Benar, alam ini benar ada di sekitar kita tetapi yang
berbeda adalah frekuensinya. Sehingga ketika kita
melihat kita hanya melihat dengan mata daging kita
tetapi tidak melihat dengan menggunakan mata batin
kita. oleh karena itu jika kita sering melihat
orang-orang yang punya penampakan, kita malah kagum
dengan kemampuan itu, padahal kemampuan itu dapat
diperoleh dengan melaksanakan meditasi, dengan
menggunakan media meditasi ini kita dapat (jika
menginginkan) untuk dapat melihat makhluk lain, dengan
demikian maka di dalam buddhism selalu di tekankan
adalah ehipasiko (datang dan buktikan).


semoga jawaban ini bermanfaat

salam metta

-pikiran adalah pelopor-

(disadur dari berbagai informasi)


--- Yudi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Namaste,
>  
>  ogut bole nanya2 yach.. setahu ogut menurut
> Buddhism, ada terdapat 31
> alam diantaranya ada alam neraka, alam binatang,
> alam hantu, alam
> manusia dll.
>  
>  Yang bikin ogut binung, kenapa alam2 yang berbeda
> (mis alam binatang
> dan alam manusia) tapi hidup di tempat yang sama
> (Planet Bumi tercinta
> ini)? Klo menurut pemikiran ogut yang rendah ini,
> mungkin Alam boleh
> berbeda, tapi medianya (dalam hal ini adlh Bumi)
> bisa jadi sama. Bener
> ga demikian..?
>  
>  Mohon pencerahan dari sesepuh2...
>  
> 
> salam amatiran,
> yud
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
> 
> 


Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke