melatih tulus bukan menghitung karma baik dan buruk
  
  Sedapat mungkin kita melatih untuk tulus dan berbuat dengan tulus, menolong, membantu, menyumbang, dst dst. Di ajaran Nasrani dikatakan apa yang diperbuat oleh tangan kananmu jangan diketahui oleh tangan kirimu. Ini bukan sesuatu yang bodoh, tapi merupakan perumpamaan yang indah sebetulnya, bahwa demikian tanpa pamrihnya kita berbuat sehingga sel tubuh yang berbuat baik tidak memberitahu sel yang lain akan perbuatan baiknya itu, sehingga tidak lalu muncul bangga diri, senang diri akan kebaikan-kebaikan yang dilakukan, karena ada agama lain yang bangga dengan kesederhanaan mereka, bangga dengan kerendahan hati mereka, apa tidak lalu jadi konyol, rendah hati kok bangga.... :)
  
  Tapi saya tidak ingin anda para sahabat saya itu belajar menghujat agama lain. Kita perlu tahu ajaran agama lain sedikit-sedikit, agar ketika anda terpaksa harus berdiskusi, berdialog dengan mereka, anda bisa memberikan jawaban yang cantik, sanggahan yang manis, dan lalu tidak jadi ribut, tapi ada kedamaian, anda pun jadi manusia yang berguna di kalangan anda.
  
  Berbuat tidak mengingat, dan tidak berbangga, sekedar untuk berbuat. Ini saya pahami dari tulisan Master Sheng Yen di salah satu bukunya, kalo nggak salah Hoof print of the ox yang dua biji buku yang diberikan oleh seorang sahabat di singapore sudah saya berikan ke orang lain, bukan karena saya sok baik, tapi saya blom punya waktu untuk membaca, mungkin nanti kalau sudah ada waktu si sahabat itu mau berbaik hati lagi memberikan buku yang sama, kalau tidak mungkin terpaksa saya beli sendiri, hehehehe. Ok lah itu soal buku, si master sheng yen bilang berlatihlah untuk latihan itu sendiri, bukan untuk mencapai kesucian, bukan untuk mencapai ini dan itu, agar anda bisa dengan sungguh-sungguh menciba mengikuti seluruh proses dalam latihan itu.
  
  Sebenarnya memang dari titik itulah kita bisa memperoleh banyak kemajuan batin, dari titik kesungguhan dan ketekunan kita yang lalu kita tidak memikirkan diri kita sendiri, tiada keinginan untuk menonjolkan diri atau semacamnya, tapi berbuat demi kebaikan sesama tanpa pamrih, sepi ing pamrih kata orang jawa, bo ceng li kata orang tionghoa, ups sori, sori salah itu kata bo ceng li taihiap yang edhan, hehehehe sori. Ya, .. itulah dia anda sudah tahu tentunya.
  
  Lalu kalau anda melatih diri untuk sungguh-sungguh dan tulus, tekun dan penuh perhatian pada latihan anda, pada aktivitas anda sehari-hari, nanti anda sedikit - dikit akan tahu, gi mana sih jhanna itu, dst dst, kalau loh, nggak pasti.. :)
  
  Oh ya lupa, anda tentu nanya, lalu bagai mana urusan karma baik, karma buruk, yah itu urusan proses hukum alam yang dibahas di abhidhamma, jadi mungkin ada baiknya kita kembali mencoba melihat penjelasan Sang Buddha soal proses hukum karma itu sebagai bagian dari upaya perenungan dan upaya untuk memahami proses hukum alam, bukan sebagai ajaran untuk mengatakan sesuatu itu pasti begini, pasti begitu kalau ini dan itu ada, katakanlah sekedar suatu sharing penjelasan seperti Mbah Marijan menjelaskan bagaimana para mahluk penunggu Gunung Merapi itu mau bersikap dan lalu tidak jadi menggerakkan gunugn berapi nya untuk meletus beneran, walaupun di sisi lain ada yang menggantikan fungsinya untuk mengambil korban, yah, anda kan bukan Mbah Marijan yang bisa melihat dan berkomunikasi dengan mahluk itu, dan anda kan bukan Sang Buddha yang bisa melihat keseluruhan proses dan memahaminya, tapi paling tidak kita tahu bahwa sesuatu yang benar-benar baik itu paling tidak akan
mendatangkan kebaikan dan sesuatu yang diniati buruk bisa jadi mendatangkan kesialan, tapi lalu ukuran baik-buruknya itu kan kita tidak punya, jadi marilah kita sibuk mengukur diri dan hati kita, karena itu yang mungkin masih bisa kita raba.....
  
  YAK, MARI BERDIRI!!!!!!  Raba hati masing-masing.... :)
  
  hehehehehe,
  
  salam selamat sore ibu, bapak, adik, kakak dan rekan-rekan serta teman-teman semua, mari kita nyanyi lagu burung kakak tua , eh, ... :)
  
  salam joke dan ngawurologi...
  
  Jakarta, satu juni duaribuenam
  bclt

           
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Get on board. You're invited to try the new Yahoo! Mail Beta.

[Non-text portions of this message have been removed]





** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia **

** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org **




SPONSORED LINKS
Buddha Buddhism Buddhism religion


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke