Namo Buddhaya

Berikut saya share langkah2 yang kami umat Buddha yang di Batam 
lakukan untuk mencoba menekan peredaran ajaran Maitreya ini... 

Kami yang di Batam sudah mulai melakukan pengecilan scope ajaran 
Maitreya ini melalui beberapa cara:
1. Bimas Buddha Batam sudah menyidak sekolah2 yang dulunya pelajaran 
agama diasuh oleh Mahavihara Duta Maitreya, sekarang sudah dilepas 
dan dikembalikan kepada guru2 yang memenuhi persyaratan dalam 
kurikulum agama Buddha.
2. Bimas Buddha Batam sudah meninjau langsung ke Mahavihara Duta 
Maitreya ini supaya memberikan muatan ajaran Buddha yang sesuai 
kurikulum di lingkungan vihara-nya, namun ini masih belum bisa 
berjalan, maklum pada dasarnya mereka sudah keras pada pendiriannya.
3. Kami dari vihara2 dari perwakilan STI, Sangha Agung Indonesia, dan 
Sangha Mahayana semakin giat melakukan kegiatan keluar, spt barusan 
yang kita laksanakan membuat acara pameran Kitab Suci Tripitaka dalam 
bahasa Mandarin dan Inggris, dan pagelaran Seni Buddhis.
4. Pihak kampus lokal batam sudah melepas jabatan para dosen2 yang 
dari Maitreya yang memberikan pelajaran Agama Buddha sudah diganti, 
karena kuliah yang diberikan melenceng jauh, dan digantikan dengan 
dosen2 S-1 lulusan sekolah2 Tinggi Agama Buddha.
5. Pihak kampus lokal batam juga sudah mengembalikan posisi UKM 
Buddha untuk disusun dari personal2 yang keanggotaannya membaur antar 
sekte, sebelumnya selama 5 tahun berdiri kampus ini dipegang kendali 
oleh mahasiswa2 yang merupakan pengurus dari vihara Maitreya, dan 
dalam agenda kegiatan tidak pernah ada perayaan Agama Buddha 
sekalipun, nah semenjak semester ini sudah diganti dengan pengurus 
dari vihara2 non Maitreya, sehingga kemarin pas bulan Kathina kami 
berhasil mengadakan kegiatan acara Buddhis perdana setelah kampus ini 
berdiri 5 tahun.

nb: untuk yang di kampus lokal batam ini, sy menjabat sebagai Pembina 
UKM Buddha bersama Pembantu Rektor 1 -nya.

Saat ini sudah payah ajaran Maitreya ini, contoh sepele: di kotak 
Dana ditulis: Semoga Tuhan Memberkati. 

Semoga langkah ini juga bisa diikuti oleh teman2 lain di daerah lain, 
dengan tujuan murni bukan untuk menyingkirkan mereka, tetapi mencoba 
menyadarkan mereka bagi yang mau sadar dan melek terhadap agama 
Buddha.

Salam metta,
Suwarno

--- In [email protected], siwu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Menambahkan Bro Suwarno, tapi bukan bermaksud mendiskreditkan pihak
> tertentu, saya hanya menulis fakta di lapangan.
> 
> 1. Bukan hanya tidak bisa hidup tenteram dengan mazhab lain, lha 
dengan
> mazhab mereka sendiri saja tidak saling mengakui, masing2 
menganggap "gai
> kuang" sendiri yang paling benar. Jadi kalau mau terlahir di Surga 
Barat Ibu
> Niang Niang, ya monggoh mampir ke semua mazhab Maiterya untuk di-
gai kuang,
> daripada salah alamat kan berabe.
> 
> 2. Berkedok nama Buddha tapi justru mengatakan lebih tinggi dari 
agama
> Buddha. Kalau di Taiwan mereka bisa menjadi agama sendiri, di luar 
Taiwan
> kok dompleng agama Buddha ya? Lucunya ajaran mereka kan meliputi 
semua
> agama, kenapa yang ditonjolkan cuma Buddha-nya? Apa berani mereka 
mengatakan
> ajarannya lebih tinggi dari agama di luar Buddha? Tampaknya yang 
namanya
> malu itu sudah tidak ada dalam kamus oknum2 itu, tertutup oleh 
duit, nama
> dan kepalsuan. Kasihan tuh umat mereka yang tertipu hanya karena
> teriming-iming kedudukan (pandita kek, Tian Chuan Shi nek, dsb), 
juga
> iming-iming nama, Surga Barat, dsb, yang sudah tentu semua itu 
merupakan
> bisnis yang menjanjikan.
> 
> 
> On 12/5/05, SWLiang <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Ha..ha.. Bro
> >
> > Sopan didepan orang yang ingin sembahyang memang itu yang nampak 
di
> > wajah mereka, namun dibalik itu semua banyak serpak terjang intrik
> > yang secara organisatoris bergesekan dan tidak bisa hidup tentram
> > dengan mazhab lain.
> >
> > Salam,
> > Suwarno
> >
> > --- In [email protected], MAITREYA <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> > >
> > > Namo buddhaya,
> > > memang benar aliran maitreya seharusnya tidak dikategorikan 
sebagai
> > > agama Buddha. Namun karena sulitnya suatu keyakinan diakui 
sebagai
> > > agama resmi negara, seperti konghucu, maka aliran Maitreya 
merasa
> > > dapat dikatakan sebagai agama Buddha. sebenarnya hal tersebut 
tidak
> > > dapat disalahkan karena beberapa konsep dasar dari aliran Buddha
> > > Gautama juga ada pada aliran Maitreya. seperti adanya Karma,
> > kelahiran
> > > kembali, sebab-akibat,dll.., walaupun ada sedikit perbedaan 
menurut
> > > versi mereka(aliran Maitreya).
> > > Namun yang membuat aliran Maitreya dari segi ajaran sulit 
diterima
> > > karena ajarannya dibuat sendiri dan mengambil beberapa konsep 
agama
> > > lain terutama Buddha(dan ada Kristiani dan bahkan Islam)...
> > > Terlepas dari apakah ajarannya sesuai dengan Buddha Gautama atau
> > > tidak, yang perlu diperhatikan adalah apakah aliran Maitreya
> > > bermanfaat atau tidak???!!!! apakah dengan adanya aliran 
Maitreya,
> > > orang-orang dirugikan(ada dampak negatif)????...
> > > saya bukannya ingin melebih-lebihkan ajarn Maitreya. kalau saya
> > lihat,
> > > dari segi ETIKA dan MORAL(SOPAN SANTUN, BHAKTI,dll) mereka yang 
dari
> > > aliran Maitreya sangat bagus dan saya sangat salut!! beda dengan
> > > aliran agama Buddha lainnya(Theravada, Mahayana, 
Vajrayana,dll)...
> > > Namun bukan berarti aliran Maitreya tidak ada sisi 
kelemahannya...
> > > sisi kelemahannya adalah dalam hal kebijaksanaan... dalam 
Maitreya
> > ada
> > > batasan tertentu sehingga seseorang harus percaya dan tidak bisa
> > > tidak, juga ada salah satu ajarannya yang harus dirahasiakan...
> > > Terlepas dari segi ajaran, saya melihat aliran Maitreya sebagai
> > suatu
> > > gerakan yang cukup bermanfaat(dalam hal ini asalkan tidak ada
> > fanatik
> > > yang berlebihan).......
> > > saya melihat banyaknya aliran, terutama individualnya secara 
sadar
> > > maupun tidaksadar telah masuk ke jeratan fanatik terhadap 
alirannya.
