Salam kasih saudaraku,

 

Menurut pendapat saya ini adalah pertayaan yang ditinjau dari sudut pandang
agama samawi dan ditujukan untuk Buddhism, karena dalam konsep Buddhism
segala sesuatu memandang tak terbatas (unlimited) seperti garis bilangan
yang tak berawal dan tak berujung, karena suatu sebab pasti ada yang
menyebabkannya lagi, jika ada pertanyaan asal mula tentu ada lagi asal mula
yang sebelumnya yang menyebabkan asal mula terjadi demikian seterusnya.

Karena dalam Angutara Nikaya dikatakan bahwa Alam semesta tak terbatas
(unlimited), karena unlimited (maka tidak dapat dijelaskan secara nilai),
kalau masih bisa dijelaskan berarti terbatas.

Sudut pandang Buddhism luas mencakup alam semesta mengenai kehidupan.

 

Pada waktu zaman guru Buddha ada satu siswa beliau bertanya siapa makhluk
pertama di Alam Semesta, guru Buddha hanya diam dan tersenyum kemudian
Ananda bertanya kepada sang Bhagava kenapa hanya berdiam dan tersenyum?

Guru Buddha menjelaskan: Jikalau orang itu  berumur 100 tahun, 1000 tahun,
1000000 tahun, 1000000000 tahun dan bahkan melebihinya masih berada
dihadapanku dan mendengarkan asal muasal, hal itu tidak akan pernah habis
dan tidak akan pernah selesai untuk menjelaskannya, dan dalam kurun waktu
yang panjang tersebut apa yang telah didapatnya?  Apakah orang itu akan
mencapai tingkat kesucian dan bebas dari penderitaan?  Hal itu tidak ada
manfaatnya.

 

Beda halnya ketika siswa guru Buddha menanyakan siapa makhluk pertama di
Bumi kita.

Guru Buddha menjelaskannya detail dalam Angutara Nikaya (silakan baca
sendiri), disana dijelaskan bahwa makhluk pertama bukan satu tetapi banyak
dan berasal dari alam ABASHARA (makhluk Cahaya).

 

Kenapa dalam setiap agama Samawi selalu mengatakan ada yang makhluk pertama?
Karena yang dijelaskan adalah ditinjau hanya dari bumi kita (menurut agama
semawi dahulu Bumi adalah pusat, Tuhan memijakan kakinya di Bumi sehingga
bumi tidak bergerak, cerita adam dan hawa juga dibumi kita).

Jadi apakah tepat pertanyaan tentang asal mula untuk Buddhism, seharusnya
yang ditanyakan dalan konsep Buddhism adalah:

Kenapa Aku ada disini, kemana Aku setelah ini, adakah jalan atau cara
mencapai tanpa Aku?  Inilah yang patut ditanyakan dalam konsep Buddhism bagi
yang mengerti dan mempelajari Dhamma dengan baik, untuk mencapai pembebasan.

 

Juga sering kita dengar konsep dari agama Samawi yang menanyakan bahwa
Buddhism adalah Atheis, ini juga merupakan pertanyaan untuk menghakimi
ajaran Buddhis yang dinilai dari konsep agama Samawi, kalau pertanyaan
dibalik: apakah agama Samawi termasuk "ABud"? (tidak percaya pada Buddha)=
"just joking"

Inilah keegoismean manusia dalam mendefinisikan sesuatu.

 

Semoga bermanfaat,

Salam Metta selalu,

Akwang

 

 

 

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of mikay
jakson
Sent: Friday, December 09, 2005 9:29 AM
To: buddhis berpikir; buddhist-indonesia; dhammavaddhana; Dharmajala; Forum
Buddha; MABINDO; mahayana; milis_buddha; mubi; samaggiphala;
Taman_Budicipta; DSP; [EMAIL PROTECTED]
Subject: [MUBI] Asal mula kehidupan? <versi Buddhist>

 

hi, Teman

 

apa ada yang bisa menjelaskan tentang asal mula

kehidupan?

apa yang Sang Buddha katakan tetang Asal Mula

Kehidupan?

 

Terima Kasih,

 

Namo Buddhaya

 



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/b0VolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia **

** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/MABINDO/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke