Namo Buddhaya,

Numpang tanya, kegiatan mengunjungi panti asuhan ini.. diadakan 
setiap berapa lama sekali yah? Dan apa setiap kunjungan ke panti 
asuhan yang sama, atau berpindah2 ?

With metta,

tere


--- In [email protected], "willyyandi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> namo buddhaya
> 
> saya sebagai ketua panitia kunjungan kasih kamadhis UGM(Keluarga
> Mahasiswa Buddhis Universitas Gadjah Mada Yogyakarta) 
menginformasikan
> bahwa pada hari minggu, 25desember2005(diundur dari rencana 
sebelumnya
> tanggal 26des05), kami(Mahasiswa Buddhis UGM) akan melakukan 
kunjungan
> kasih ke panti asuhan di Yogyakarta.
> 
> Nama panti asuhannya adalah "Atap Langit" yang beralamat di 
keparakan
> kidul mg 1/1079 rw xi rt49 yogyakarta, telp (0274)413490 . 
> 
> Sebelum kami memutuskan akan melakukan kunjungan kasih ke sana, 
kami
> melakukan survei pada hari selasa,13des05 sekitar jam 7mlm.Memang
> telah direncanakan bahwa survei ke panti asuhan tersebut dilakukan
> pada malam hari, dikarenakan kesibukan ketuanya(Ibu Sri) yang siang
> malam cari penghasilan dan Bantuan untuk membiayai anak2nya(53 org
> anak2 asuh yang dianggap sebagai anak2nya sendiri oleh ibu Sri)..
> 
> kami, panitia berjumlah yang berjumlah 6 orang survei ke sana dan
> melihat kondisi panti asuhan yang memang sederhana, malah bisa
> dibilang kecil untuk jumlah anak 53 orang. Tiba di sana, kami
> dipersilahkan masuk. Ruang tamunya berukuran sekitar 4x5m yang
> sebelumnya dipakai belajar oleh anak2. Ketika kami tiba , mereka
(anak2
> yang sedang belajar) pun bubar. Lalu kami disambut oleh Ibu Sri.
> Keadaan ruangannya memang terlihat ramai, selain sebagai ruang 
tamu,
> juga sekaligus perpustakaan sederhana, dan TEMPAT TIDUR. Jadi 
ketika
> malam tiba, sebagian anak2 yang cukup dewasa(smp atau sma) tidur
> beramai-ramai di ruangan serba guna tersebut beralaskan tikar.
> 
> Kesan ketika bertemu dengan ibu Sri adalah orangnya BAIK. Dari
> cerita-cerita-nya kami jadi tahu betapa sengsaranya anak2 yang 
hidup
> tanpa orang tua. Sebagian besar dari mereka(anak-anak asuh) adalah
> anak2 jalanan.. bahkan ada yang merupakan korban kerusahan ambon...
> 
> banyak yang diceritakan oleh ibu Sri tentang anak2 jalanan yang 
NYATA
> yang berada di sekitar kita. Bagaimana pedihnya anak2 tersebut 
harus
> hidup sendiri... kebanyakan anak2 yang dipelihara memang anak2
> jalanan..ada yang bahkan diperalat, kakinya diikat sehingga
> seolah-olah buntung tanpa kaki dan bagaimana anak2 tersebut 
diperalat?
> mereka dipaksa pura-pura menyebrang dan pura-pura tertabrak
(walaupun
> kenyataannya tertabrak) dan preman2 yang memperalatnya mereka 
memeras
> pengemudi yang menabrak. Lalu apa yang terjadi pada anak yang
> tertabrak tersebut??dibiarkan dalam keadaan luka2!!malah kadang
> pengemudi yang tidak sempat menginjak rem(mendadak dan sulit
> menghindar) akan membunuh anak yang diperalat tesebut atau jika
> tertabrak sehingga luka parah pun tidak diurus. 
> 
> "Ribuan anak2 jalanan yang menjadi bagian dari realita ini 
seringkali
> tidak kita disadari.bahkan kita seringkali tutup mata terhadap 
mereka "
> inilah yang dikatakan Ibu Sri, menyinggung fenomena masyarakat kita
> yang semakin egoisme(walaupun tidak semua)
> 
> Selain itu Beliau(Ibu Sri) juga berulang kali mengingatkan kami 
bahwa
> betapa beruntungnya mempunyai orang tua yang masih hidup...kami
> diingatkan untuk tidak melupakan orang tua, apalagi sampai tidak
> menghormati-Nya..
> 
> saya sendiri sangat salut dengan kegigihan Ibu Sri dalam menghidupi
> dan terus menerus tanpa lelah mencari bantuan untuk menghidupi 
jiwa2
> lugu yang terlupakan..dan satu kata yang cocok bagi Beliau adalah
> BODHISATTVA!! inilah benar2 BODHISATTVA yang hidup. CINTA KASIH DAN
> KASIH SAYANGNYA, khususnya terhadap jiwa2 kecil yang lugu, sangat
> dalam. Terlihat dari beberapa kali tetesan air mata-Nya ketika
> menceritakan pengalamannya dalam memberi perlindungan kepada
> anak2nya...karena kegigihan Beliau itulah, beliau mendapat 
penghargaan
> langsung dari Presiden..   
> 
> harapan saya dari cerita ini adalah semoga saya dapat mengetuk hati
> saudara-saudara se-Dhamma semua...
> 
> Bagi saudara-saudara se-Dhamma yang ingin menambah karma baik,
> meringankan penderitaan mereka, dan mengembangkan sifat CINTA
> KASIH&KASIH SAYANG, juga mengurangi ke-'aku'-an dengan berdana, 
dapat
> menghubungi saya, willy 0818711709 untuk keterangan lebih lanjut 
atau
> bagi yang ingin berdana, dana anda dapat dapat ditransfer ke 
rekening:
> 
> a/n : willy yandi wijaya
> no. rek: 137-0004354524
> Bank : Mandiri yogyakarta adisucipto
> 
> atau
> 
> a/n : willy yandi wijaya
> no. rek : 0038263966
> bank : BNI kc UGM Yogyakarta 
> 
> berapa pun bantuan dana anda, akan kami salurkan
> kepada mereka(anak2 panti asuhan) yang membutuhkan. 
> sekecil-kecilnya dana anda,
> tetap akan menghasilkan buah karma sesuai dengan
> ketulusan sauudara-saudara se-dhamma.
> terima kasih.
> semoga semua makhluk berbahagia
> semoga semua makhluk bebas dari penderitiaan
> 
> salam metta,
> 
> 
> ketua panitia,
> 
> willy yandi wijaya
> 
> 
> nb: informasi lebih lanjut dapat menghubungi
> saya(willy) di 0818711709. tolong di fwd ke yang lain. thanks
>








------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/b0VolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia **

** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/MABINDO/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke