Bukan dlm agama Buddha, i think maksudnya di semua agama juga bakalan sama. Kalo disebut oknum.. it means itu balik ke pribadi-nya masing2.. is not related with the religion itself, does it make sense for you??
Well, it's up to you. It's related to your karma, so kalo mmg lu ngerasa ngga cocok lagi dgn Buddhist because of this problem.. that's fine...
  But I just remind you that it is not related with the religion itself. But yes, I agree we need to find a good figure to be the leader, especially in Buddhist
  We should put more attention to this matter...
  I feel so sorry to hear that moment... I know that's really bad... So, hopefully it would never happend again in the future
  Well, anyway, the more you understand about Buddhist, the more you could accept any moment (bad or good)...
  Semoga penjelasan saya bisa membantu meredakan perasaan benci/marah-mu...
  
  With metta,
  Lim
 
srikandi srikandi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  kalau tindakan oknum & pemukulan dan lain -lain sudah dianggap biasa didalam agama Buddha , lalu yang luar biasa itu apa  ?
  
  sesuatu dimulai dengan hal yang kecil dan berlarut-larut tahun demi tahun menjadi kegelapan batin yg besar dan hanya memperburuk nusa dan bangsa saja
  makanya banyak bencana alam dimana-mana.
  
  Kalau semuanya berpangku tangan dan menganggap itu adalah hal biasa
  didalam agama Buddha yg terkenal dengan agama peace, lama kelamaan citranya bisa berubah, mencatat sejarah buruk bagi agama Buddha itu sendiri
  
  Mungkin masing2 harus mendoakan agama Buddha di Indonesia agar bisa  mempraktekkan ajaran kasih Buddha
  
  anyway, tolong berhati2 dan saling menjaga & bersatu sama lain agar tidak ada pemukulan2 lagi, makanya jangan salah memilih oknum ditaruh di posisi atas, saudara-saudari kita akan menderita akibat salah memilih anda-anda sekalian.
  
   _______________________________________________
  
  "Saya memang sekarang menemukan begitu banyak
ketidak sesuaian dalam prilaku para pemuka agama,
namun bagi saya, hal itu adalah biasa"

[email protected] wrote:

There are 4 messages in this issue.

Topics in this digest:

1. Re: [MB] KOLOM AGAMA PADA KTP VERSI BARU
From: "sutedja tj" [EMAIL PROTECTED]
2. Re: Digest Number 880
From: "Luis Tirtasanjaya Lioe" [EMAIL PROTECTED]
3. Re: anak-anak buddha di Singapore?
From: "Luis Tirtasanjaya Lioe" [EMAIL PROTECTED]
4. Re: anak-anak buddha di Singapore?
From: "Juliana" [EMAIL PROTECTED]

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message 1
From: "sutedja tj" [EMAIL PROTECTED]
Date: Mon May 29, 2006 0:35am(PDT)
Subject: Re: [MB] KOLOM AGAMA PADA KTP VERSI BARU

Sdr. Lo Willy,

Menurut saya, mungkin Sdr. Lo Willy kecewa dengan
"Oknum" Buddhis yang dianggap dapat mewakili
sifat dan tindak tanduk seorang Buddhis.
Dan ternyata karena tidak sesuai, maka kecewa berat
yang didapat.

Namun hal ini mungkin jangan dijadikan satu kesimpulan
bahwa Agama Buddha yang jelek. Yang harus disayangkan
adalah "Oknum" tersebut.

Bukankah Sdr. Lo Willy demikian bahagia saat dapat
mempelajari Agama Buddha? Hal ini sudah membuktikan
bahwa Agama Buddha membawa sesuatu yang bermanfaat
bagi kita semua.
Jangan karena tindakan "Oknum" tsb lalu kita
menyalahkan agama Buddha itu sendiri.

Saya memang sekarang menemukan begitu banyak
ketidak sesuaian dalam prilaku para pemuka agama,
namun bagi saya, hal itu adalah biasa.
Yang namanya manusia tetap mudah dipengaruhi oleh
sifat-sifat jelek manusia itu sendiri.

