Tanpa di sadari tiap hari, tiap-tiap manusia hidupnya hanya cari uang saja,
ini seperti hidupnya hanya menunggu hari matinya.

Pepatah Tiongkok kuno mengatakan:
"Jiu Ren Pu Lu Jiu Ce Ci"
artinya:
"dari pada meminta tolong orang, atau minta tolong dirinya sendiri"

bisa juga diartikan:
"dari pada mencari orang di luar, atau mencari orangnya sendiri"

Lho "orang sendiri" ini siapa?
Orang itu adalah orang asli kita sendiri, itu adalah roh suci kita sendiri.

Kalau orang bisa tenang, maka dengan sendirinya, dia bisa timbul
kebijaksanaan tinggi.
Kalau orang tidak bisa tenang, maka tidak dapat kebijaksanaan tinggi
Contoh :
Seperti binatang, dia malah lebih unggul dari manusia, dia malah bisa
mempunyai kebijaksaan tinggi. Karena binatang, tidak timbul
keserakahan duniawi, tidak timbul kemilikan duniawi, tiap-tiap
binatang begitu sesudah dapat makan, dia tidak memikirkan macam-macam,
dia hanya duduk diam seperti meditasi.
Kelihatannya binatang itu buas, tapi buasnya itu waktu dia mau cari
makan saja, dan tidak serakah.
Tapi manusia lebih serakah, meski sudah kenyang, manusia masih terus
menimbun makanan, terus membunuh tiap harinya.

Maka di waktu bencana banjir, gunung meletus datang, binatang-binatang
sudah jauh-jauh hari lekas mencari perlindungan, dia sepertinya sudah
tahu bakal bencana datang, lihatlah waktu bencana tsunami di aceh,
sulit menjumpai bangkai binatang-binatang dalam jumlah banyak (kecuali
yang dikurung), tapi kalau mayat manusia tidak terhitung banyaknya,
ini membuktikan manusia terlalu terikat oleh keduniawian (serakah,
irihati, dungu), maka manusia tidak bisa tahu kapan pastinya bencana
datang, sampai banyak korban, sedangkan malah binatang lebih tahu,
terbukti di aceh jumlah binatang yang korban sangat sedikit.





** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia **

** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org **




SPONSORED LINKS
Buddha Buddhism Buddhism religion


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke