Sekuntum teratai untuk anda semua, para calon Buddha.
Dipelosok desa kota Tangerang yaitu tepatnya didaerah Teluk Naga dimana tidak
semua rumah memiliki aliran listrik. Biaya hidup yang tinggi membuat
saudara-saudara kita yang berada disana menjadi berat dalam memenuhi kebutuhan
hidupnya. Kondisi tersebut semakin parah dimana kesehatan menjadi sangat mahal
bagi mereka.
Dengan ini Milist Dharmajala, Perkumpulan Dokter Tionghoa Indonesia ( INTI ),
Komunitas Buddhist Jakarta dan Vihara Tri Maha Dharma yg berlokasi di daerah
tersebut bekerja sama untuk membantu saudara/i kita yang kurang beruntung
dengan menyelenggarakan Bakti Sosial Pengobatan Gratis dan
Pembagian Beras untuk warga yang kurang mampu.
Bakti Sosial tersebut akan diselenggarakan pada:
Hari/Tanggal : Minggu, 4 Februari 2007
Waktu : Pk. 09.00 s/d selesai
Tempat : Vihara Tri Maha Dharma
Target Peserta 750 KK
Uluran tangan dari teman-teman semua sangat kami harapkan, guna membantu
saudara-saudara kita. Dana dapat di transfer ke Rekening Bersama:
Dana Pengobatan Gratis dan Pembagian Beras
Nama Rekening BCA : Dewi Permatasari/ Astuti
No. Rekening : 372.1182221
Konfirmasi lewat sms ke Richard 0812 8421392
Kepada para donatur, ketika mentransfer mohon ditambahkan angka 5 di akhir
nominal yg ditransfer (contoh: ingin berdana 100.000, mohon menstransfer
sebesar
100.005). Tujuannya agar kita mengetahui bahwa transferan ini untuk kegiatan
baksos bersama ini. Dimohon setelah mentransfer memberikan konfirmasi kepada
Sdr. Richard di no. telp 0812 8421392 atau japri richard99id@ yahoo.com
Panitia juga menambahkan Item bahan sembako selain beras seperti mie
instan,kecap manis dan minyak goreng.
Dana langsung bahan makanan
Yeyen 50 Kg Beras
Dana terkumpul untuk pengobatan gratis dan pembagian beras sampai tanggal 1
Februari 2007 adalah Rp 41.566.549,- dgn perincian sbb:
NN 50.505
Heni Puspitasari 100.005
Hendra 100.005
Sunarly Al Sui Kia 227.505
Tan Lian Hoa 100.005
Wenny 100.005
Wilian Sutanti 100.005
NN 100.005
Jeffry Velentino 100.005
Siutarno 100.005
Djemi 200.731
Tio Wi Tjong 150.005
Yulpien 50.005
Donatur Bunga Uposatha VJDJ Kathina 2006 1.000.005
Hendra 25.005
Deddy Hermanto 100.005
Liana Dewi Lie 100.005
Yanih 50.005
Lie Lie 100.005
Felina Herdianty 100.005
Jhon 100.005
Alice Diandra Yapu 400.005
Hartawan Setiawan 200.005
NN 100.005
Agus Pietojo 100.005
Liong Lie Ching 100.005
NN 55.005
Yanthi Yanih 50.005
Alm Sumber Rusi Handono 250.005
Toko IQ Jakarta 100.005
Kuo Fong Yek Ling 100.005
NN 100.005
Agus Salim 300.005
NN 100.005
NN 25.005
Toni 100.005
Yanti 100.005
Yati 100.005
Lina Halim 50.000
Kok Sim 50.000
Kim Hong 100.005
Phang Moi Lan 100.005
Teddy Sunarto 50.005
NN 150.005
Minggus Sulaiman G 500.005
Khemma 100.000
Susanto Suriadi 100.005
Suarli 100.005
Eddy Irawan 50.005
Sim Ferry Sanjaya 100.005
Eka Cahyono 500.005
Lie Inge 280.005
Erwin Surya 100.005
Herlinawaty Sunard 100.005
NN 10.005
Feriyanto Tjoe 50.005
Andri 500.005
Michelle Tan B 50.005
Audrey Tan B 50.005
Tio Keng Kiam 100.005
Lisawati 100.005
Nicholas Ali 50.005
Harry 200.005
Santih 100.005
Kel Budhiman Tjoa Angrayani Hor 100.000
Halex Kho,Fenny Liong,Harfensen Virasilo Kho,Kusaladevo 400.005
Hendra Suardi 200.005
Ady 80.005
Willy 200.005
Hendra 25.005
Oei Hartono 201.605
Jayamulya Setiadi 100.005
Danniadi 50.005
Efendy 150.005
Kel Tjoeng Sian Woen 1.000.005
NN 300.005
NN 50.005
Amandry 50.005
NN 300.005
Kasman 200.005
Rusmin Wendra 100.005
Dewanti Liem 150.005
Losemoy 25.005
Sam Adhiputera W 200.005
Dewi Suhendri 100.285
Yapit Yanti 700.000
Alm Edwin Parwito 250.005
Lidya Stifanny 100.005
Santo 50.005
Deny 20.005
Tjhin Kim Djin 80.005
Tjoe Li Jin 300.000
En Nen 50.005
Susanna Zainal 200.005
Usman Latif 1.000.000
Emiliana Latif 1.000.000
Solihin Latif 1.000.005
Lina 1.000.000
Darren Alexander Latif 1.000.000
Ken Nicholas Latif 1.000.000
Melisa Latif & Keluarga 1.000.000
Evi Susanti & Keluarga 1.000.000
Rendy Divian 1.000.000
Siauw Hin Khian & Keluarga 1.000.000
Silsilia Iin Julis 100.005
Krisna 30.005
NN 100.005
Ilphin 100.005
Dicky S 50.008
Tjendrasari Budiman 200.005
Amin Untario 250.005
Hendra 10.005
Harli 50.005
Agnes Karnela W 50.005
Djie Kian Sin 250.005
Thoe Yulius 30.005
I Gede Susila Arya 100.005
NN 50.005
Kel Jielok 500.005
Candrawati Wong Jo 100.005
Sarfendi & Kel Kartini 200.005
Santi Widjaya Oei 50.005
Janny Widjaja 200.005
Boe Tricia Ilhami 50.005
Erpiny 200.005
Yuvin Maharuddin 100.005
Jhonny Kesuma 2.000.000
Handy Leonard 2.000.005
Lilis Harsoyo 2.000.000
Satrya Dharma 500.000
Adidharma 500.000
Alm Yotrisno Harsoyo 250.000
Rosalinawati 250.000
Asik Abadi 250.000
Ellysabeth K 250.000
Soehardi Soesilo 500.000
Tjandra Soegiarto 50.005
Tan Kamal 100.005
Melia Angelita Jay 100.005
Onggo & Kel Feronica Laksana 500.005
Vivi Anawaty 200.005
Hadiwijaya Halim 200.005
Savitri Kumala Wij 50.005
Alm Dicky Hermawan 200.005
Kel Nuryadi Muliawan-Bogor 1.000.005
Auw Jang Sioe Eng 100.005
Kreshna 200.000
Edy Sanjaya & Stela Monika 500.005
Hendra 25.005
NN 50.005
Limah w 50.005
Rika 50.005
Ferry 25.500
Yusli 200.005
Yusli 200.005
Susiana Harsono 100.005
Lim Soen Soy 20.005
Fong A Moh 20.005
Dewi Indra 100.005
Suryanto 100.000
Alumni 2 KMBD Binus 200.005
Rudi A T 50.005
Rusli Chou 100.005
Sofiar Halim 300.005
Lim Neir Kate 100.005
Ermy Purnamawaty 200.005
Hendra Aditya 50.005
NN 50.005
NN 100.005
Phang Mulyanto 200.005
Irene 100.005
Anumodana kepada semua donatur. Besar kecil dana tidak menjadi masalah. Kecil
bagi kita, tapi bila dikumpulkan akan sangat besar manfaatnya. Apa yang dapat
kita lakukan mungkin belum bisa menyelesaikan secara maksimal semua
permasalahan kemiskinan di negara kita, akan tetapi setidaknya kita berbuat
sesuatu untuk mereka We can not do a great things, but We can do a small
thing with a great love .
Penggalangan dana untuk baksos ini kami tutup tanggal 2 Februari 2007. Ayo
Berbuat kebajikan.
Kami masih mengharapkan bantuan untuk transportasi. Bagi teman-teman yang
ingin ikut
berpartisipasi bisa menghubungi Sdr Richard di 0812 8421392. Acara pasti seru.
Salam Metta
Panitia Baksos
PROPOSAL BAKTI SOSIAL 2007
LATAR BELAKANG
Berapa tahun belakangan ini bangsa kita, Indonesia, mengalami banyak
guncangan. Sebut saja peristiwa tsunami, gempa bumi, kebakaran hutan, dan
berbagai peristiwa lainnya. Tanpa menyebutkan peristiwa-peristiwa tersebut pun
sebenarnya bangsa kita sudah cukup terpuruk akibat kurang dapatnya aparat
pemerintahan memberikan kinerja terbaik dalam hal ekonomi. Mulai dari dampak
krisis moneter tahun 1997 sampai sekarang, ketidakpastian regulasi yang disusul
hengkangnya beberapa perusahaan berskala internasional dari bumi Indonesia ini,
serta rendahnya kinerja kita dibandingkan dengan negara-negara lain sekawasan
telah turut memperkeruh kondisi kita. Jumlah penduduk miskin juga tidak kunjung
berkurang, malah semakin bertambah banyak.
Tidak dapat dipungkiri kita sebagai bagian dari masyarakat mempunyai tanggung
jawab sosial untuk membantu meringankan kondisi tersebut. Apa yang dapat kita
lakukan mungkin belum bisa menyelesaikan secara maksimal semua permasalahan
kemiskinan di negara kita, akan tetapi setidaknya kita berbuat sesuatu untuk
mereka seperti yang dikatakan oleh Ibunda Teresa We can not do a great
things, but We can do a small thing with a great love .
PROFIL TEMPAT
Desa Teluk Naga terletak berdekatan dengan daerah Cengkareng, kira-kira 7 km
dari Bandara Soekarno Hatta, termasuk Propinsi Banten. Kepadatan penduduk
kira-kira 12.000 jiwa. Kebanyakan hidup di sepanjang alur sungai. Mata
pencaharian kebanyakan berdagang, mencari ikan, dan bertani.
Kondisi penduduk yang masih banyak menggunakan sungai sebagai sarana mandi,
cuci, dan kakus (MCK) merupakan salah satu bukti rendahnya pengetahuan tentang
pentingnya sanitasi lingkungan.
Dengan tingkat penghasilan rata-rata sangat rendah, penduduk juga mempunyai
kesulitan tersendiri memberikan pendidikan kepada anak-anaknya sehingga jumlah
penduduk yang berkesempatan mengenyam pendidikan menengah dan atas sangat
rendah. Demikian juga bila kita tarik kesimpulan mengenai gizi yang dikonsumsi
rata-rata penduduk masih di bawah standar kecukupan gizi.
Secara umum, pembangunan prasarana seperti jalan sudah mulai mendapat
perhatian pemerintah setempat. Terbukti dari data survey terakhir yang kami
lakukan ke lokasi, beberapa ruas jalan yang biasa dilalui kendaraan besar sudah
sedang dalam perbaikan dan ditingkatkan dari aspal biasa menjadi beton.
KONDISI MASYARAKAT TELUK NAGA
Kami melakukan survey pada tanggal 17 Desember 2006, kegiatan survey di mulai
dari pukul 10.00 s.d 15.00. Perjalanan menuju ke lokasi teluk naga melewati
jalan yang sedang dalam perbaikan sehingga terjadi sedikit kemacetan selama
menuju ke lokasi. Pelaksanaan survey ke masyarakat dilakukan dengan bekerjasama
dengan Vihara Tri Maha Dharma . Kami dibantu oleh Pak Leo Christie selaku
wakil ketua Vihara Tri Maha Dharma melakukan survey lapangan ke masyarakat di
sekitarnya.
memerlukan uluran tangan ka mencuci dan mandi, untuk kebutuhan memasak dan
minum masyarakat harus membeli air PAM, yang 1 embernya Rp.1.000,- minimal
mereka memerlukan 2 ember sehari. Tempat tinggal mereka sangat memprihatikan,
dimana satu gubuk yang kecil harus menampung jumlah anggota keluarga yang
banyak. Contoh salah satu yang mengejutkan ada salah satu gubuk kecil yang
harus ditempatin satu keluarga dengan 8 orang anak dan 2 orang cucu. Dengan
kondisi yang sangat sempit dan terasa kurang layak, mereka tidur dilantai tanah
beralaskan kasur yang sudah usang dan keliatan kotor. Bisakah anda
membayangkan? Tersentuhkah anda untuk membantu mereka?
Sebagian besar masyarakat disana tidak mempunyai pekerjaan tetap. Mereka
bekerja sebagai pekerja musiman, misalkan sebagai buruh, tukang potong ayam,
penjual kue, penjual krupuk, pedagang siomay dan ada juga yang membuka usaha
warung kecil - kecilan. Bahkan ada juga yang tidak mempunyai mata pencaharian.
Disana banyak hamparan sawah tetapi semua itu bukan milik mereka, melainkan
milik para konglomerat yang berinvestasi lahan disana.
Masyarakat disana banyak yang mengalami masalah kesehatan, salah satunya
keluarga Bapak Cheng San yang sudah tiga hari mengalami sakit demam. Pada saat
kita survey, dia libur jualan siomay karena kondisi kesehatannya tidak
memungkinkan. Dan ternyata ketiga anaknya juga sakit, dua diantaranya terbaring
lemas diatas kasur kapuk yang sudah tidak layak dipakai. Kondisi rumahnya juga
sangat memprihatikan, tidak ada satupun perabotan rumah. Hanya ada satu meja
kecil disudut kanan rumah.
Masyarakat disana sangat ramah dan mudah sekali bersosialisasi dengan
sesamanya, salah satunya keluarga Ibu Tety. Ketika kami berkunjung kesana, kami
melihat sukacita diwajahnya, kebetulan dia salah satu umat Budha. Ibu Tety
memiliki lima orang anak yang tidak bekerja, pekerjaan suaminya tidak tetap.
Kadang menjual krupuk atau kue, menyambi sana sini. Kondisi rumah Ibu Tety
cukup memprihatikan, tempat tidur yang kecil dengan kelambu yang usang, dapur
yang sangat kotor. Tetapi ada satu hal yang kita saluti dari seorang Ibu Tety
adalah kesabaran beliau menjalani semua itu dengan sukacita.
RENCANA KEGIATAN
Tema acara bakti sosial ini adalah Berbagi kasih kepada sesama
Tujuan:
Menyatakan kasih dengan memberikan sumbangan nyata kepada masyarakat di
lingkungannya sehingga memberikan warna dan membuktikan kasihnya terhadap
sesama.
Bakti sosial kali ini akan difokuskan pada empat (4) kegiatan pokok yaitu:
1. Pengobatan gratis
2. Pembagian Sembako
3. Bersentuhan dengan masyarakat
4. Dharma & Books Sharing
Menyadari bahwa kami tidak mungkin dapat melayani semua kebutuhan Desa Teluk
Naga, maka memutuskan untuk membatasi jumlah yang kami dapat layani sesuai
dengan kapasitas kami yang dapat dilihat pada uraian di bawah ini.
Keterangan
1. Pengobatan gratis
Keterangan
Harga
Opsi 2
Per Paket
750 KK
Obat Generik
Rp18,000
Rp13,500,000
Cadangan untuk 50 KK
Rp 900.000
Rp 14.400,000
2. Pembagian Sembako
No
Jenis Sembako
Satuan
Harga Satuan
Harga per
750 KK
Paket
1.
Beras
5 Kg
Rp. 5.500
Rp. 27.500
Rp. 20.625.000
2.
Mie Instant
10 Bks
Rp. 700
Rp.7.000
Rp. 5.250.000
3.
Minyak Goreng
1 Liter
Rp. 7.500
Rp. 7500
Rp. 5.625.000
4.
Kecap manis
1 Btl
Rp. 7.200
Rp. 7.200
Rp. 5.400.000
Total
Rp. 49.200
Rp. 36.900.000
3. Bersentuhan dengan Masyarakat
Dalam kegiatan ini akan dilakukan wawancara untuk memahami kesulitan yang
dialami oleh masyarakat sekitar secara langsung yang bertujuan memberikan
motivasi dari dalam kepada masyarakat yang disentuh disamping sebagai sarana
untuk mengumpulkan bahan/informasi bagi kegiatan lanjutan yang berkesinambungan
yang diharapkan dapat menjadi sarana untuk membuat masyarakat setempat hidup
lebih mandiri (self sustain)
4. Dharma & Books Sharing
Dalam kegiatan ini akan dilakukan Dharma sharing dan pembagian buku kepada
pemuda-pemudi & Pengurus Vihara serta sarana untuk berbagi pengalaman bagi para
muda-mudi dan pengurus vihara dalam pelaksanaan organisasi muda-mudi di dalam
Vihara agar dapat lebih efektif dan lebih menyentuh kebutuhan rohani masyarakat
setempat.
PENUTUP
Akhir kata Panitia mengucapkan terima kasih atas dukungan doa, dana, dan daya
yang diberikan untuk membantu menyukseskan kegiatan bakti sosial di atas.
Bersama, dengan kemitraan, mari kita membangun Indonesia yang lebih baik dengan
mengedepankan nilai-nilai luhur.
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]