At 02:49 Sore 08-08-00 +0700, you wrote:

>Sorry, kamu tuh agak gila yach ? bisa bisanya dianalogikan istri/pacar,
>yang jelas jelas makhluk hidup, sama mobil atau rumah , masih untung
>kamu ngak analogikan dengan agama ... 
>
>betul ada ustad yang istrinya lebih dari satu, tapi itu murni manusianya
>..., jadi ngak perlu disebut ustad ustad segala, cukup : banyak yang
>punya istri lebih dari satu, tapi apa yang orang lain bikin, lu juga
>kudu bikin ? aneh banget cara pikir lu kalo kaya gitu ... 

Kita kalau memang mau berdebat, jangan kasar gitu dong. Anda sendiri kan
mengaku sebagai manusia yang mestinya punya tata cara dan sopan santun.
Kita akan lebih dihargai oleh orang lain bila kita bisa menyimpan kata-kata
"gila" dlsb. Akan lebih menguntungkan kalau kita berdebat dengan kepala
dingin walaupun hati panas. Ini akan lebih menunjukkan sportifitas kita.
Atau anda merasa beruntung dengan mengeluarkan kata-kata "gila"?. Atau itu
memang kebiasaan anda. Ingatlah kawan, manusia dapat dinilai dari cara
bicaranya, latar belakang dan pendidikan seseorang dapat diketahui dari
sopan santunnya. Ingatlah itu.....
Kalau masalah pendapat orang itu kan boleh-boleh saja. Apalagi era sekarang
dimasa reformasi, semua orang boleh bicara, boleh berpendapat, asalkan
tidak merugikan orang lain. Kalau anda tidak setuju dengan pendapat saya,
saya nggak masalah kok. Saya juga belum tentu setuju dengan semua pendapat
anda. Itu karena adanya perbedaan latar belakang kehidupan dan pendidikan
anda dengan saya. 
Boleh dong..?
Ada ide..?

- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]


Kirim email ke