Selama masih ada panduan Dhamma dalam Tipitaka
sebagai bahan acuan, dan bila memberikan manfaat
bagi kita, jalani lah, jangan ditolak.
Bila menolak, yang rugi bukan "Oknum" Buddhis tsb,
bukan orang lain. Mereka mah tidak perduli, kalau
Sdr. Lo Willy tetap menjadi Buddhis atau tidak,
yang penting politik atau tujuan jelek mereka
tercapai.
Itu saja.
Nah, sekarang yang rugi siapa kalau menolak Buddha
Dhamma? Bukan lain tapi diri kita sendiri.

Saya melihat Buddha Dhamma sangat-sangat bermanfaat
bagi diri saya dan bila saya terapkan dengan baik,
juga memberikan manfaat bagi orang-orang sekitar saya.
Hal ini sangat membuat saya berbahagia.

Semoga Sdr. Lo Willy selalu berbahagia,
Sutedja Tjandra.


--- Lo Willy wrote:

> Sdr. Sutedja, salam sejahtera;
> Anda begitu gembira dengan kolom agama dimana kata
> agama "BUDDHA" telah
> ditulis dengan benar menururt kosakata sebagaimana
> seharusnya. sebaliknya
> saya sedang susah hati karena sebentar lagi masa
> laku KTP saya akan
> berakhir dan sudah sejak lama saya sangat bingung
> mau menulis apa dalam
> kolom agama tersebut. Saya lebih senang dan bahagia
> bila kolom agama itu
> dihapus saja dan paling celaka ketika saya tidak
> ingin memeluk agama apapun
> saya diharuskan memilih salah satu agama yang diakui
> resmi oleh Pemerintah
> kita. Dulu ketika saya memutuskan memilih agama
> Buddha - menurut pendapat
> dan pandanganku - karena agama tersebut paling baik
> diantara agama-agama
> yang ada di Indonesia tapi apa yang saya alami
> justru hidupku hampir celaka
> berantakan gara-gara Agama Buddha - hanya gara2
> memberi makan kepada 2 orang
> Bhikkhu - lantas agama apalagi yang cocok bagi saya
> ? Memilih yang lain lagi
> ? Dulu sudah pilih yang terbaik, yaitu agama Buddha
> ????? Kalau yang terbaik
> saja pakai pukul dan kekerasan (terjadi didalam
> rumah salah seorang tokoh
> Umat Buddha dan disaksikan oleh sebagaian Umat
> lainnya, menekan dengan
> menggunakan preman dan Intel) sudah begini, lantas
> yang tidak terbaik
> seperti apa ????
> Kalau anda ingin menulis dan mengulas serta mengupas
> "METTA & KARUNA" sambil
> berjalan kaki mengelilingi dunia kemudian hasil
> tulisan itu dapat menutupi
> seluruh permukaan bumi ini itupun belum selesai
> pembahasannya. Anda harus
> berjalan pula kebagian dunia lainnya sambil menanti
> kedatangan Buddha Baru
> utk mengakhiri tulisan tersebut dan Beliau akan
> menyelesaikannya dengan 3
> kata saja, yaitu : "SADHU ... SADHU ... SADHU ....
> !!!!
> Demikianlah dahsyat dan sangat dalam serta luas arti
> dari "METTA & KARUNA".
> Tapi di Bali hanya di ulas dan dibahas cukup dalam
> beberapa menit saja dan
> semua orang tahu bahwa "METTA & KARUNA" itu hanya
> ada didalam buku "PARITTA
> SUCI" berwarna biru yang diterbitkan oleh Yayasan
> Dhammadipa Arama atau STI.
> Tidak lebih dari itu. Semoga dalam beberapa hari
> kedepan muncul sebuah agama
> baru sehingga saya dapat memilih dan mencobanya
> sehingga saya tidak
> kesulitan ketika perpanjangan KTP pada bulan
> September nanti.
>
> Salam dan hormat,
> lowilly

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com


________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message 2
From: "Luis Tirtasanjaya Lioe" [EMAIL PROTECTED]
Date: Mon May 29, 2006 2:02am(PDT)
Subject: Re: Digest Number 880

Hehe, kita gak punya alamat tetap atau sekretariat, karena komunitas
ini dibentuk (udah 3 tahun ya Ron?) lewat mailing list
:)

link nya: http://groups.yahoo.com/group/IBC-Sing/

Mungkin buat temen2 di Singapore bisa join ke mailing list nya.
Sebagian besar dari kita sih ikut kebaktian di Buddhist Fellowship,
tapi biasanya kalau ada event2 besar seperti hari2 besar agama
Buddha, Dhamma talk, Buddhist fair etc, kita organise untuk pergi
bareng :) ada outing bareng juga hehe.

Mettacittena,
Luis

--- In [email protected], "Intra" wrote:
>
> Wah senang sekali mendengar sudah ada komunitas anak-anak Buddhist
Indonesia
> di Singapore.
> Tolong donk minta alamatnya yach karena saya ingin memberitahu
beberapa
> rekan-rekan Buddhist disana.
> Thanks.
>
> Mettacittena,
> Chang Le






________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message 3
From: "Luis Tirtasanjaya Lioe" [EMAIL PROTECTED]
Date: Mon May 29, 2006 2:04am(PDT)
Subject: Re: anak-anak buddha di Singapore?

Halo Andi, ini detail acaranya terlampir ya. Kalau berminat ikut,
bisa kontak saya di 96673150, kita rencananya pergi bareng dan
kumpul di Bishan MRT hari selasa (29 May) dan rabu (30 May) jam 6:30
sharp :) talk nya jam 7:45 pm.

Buddhist Fellowship wrote:

From: "Buddhist Fellowship"
To: "Buddhist Fellowship"
Subject: Ajahn Brahm's Public Talks: May30&31
Date: Wed, 17 May 2006 11:28:44 +0800

Dear members,

You, your family and friends are invited to Buddhist Fellowship's
AJAHN BRAHM PUBLIC TALKS . . .

MANAGING THE UPs AND DOWNs OF LIFE
We can cope with the Ups in life wonderfully but when things start
to go wrong . . . we tend to find it all too difficult to accept,
may that be when our relationships are going wrong, our career or
status in society is threatened, our body succumbing to illnesses or
losing someone to death. Ajahn Brahm will offer insights to life and
how to best cope with these ups and downs

Date: Tuesday, 30 May 2006 at 7:45pm

ENLIGHTENMENT - THE FINAL GOAL
What is the Enlightenment that Prince Siddhartha attained to become
the Buddha? There are many versions of what "Nibbana" is but which
is the right one? Come and find out…

Date: Wednesday, 31 May 2006 at 7:45pm

Venue: Kong Meng San Phor Kark See Monaster Memorial Hall Level 4
88 Bright Hill Road

Admission: FREE (ALL are welcome)

ABOUT AJAHN BRAHM
Born in London, Ajahn Brahm completed his degree in Theoretical
Physics at Cambridge University. After teaching for a year, he
travelled to Thailand and ordained as a monk at the age of twenty-
three.

Thereafter, Ajahn Brahm began his training in the Thai forest
tradition under Ajahn Chah. He is presently the Abbot of Bodhinyana
Monastery and the Spiritual Director of the Buddhist Society of
Western Australia.

Ajahn Brahm has gathered many stories through his encounters with
the lay people and his experience in building a monastery from
scratch. These heartwarming stories reveal the qualities of humility
and diligence and expose moments of insight, wisdom and compassion
in the lives of ordinary people.

His book "Opening the Door of Your Heart" which has captured the
hearts of many, encapsulates modern tales of hope and love,
forgiveness, freedom from fear and overcoming pain, and shows how
the timeless wisdom of the Buddha's teachings remain so relevant in
our ever-changing world.

With metta
Buddhist Fellowship



--- In [email protected], "rhw76" wrote:
>
> Halo Andi,
>
> Kebetulan hari Selasa ama Rabu malem ada Dhamma talknya Ajahn
Brahm di
> Kong Meng San. Biasanya cukup segar dan enlightening. Udah diatur
buat
> pegi rame2 oleh Pak RT kita, Luis. Silakan ikutan :)
>
>
> Roni







________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message 4
From: "Juliana" [EMAIL PROTECTED]
Date: Mon May 29, 2006 2:38am(PDT)
Subject: Re: anak-anak buddha di Singapore?

lulu... tanggalan sg ama jkt masih sama kan? tgl 29 mei 2006 hari senin, tgl
30 hari selasa?
maksudnya tgl 30 selasa, tgl 31 rabu kali yaa...


----- Original Message -----
From: "Luis Tirtasanjaya Lioe"
To:
Sent: Monday, May 29, 2006 4:03 PM
Subject: [MABINDO] Re: anak-anak buddha di Singapore?


Halo Andi, ini detail acaranya terlampir ya. Kalau berminat ikut,
bisa kontak saya di 96673150, kita rencananya pergi bareng dan
kumpul di Bishan MRT hari selasa (29 May) dan rabu (30 May) jam 6:30
sharp :) talk nya jam 7:45 pm.

Buddhist Fellowship wrote:

From: "Buddhist Fellowship"
To: "Buddhist Fellowship"
Subject: Ajahn Brahm's Public Talks: May30&31
Date: Wed, 17 May 2006 11:28:44 +0800

Dear members,

You, your family and friends are invited to Buddhist Fellowship's
AJAHN BRAHM PUBLIC TALKS . . .

MANAGING THE UPs AND DOWNs OF LIFE
We can cope with the Ups in life wonderfully but when things start
to go wrong . . . we tend to find it all too difficult to accept,
may that be when our relationships are going wrong, our career or
status in society is threatened, our body succumbing to illnesses or
losing someone to death. Ajahn Brahm will offer insights to life and
how to best cope with these ups and downs

Date: Tuesday, 30 May 2006 at 7:45pm

ENLIGHTENMENT - THE FINAL GOAL
What is the Enlightenment that Prince Siddhartha attained to become
the Buddha? There are many versions of what "Nibbana" is but which
is the right one? Come and find outâ?¦

Date: Wednesday, 31 May 2006 at 7:45pm

Venue: Kong Meng San Phor Kark See Monaster Memorial Hall Level 4
88 Bright Hill Road

Admission: FREE (ALL are welcome)

ABOUT AJAHN BRAHM
Born in London, Ajahn Brahm completed his degree in Theoretical
Physics at Cambridge University. After teaching for a year, he
travelled to Thailand and ordained as a monk at the age of twenty-
three.

Thereafter, Ajahn Brahm began his training in the Thai forest
tradition under Ajahn Chah. He is presently the Abbot of Bodhinyana
Monastery and the Spiritual Director of the Buddhist Society of
Western Australia.

Ajahn Brahm has gathered many stories through his encounters with
the lay people and his experience in building a monastery from
scratch. These heartwarming stories reveal the qualities of humility
and diligence and expose moments of insight, wisdom and compassion
in the lives of ordinary people.

His book "Opening the Door of Your Heart" which has captured the
hearts of many, encapsulates modern tales of hope and love,
forgiveness, freedom from fear and overcoming pain, and shows how
the timeless wisdom of the Buddha's teachings remain so relevant in
our ever-changing world.

With metta
Buddhist Fellowship



--- In [email protected], "rhw76" wrote:
>
> Halo Andi,
>
> Kebetulan hari Selasa ama Rabu malem ada Dhamma talknya Ajahn
Brahm di
> Kong Meng San. Biasanya cukup segar dan enlightening. Udah diatur
buat
> pegi rame2 oleh Pak RT kita, Luis. Silakan ikutan :)
>
>
> Roni








** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia **

** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org **
Yahoo! Groups Links












________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia **

** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org **

------------------------------------------------------------------------
Yahoo! Groups Links




------------------------------------------------------------------------






__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]






** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia **

** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org **



  SPONSORED LINKS
        Buddha   Buddhism   Buddhism religion
   
---------------------------------
  YAHOO! GROUPS LINKS

   
    Visit your group "MABINDO" on the web.
   
    To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
   
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

   
---------------------------------
 



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]






** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia **

** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org **




SPONSORED LINKS
Buddha Buddhism Buddhism religion


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke