES
>


------------------------------------------------------------
mr. Henda                                                        
email  : [EMAIL PROTECTED]                                    
Fax    : (+62213441244)  (+62213853604)   
homepage http://www.geocities.com/hendatri/
------------------------------------------------------------

- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]


Kirim email ke