Salam Damai, Maaf, saya juga tidak ingin mengomentari bhiksu karena beliau adalah anggota Sangha yang merupakan guru kita semua.
Di tanah air anggota Sangha sudah sangat minim, jadi alangkah baiknya kalau yang berjumlah minim ini lebih fokus pada pengembangan Dharma, sedang soal pemerintahan boleh-boleh saja memberi perhatian, bukan boleh-boleh tetapi seharusnya memang harus memberi perhatian. Hanya saja untuk pernyataan harapan siapa menjabat apa adalah akan lebih baik bila diucapkan oleh umat perumah tangga. Alangkah baiknya bila pernyataan seorang bhiksu adalah: Mengharapkan orang yang mampu dan bermoral baik menjadi Wagub DKI Jakarta. Salam, siwu On 2/23/06, wisnuest <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Salam Damai, > Sepanjang tidak secara vulgar dukung mendukung nama orang, bahkan > seorang bhiksu pun menurut saya sah-sah saja melontarkan wacana > kriteria2 bagi gubernur, presiden dll sepanjang kriterianya sesuai > dhamma misal dasa raja dhamma atau orang yang dapat memenuhi 7 syarat > kesejahteraan rakyat yang diajarkan Guru Buddha. Bukan hendak > memvonis benar-salah tapi saya rasa sampai di titik ini saya rasa > Bapak Agie maupun Bhiksu Duta masih bermain cukup baik. Sepanjang > calon tersebut bersedia memperjuangkan aspirasi2 umat BUddha > Indonesia, mengapa tidak didukung? mekanismenya bisa lewat kontrak > politik dan memperhatikan track record beliau selama ini. Di > Indonesia yang mayoritas penduduknya Muslim ini, tentu umat Buddha > harus memainkan politik minoritas dalam memperjuankan keadilan atas > hak-hak nya sebagai bagian integral dari bangsa ini. > Mengapa Bukan Tionghoa Buddhis? kita harus realistis dan tidak > terjangkit sindrom minority complex mungkin itu pesan dari mereka, > selain itu apakah dari tionghoa Buddhis/non tionghoa Buddhis (sdm > yang aktiv dalam kehidupan umat beragama Buddha di Indonesia) ada > yang siap dan bersedia? kalau memang ada, hal ini pun perlu > diwacanakan. Tapi ada satu yang menggelitik, bukankah Yusuf Hamka ini > kakaknya Pak Agie ya? > > Email ini tidak bermaksud untuk ikut dukung mendukung, hanya sekedar > urun pendapat agar ada keseimbangan wacana. > > Appamadena Sampadetha, > ESA > --- In [email protected], [EMAIL PROTECTED] wrote: > > > > Ini kelakukan bhiksu masuk-masuk ranah politik. > > Apa sesungguhnya yang sedang dimainkan oleh para bhiksu ini jelas- > jelas > > adalah politik. > > Jika bukan politik, kenapa harus mengajukan tionghoa islam? > > koq malah bukannya mengajukan tionghoa buddhist. > > Sudah terlihat karena ada permainan politik di dalamnya. > > > > > > > > ----- Forwarded by Abin Abin/MJT/APP on 22/02/2006 09:30 AM ----- > > > > > > > > > > > > "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]> > > Others, 20/02/2006 09:45 PM CET > > Sent by: [email protected] > > > > To: <[email protected]> > > cc: > > Subject: [budaya_tionghua] Umat Buddha Minta > Tionghoa > > Muslim Jadi Wagub DKI Jakarta > > > > HARIAN ANALISA > > Edisi Selasa, 21 Februari 2006 > > > > Umat Buddha Minta Tionghoa Muslim Jadi Wagub DKI Jakarta > > > > Jakarta, (Analisa) > > > > Majelis Agama Buddha Mahayana Indonesia (MAJABHUMI) mengharapkan > etnis > > Tionghoa beragama Islam yang mampu dan bermoral baik dapat menjadi > wakil > > gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2007. > > > > "Kami umat Buddha mengharap calon wakil gubernur (DKI Jakarta-red) > orang > > Tionghoa berasal dari saudara kita yang beragama Islam," kata Ketua > Umum > > Dewan Pengurus Pusat Harian MAJABHUMI Bhiksu Dutavira Mahasthavira > di > > Jakarta, Senin. > > > > Dutavira meminta, calon gubernur DKI Jakarta yang akan datang > bersedia > > berpasangan dengan calon wakil gubernur dari etnis Tionghoa. > > > > Sementara itu Ketua Umum DPP MAJABHUMI Aggi Tjetje mengatakan, pada > era > > reformasi dimungkinkan etnis Tionghoa maju dalam Pilkada. > > > > Dia mengatakan, hal itu untuk membuktikan bahwa etnis Tionghoa > dapat > > mengabdi bagi kepentingan rakyat. Mengenai nama-nama yang akan > diajukan > > sebagai calon Wagub, Tjetje mengatakan bahwa organisasinya tak > menunjuk > > orang atau kelompok tertentu namun hanya mengajukan kriteria- > kriterianya. > > > > "Mereka yang harus ditunjuk sebagai Wagub adalah orang yang mampu > dan > > bermoral baik, yang bermoral baik akan didukung," katanya. > > > > Ditanya mengapa calon Wagub dari etnis Tionghoa beragama Islam, > Dutavira > > mengatakan karena mayoritas penduduk Jakarta beragama Islam. > > > > Senada dengan Tjetje, dia mengatakan bahwa organisasinya hanya > melempar > > bola dan hanya mengajukan usul tersebut. Ia berharap akan ada > sarasehan > > etnis Tionghoa dari berbagai agama mengenai usul dari MAJABHUMI. > > > > Sementara itu Ketua Generasi Muda Persatuan Islam Indonesia > Abdurrahman > > Hakim yang juga hadir pada acara tersebut berpendapat Yusuf Hamka > sebagai > > figur yang cocok sebagai calon Wagub DKI periode mendatang karena > ia > > adalah orang yang jujur, cerdas, amanah, pintar berbicara serta > mampu dari > > segi materi. > > > > Yusuf Hamka sendiri mempertanyakan kenapa umat Buddha menunjuk > etnis > > Tionghoa beragama Islam sebagai calon Wagub karena banyak yang > beragama > > Buddha juga bagus. Ia melihat umat Buddha cukup bijaksana > memberikan > > kesempatan bagi etnis Tionghoa beragama Islam. > > > > Namun demikian Yusuf Hamka juga mengatakan jika ada etnis Tionghoa > > beragama Buddha yang dipilih sebagai calon Wagub maka etnis > Tionghoa > > beragama Islam harus iklas dan mendukungnya. "Yang terpenting kata > Yusuf > > Hamka adalah calon tersebut harus bisa mengayomi agama yang lain," > > katanya. > > > > Acara itu juga diwakili perwakilan etnis Tionghoa dari agama > Khonghucu, > > Tao, Katholik. (Ant > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > : Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :. > > > > : Kunjungi website global : http://www.budaya-tionghoa.org :. > > > > : Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :. > > > > : Jaringan pertemanan Friendster : [EMAIL PROTECTED] :. > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > ," > > DISCLAIMER : > > > > The information contained in this communication (including any > attachments) is privileged and confidential, and may be legally > exempt from disclosure under applicable law. It is intended only for > the specific purpose of being used by the individual or entity to > whom it is addressed. If you are not the addressee indicated in this > message (or are responsible for delivery of the message to such > person), you must not disclose, disseminate, distribute, deliver, > copy, circulate, rely on or use any of the information contained in > this transmission. > > > > We apologize if you have received this communication in error; > kindly inform the sender accordingly. Please also ensure that this > original message and any record of it is permanently deleted from > your computer system. We do not give or endorse any opinions, > conclusions and other information in this message that do not relate > to our official business. > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > ** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia ** > > ** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org ** > Yahoo! Groups Links > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/b0VolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia ** ** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org ** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/MABINDO/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
