Sebagai lanjutan dari salam perkenalan saya,... perkenankan saya menyuguhi
anda2 sekalian :

Jakarta - 07 Dec 00 08:14 WIB (Astaga.com)
Apa sih yang bikin seorang pria ketakutan setengah mati? Maju ke medan
perang? Pergi ke dokter gigi? Bukan. Konon, segelintir pria lebih takut
menyatakan cinta pada wanita ketimbang kedua hal tersebut di atas.
Alasannya, apa lagi kalau bukan takut ditolak.

Sejarah membuktikan bahwa pria dididik untuk terlihat kuat, kompetitif,
dan mampu bertahan dalam bahaya. Karenanya, pria juga terlatih untuk
menaklukkan segala ketakutan untuk mencapai tujuan. Namun, mimpi buruk
yang secara alamiah telah ada sejak lahir, adalah penolakan.

Ketimbang ditolak, mendingan seumur hidup tak usah punya cewek, lah.
Yang ada, ketika reuni, Anda jadi menyesal sendiri karena baru tahu
kalau Jihan yang super seksi itu juga naksir waktu SMA. Sekarang, jelas
sudah telat, karena ia sudah punya dua 'buntut' dan suami yang galak
luar biasa.

Mungkin Anda bukan tipenya
Banyak cowok takut ditolak karena hal itu akan membuat self-esteem-nya
rendah. Tapi, sebenarnya, alasan apa sih yang membuat Anda bisa
kehilangan kepercayaan diri seperti itu hanya gara-gara seorang cewek
bilang 'tidak'?

Coba pikirkan segi baiknya, bagaimana bisa ia menolak selama ia tidak
tahu sedikit pun tentang Anda? Mereka menolak pasti bukan karena
kepribadian atau kualitas diri Anda. Tapi, karena berbagai hal di bawah
ini - yang sama sekali tak ada hubungannya dengan kepribadian Anda:

- Karena ia sedang berkencan dengan seseorang
- Karena ia sudah menikah
- Karena mood-nya lagi jelek saat Anda menyatakan cinta
- Ia menyukai Anda, tapi harus menjaga 'kelakuan' - misalnya karena
teman-temannya tidak setuju kalau ia pacaran dengan Anda
- Ia sedang males ngomong - meskipun ada Brad Pitt atau Ricky Martin
lewat

Apa pun alasannya, itu pasti bukan karena Anda. Soalnya, setiap orang
kan punya preferensi masing-masing. So, kalau Anda ditolak, mestinya sih

Anda merasa biasa-biasa saja. Berarti, Anda memang bukan tipe orang yang

dia sukai. So, what? Anda bisa cari yang lain, kan?

Penolakan yang sebenarnya
Jadi, mana penolakan yang layak bikin Anda sakit hati dan bikin pede
jadi turun? Kalau Anda pikir, penolakan adalah ketika seorang wanita
menolak kencan, menolak tukeran nomor ponsel, atau menolak dibelikan
minum di kafe, maka Anda belum kenal penolakan yang sebenarnya.

Penolakan sejati terjadi ketika wanita menolak pria yang sudah dikenal -

dan sudah sama-sama sering menghabiskan waktu bersamanya. Inilah
penolakan yang bisa membuat seorang pria nyaris kehilangan identitas
diri.

Penolakan lain - tapi serupa, bahkan lebih sakit - adalah ketika dua
orang yang telah menjalin hubungan, memutuskan untuk berpisah. Saat
inilah, seseorang layak saja merasa hatinya hancur berkeping-keping.
Apalagi, menyatukan sekeping hati bukan soal yang mudah. Tapi, tentu
saja ini melewati proses, dan mungkin alasannya bisa sangat masuk akal.

Jadi, kalau cuma menyatakan isi hati, bukan soal besar lagi bagi Anda.
Ketimbang Anda menyesal kemudian, lebih baik ketahuan dari sekarang,
kan? Namanya juga usaha, risikonya ada dua. Kalau tidak gagal, ya
berhasil. Kenapa tidak maju terus, Bung?





----
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]


Kirim email ke