Masa yang paling menarik sebetulnya adalah masa-masa anda itu sedang belajar,
sedang menghadapi cobaan dan ujian panjang kehidupan.
Seorang sahabat itu mengatakan, sewaktu anda belum menjadi seorang Manager,
atau katakanlah anda belum punya motor, anda pasti akan merindukan dan
mengatakan kepada diri anda sendiri bahwa nanti kalau jadi manager anda akan
jadi manager yang baik, anda punya motor pasti anda akan memanfaatkannya dengan
baik, tolong dong Tuhan, karena saya punya niat baik, jadikanlah niat baik saya
itu kenyataan. Kalau nggak, Tuhan anda jahat deh!!!!.
Dan sering kali impian anda itu pada suatu saat tercapai, anda jadi manager,
anda punya motor atau mobil.... lalu Tuhan pun anda katakan baik. Sehari dua
hari anda masih baik, dan mempergunakan motor, mobil itu dengan baik, sebulan
dua bulan, lama-lama lupa.... :D
Sering sekali kita mengiming-imingi diri dengan kebaikan-kebaikan dan
pahala-pahala atas kebaikan yang akan kita buat, .... kapan sih kita berbuat
saja tanpa lalu mengharapkan...
Mungkin kita bisa saja mencoba cara yang sedikit berbeda, coba, anda tidak
berharap jadi manager, anda tidak berharap punya mobil atau motor, tapi anda
tetap bekerja dengan baik, dan menabung dengan rajin... suatu saat anda itu
bisa menjadi manager dan bisa punya mobil dari keringat anda, ..... anda tetap
akan berdoa kepada Tuhan tapi anda cukup mengucapkan terima kasih saja dan
sudah...... boleh anda lihat dan rasakan perbedaannya... yang mana lebih
nikmat... tentu yang tanpa micin eh rasa alami itu lebih nikmat.... hanya,
siapa yang mau melakukannya?
Saya sih masih senang kok meminta sama Tuhan, sama Buddha, sama dewa uang,
dst dst , minta mobil, minta duit, minta rejeki, minta pacar pacar dan ttm yang
manis-manis , sexy dan hmmm.....
hehehehehehe ngai juga mau kok...
Oh ya, kita kembali sedikit soal mempunyai jabatan dan mobil itu, sering kali
ketika kita memperoleh sesuatu, mencapai suatu tataran pemikiran atau
kedewasaan, perjuangan menuju posisi itulah yang lebih menyenangkan, ketika
anda telah menemukannya, rasanya akan biasa-biasa saja dan pada saatnya akan
hambar... tidak lah terlalu menarik lagi... kadang sangat dingin dan
kesepian... :D
Ini puisi saya yang mencoba menjelaskan itu akan suatu realita yang saya
pahami pada hari itu, semoga bisa bermanfaat ....
Sun strike twice three
When you finally know that not many in there
Than
Thou must face the fact and accepted it
Everest alone in the height
So do thee when thee realized the fact
When thee ready to be like him
Than thee can face the fact of life
And see the sun shine in the hearth
And it is a very nice birthday present for thee
Realizing this by the sun strike twice three.....
Cheers Everest
JKT210906
From me, in a far distance way...
====
Jakarta timur, 17 Oct 2006
---------------------------------
Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great rates
starting at 1ยข/min.
[Non-text portions of this message have been removed]
** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia **
** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org **
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/MABINDO/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/MABINDO/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/