Tulisan ini tidak dimaksudkan mendukung kekejian perang yang dilancarkan oleh
Israel. Tulisan ini hanya menyajikan realita yang ada bahwa sesungguhnya semua
tergantung manusia-nya, bukan tergantung Tuhan-nya.
Serangan Israel ke Palestina dan Lebanon, membuat saya merenung kembali
tentang Tuhan.
Apa yang dilakukan oleh Israel seharusnya membuka mata banyak orang bahwa Tuhan
yang maha kuasa itu tidak pernah ada.
Saya sempat bertanya pada seorang teman beragama Islam, "apakah serangan
Israel ke Palestina dan Lebanon adalah termasuk kehendak Tuhan? Dan apakah ada
hikmah dibalik itu?"
Jawabnya sangat mengagumkan: "Ya, semua adalah kehendak Tuhan, dan pasti ada
hikmahnya."
Bisa-bisanya, dan tega-teganya.
Kalau memang itu adalah kehendak Tuhan, maka kasihan Palestina dan Lebanon.
Israel menjadi tidak bersalah dalam hal ini, dan yang bersalah total adalah
Tuhan.
Lebih jauh saya merenungkan tentang doa, (sebelumnya saya menerima sebuah
email yang menghimbau umat Islam untuk berdoa yang dicantumkan dalam email
tersebut, yang mana doa tersebut adalah meminta Tuhan untuk memusnahkan Israel.)
Apakah doa yang mengharapkan orang lain (walau musuh) celaka akan terkabul?
Kalau sungguh bisa terkabul, maka sungguh anehlah Tuhan itu.
KONSEP KETUHANAN
Para theis (baik Islam maupun Yahudi) sama-sama percaya bahwa Tuhan itu satu,
dan mereka sama-sama diciptakan Tuhan. Nah, kalau semua manusia adalah
sama-sama ciptaan Tuhan, lalu apa Tuhan hanya akan mendengarkan doa satu pihak?
Umat Islam mungkin ada yang mendoakan kehancuran Israel, tapi bukankah
sebaliknya Israel juga mendoakan kehancuran Palestina dan atau Lebanon, atau
bahkan Islam?
Kalau Tuhan mendengarkan doa salah satunya, alangkah anehnya Tuhan karena
memihak pada satu pihak tertentu.
KEKUATAN DOA
Apakah doa itu manjur?
Satu hari, umat Islam sholat 5 kali, dan jumlah umat Islam adalah yang
terbanyak di dunia.
Kalau doa manjur, seharusnya Palestina sudah lama bebas dari kebiadaban Israel,
dan sekarang malah Lebanon juga menjadi sasaran. Padahal penganut Yahudi
tidaklah seberapa jika dibandingkan dengan penganut Islam. Kalau doa memang
manjur, koq malah Israel yang lebih kuat?
MAHA KUASA
Semua adalah kehendak Tuhan, maka sesungguhnya, serangan Israel ke Palestina
dan Israel adalah sungguh kehendak Tuhan, dan mungkin ada Rencana Indah Tuhan
di balik itu semua, atau bahkan dapat dikatakan pasti ada hikmah di balik
serangan itu. Lalu, kalau semua diyakini sebagai kehendak Tuhan, maka sungguh
bukankah itu harus diterima saja tanpa banyak berkeluh kesah?
Dan kalau memang Tuhan sudah berkehendak, apakah doa akan mampu merubah
keputusan Tuhan tersebut?
Bagi yang berpikir, dengan apa yang terpapar di atas, semoga terbuka matanya
lebar-lebar,... apa yang diyakini selama ini,... bukankah telah runtuh semua?
... Kalau yang tidak berpikir... ya apa mau dikata.
Berani hidup tidak takut mati,
Takut mati jangan hidup,
Takut hidup mati saja.
---------------------------------
How low will we go? Check out Yahoo! Messengers low PC-to-Phone call rates.
[Non-text portions of this message have been removed]
** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia **
** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org **
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/MABINDO/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/