Nurfajri Budi Nugroho - detikcom
Jakarta - Jaringan Noordin M Top yang digerebek di Wonosobo, Jawa
Tengah pada 29 April lalu, ternyata tengah menyusun aksi terorisme
terbaru. Sasaran mereka adalah KTT D-8 di Nusa Dua Bali dan perayaan
Waisak di Candi Borobudur.
"Mereka ternyata sudah menyiapkan bom seberat 2 kg yang kekuatannya
cukup besar dan mereka terus memantau situasi melalui surat kabar.
Bisa jadi itu akan diarahkan ke KTT D-8 dan perayaan Waosak yang
rencananya akan diselenggarakan di Borobudur," ujar Kapolri Jenderal
Pol Sutanto.
Hal itu disampaikan Kapolri dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR
di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (15/5/2006).
Syukurlah rencana itu tidak pernah terlaksana menyusul keberhasilan
polisi mengobok-obok markas jaringan ini di Wonosobo.
Kapolri menceritakan, dua hari sebelum penggerebekan di Wonosobo,
para tersangka ini aktif meninjau keadaa Borobudur. "Bersyukur upaya
ini berhasil digagalkan sehingga tidak jatuh korban-korban yang
lebih banyak," katanya.
Sebagai informasi, KTT D-8 dan perayaan Waisak digelar pekan lalu.
Kapolri menjelaskan, kelompok ini memperoleh dana dari berbagai aksi
perampokan. Aksi itu antara lain telah dilakukan di Pekalongan dan
Yogyakarta.
"Dan kabarnya mereka akan melakukan perampokan di daerah Jawa Tengah
yaitu Temanggung," kata Kapolri.
Informasi soal pendanaan ini didapat polisi berdasar pengakuan
Mustagfirin, salah satu tersangka terorisme yang dibekuk hidup-hidup
di Wonosobo. (nrl)
** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia **
** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org **
SPONSORED LINKS
| Buddha | Buddhism | Buddhism religion |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "MABINDO" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
