Namo Buddhaya, Hari Jumat 10 Agustus - Senin 14 Agustus lalu, kami dari majalah Sinar Dharma kembali berkelana mengunjungi dan meliput vihara-vihara di pedalaman Jawa Tengah. Kali ini kami mengambil jalur Surabaya (start) - Boyolali - Kebumen - Banyumas - Cilacap - Banjarnegara - Wonosobo - Juwana - Lasem - Surabaya (finish).
Yang paling menarik dalam perjalanan ini adalah ketika kami meliput vihara-vihara di Kabupaten Kebumen, karena umat Buddha di Kabupaten Kebumen sangat banyak. Namun selain menarik, ternyata juga ada kisah yang memprihatinkan. Salah satu vihara yang kami kunjungi, yakni Vihara Marga Giri Dharma di desa Giyanti, Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen. Vihara ini terletak persis di sebelah persawahan di kaki gunung dengan pemandangan hijau yang menyegarkan mata. Vihara ini dalam kondisi yang cukup memprihatinkan karena lantainya hanya dari plesteran semen tanpa keramik. Sebagian dari lantai juga sudah mulai rusak, sehingga lantai vihara lebih mirip kandang ayam. Karena kami sudah melihat sendiri, maka tidak tega juga jika kami hanya berdiam diri. BEC Surabaya berinisiatif untuk membantu memperbaiki lantai vihara tersebut agar lantainya dapat dipasang keramik. Luas permukaan lantai sekitar 100 meter persegi. Untuk luas tersebut, maka akan dibutuhkan keramik sekitar 350-400 keping keramik berukuran 30cm x 30cm. Selain itu juga dibutuhkan semen dan penunjang lainnya. Umat sudah siap untuk bergotong-royong mengerjakan sendiri pemasangan keramik. Karena besarnya pahala dari kebajikan ini, kami ingin berbagi kesempatan ini dengan rekan-rekan sekalian (Forum Komunikasi Pembaca Sinar Dharma khususnya dan umat Buddha pada umumnya) untuk menanamkan karma baik pada ladang yang subur ini. Dana dapat ditransfer ke: Bank Central Asia (BCA) a/c. 1017787616 a/n. Yayasan Dharma Rangsi Namun jika kesulitan transfer ke BCA, bisa via: Bank International Indonesia a/c. 1139135031 a/n. Sudarso Rencana kami, tanggal 9 September 2006 dana kebajikan ini akan dapat kita sampaikan langsung ke Kebumen. Kalau bukan kita para umat Buddha ambil peduli, lalu siapa lagi? Salam, Abin Nagasena nb. Jika dana yang terkumpul masih ada sisa, akan disalurkan ke vihara di desa Kalibatur, Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen yang plafonnya dan atap sudah banyak yang rusak. ," DISCLAIMER : The information contained in this communication (including any attachments) is privileged and confidential, and may be legally exempt from disclosure under applicable law. It is intended only for the specific purpose of being used by the individual or entity to whom it is addressed. If you are not the addressee indicated in this message (or are responsible for delivery of the message to such person), you must not disclose, disseminate, distribute, deliver, copy, circulate, rely on or use any of the information contained in this transmission. We apologize if you have received this communication in error; kindly inform the sender accordingly. Please also ensure that this original message and any record of it is permanently deleted from your computer system. We do not give or endorse any opinions, conclusions and other information in this message that do not relate to our official business. [Non-text portions of this message have been removed] ** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia ** ** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org ** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/MABINDO/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