> > > terdapat banyak sekali persaingan antara sesama agama Buddha 
yang
> > > berbeda aliran...
> > > Seharusnya kita kembali mengoreksi diri kita sebagai agama 
Buddha,
> > > apakah Buddha(siapu pun Buddha-nya) mengajarkan diri kita untuk
> > > bersikap 'aku'/ 'ego' apalagi sampai membenci ajaran lain... 
Sang
> > > Buddha Gautama dalam salah satu sabdanya seperti dalam Tipitaka,
> > > pernah menasehati murid-murid aliran Brahma yang ingin 
berlindung
> > dan
> > > menyatakan menjadi diri penganut Buddha, namun Sang Buddha
> > menasehati
> > > mereka dan membuatnya berpikir ulang apa akibatnya jika mereka 
ikut
> > > Sang Buddha, bahwa Guru mereka akan merasa malu sehingga timbul
> > > kebencian sampai akan terjadi permusuhan... Sang Buddha 
sebenarnya
> > > tahu bahwa ajaran Brahma itu tidak merugikan dan baik, makanya 
Sang
> > > Buddha mau membiarkan mereka kembali kepada guru mereka...
> > > hendaknya kembali lagi kita semua berpikir bijaksana dan dengan
> > > Metta-Karuna. jangan sampai karena 'ego' kita, kita menjadi 
terjerat
> > > oleh karma...
> > > sekian dan terima kasih...
> > > tidak lupa saya berharap kita semua selalu dapat mengembangkan 
cinta
> > > kasih dan BELAS KASIH kita kepada semua makhluk...
> > >
> > >
> > > KTR 31777"
> > >
> > >
> > > Pada tanggal 11/30/05, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
> > > > Beberapa waktu lalu, saya menghadiri peresmian maha vihara 7
> > pusiklat
> > > > maitreya di Surabaya.
> > > > Bangunan ini memang cukup besar.
> > > >
> > > > Hadir menteri agama dan juga ketua walubi.
> > > > Saya sangat heran dengan walubi yang  masih menerima 
keberadaan
> > aliran
> > > > maitreya yang jelas-jelas sangat melecehkan Buddha Gotama.
> > > >
> > > > Satu-satunya ayat yang diklaim atas keberadaan maitreya adalah
> > bahwa
> > > > Buddha Gotama pernah bilang bahwa 500 tahun kelima akan datang
> > maitreya
> > > > yang  mencapai pencerahan  tanpa perlu mengorbankan apapun.
> > > >
> > > > Dalam operet yang disajikan, dikisahkan hidup Buddha Gotama
> > dengan sangat
> > > > baik....
> > > > Kelahiran di taman Lumbini, lalu masa remaja Siddharta, 
melihat 4
> > kejadian
> > > > penting, lalu pencapaian pencerahan.
> > > > Sampai di sini, lalu dinyatakan bahwa Gotama mengatakan bahwa 
500
> > tahun ke
> > > > lima ajarannya akan datang maitreya..... bla bla bla.....
> > > > (dalam adegan ini, Buddha Gotama duduk dengan sebuah kipas
> > pancawarna
> > > > terbuka dibelakangNya mewakili pancaran sinar dari Sang 
Buddha).
> > > > Eh, transisinya luar biasa... begitu frontal... begitu narasi
> > soal 500
> > > > tahun kelima usai, langsung kipas memutar menutup Sang Buddha,
> > dan dibalik
> > > > kipas ada orang gendut muncul menggambarkan profil maha buddha
> > maitreya
> > > > (demikian mereka menyebut maitreya)
> > > > Penggusuran yang luar biasa.
> > > > Dan orang-orang aliran maitreya seketika itu bertepuk tangan 
riuh
> > rendah.
> > > >
> > > > Sebagai seorang buddhist, hati saya tersakiti. Sungguh!
> > > >
> > > > Saya tidak tahu bagaimana orang-orang walubi yang ngerti 
ajaran
> > Buddha
> > > > bisa menerima hal tersebut.
> > > > Jelas-jelas mereka menyatakan bahwa ajaran Buddha Gotama telah
> > berlalu dan
> > > > sudah diREPLACE oleh ajaran (emang ada?) maitreya.
> > > >
> > > >
> > > > Dalam sambutan para maha sesepuh (demikian mereka menyebutnya)
> > disampaikan
> > > > bahwa perkembangan maitreya di Indonesia sudah 55 tahun.
> > > > Kalau kita pakai otak kita untuk berpikir secara sehat, tentu 
akan
> > > > kelihatan bahwa sungguh tidak masuk akal kalau maitreya sudah
> > datang dan
> > > > mencapai pencerahan.
> > > >
> > > > Mereka memegang kuat 500 tahun kelima.... coba kita hitung 
sesuai
> > dengan
> > > > apa yang mereka pegang.
> > > >
> > > > 500 tahun kelima artinya adalah 500 x 5 = 2500 tahun.
> > > > Jadi menurut mereka setelah 2500 tahun, maitreya akan mencapai
> > pencerahan.
> > > >
> > > > Ajaran Buddha Gotama sendiri sudah mencapai 2549 tahun.
> > > > Nah, logikanya adalah, jika benar maitreya terserahkan sesudah
> > 2500 tahun
> > > > ajaran Buddha Gotama, maka usia dari maitreya sendiri adalah 
49
> > tahun.
> > > >
> > > > Bagaimana mungkin aliran maitreya di Indonesia sudah mencapai 
55
> > tahun,
> > > > sedangkan usia pencerahan maitreya terhitung baru 49 tahun
> > (sesuai dengan
> > > > hitung-hitungan ayat yang mereka pegang).
> > > >
> > > > Berarti aliran meitreya sudah ada di Indonesia 6 tahun sebelum
> > maitreya
> > > > mencapai pencerahan (sesuai yang diklaim mereka).
> > > >
> > > > Jika aliran maitreya di Indonesia baru 55 tahun.... udah 
berapa
> > lamakah
> > > > aliran maitreya itu ada (sebelum masuk ke Indonesia 55 tahun
> > lalu) ?????
> > > >
> > > > Semoga orang walubi membaca ini, dan menggunakan otak mereka 
untuk
> > > > berpikir secara rasional !!!
> > > >
> > > > Jangan sampai Buddha Dharma hancur hanya karena kepentingan-
> > kepentingan
> > > > pribadi atau kelompok yang sifatnya sesaat, apalagi jika hanya
> > demi
> > > > mendapat dukungan.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > DISCLAIMER :
> > > >
> > > > The information contained in this communication (including any
> > attachments)
> > > > is priveleged and confidential, and may be legally exempt from
> > disclosure
> > > > under applicable law. It is intended only for the specific
> > purpose of being
> > > > used by the individual or entity to whom it is addressed. If 
you
> > are not the
> > > > addressee indicated in this message (or are responsible for
> > delivery of the
> > > > message to such person), you must not disclose, disseminate,
> > distribute,
> > > > deliver, copy, circulate, rely on or use any of the 
information
> > contained in
> > > > this transmission.
> > > >
> > > > We apologize if you have received this communication in error;
> > kindly inform
> > > > the sender accordingly. Please also ensure that this original
> > message and
> > > > any record of it is permanently deleted from your computer
> > system. We do not
> > > > give or endorse any opinions, conclusions and other 
information
> > in this
> > > > message that do not relate to our official business.
> > > >
> > > >
> > > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > ** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia **
> > > >
> > > > ** Kunjungi juga website global Mabindo di 
http://www.mabindo.org
> > **
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > SPONSORED LINKS
> > > > Buddha Buddhism Buddhism religion
> > > > ________________________________
> > > > YAHOO! GROUPS LINKS
> > > >
> > > >  Visit your group "MABINDO" on the web.
> > > >
> > > >  To unsubscribe from this group, send an email to:
> > > >  [EMAIL PROTECTED]
> > > >
> > > >  Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of
> > Service.
> > > >  To unsubscribe from this group, send an email to:
> > > >  [EMAIL PROTECTED]
> > > >
> > > >  Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of
> > Service.
> > > >  Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of
> > Service.
> > > > ________________________________
> > > >
> > >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > ** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia **
> >
> > ** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org 
**
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/b0VolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia **

** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/MABINDO/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke