Dear All,
Hari minggu siang tanggal 03 June kemarin, saya berkesempatan melihat Mila di
RSCM. Rumah Sakit pemerintah yang satu ini memang sangat besar bagi saya yang
baru pertama kali menginjakkan kaki di RSCM, sampai sampai saya nyaris salah
kamar ke ruang jenazah yang terletak di sudut persimpangan.
Udara jadul masih sangat jelas sekali jika dilihat dari bentuk dan ukuran
ruangan , jendela serta pintu yang berukuran super jumbo. Sampai2 untuk
mengunci sebuah pintu (bila kunci asli rusak) diperlukan sebuah rantai besar
pula.
Mila berada di Pavilliun Anak ruang BCH. Tempat tidur Mila berada di paling
pojok sebelah kiri dari pintu masuk. Satu ruangan terdiri dari beberapa blok
yang di pisahkan menurut jenis penyakit. Sedangkan blok Mila ada 4 tempat
tidur yang semuanya penuh terisi pasien anak lainnya.
Ruangannya sangat besar, namun bila sudah masuk ke dalam blok terasa sulit
bergerak pula. Namun untungnya AC di ruangan itu masih terawat dengan baik
sehingga terasa sejuk.
Saat saya datang, Mila sedang berbaring sambil makan ayam goreng kesukaannya
dengan cocolan saos sambal.Dia tersenyum melihat kedatanggan saya. Menurut
cerita Ibunya, mila dipuji para Dokter karena keberaniannya saat menghadapi
meja operasi yang dilaluinya dengan tegar tanpa air mata. Tentu itu sebuah hal
yang luar biasa bagi seorang Mila yang baru berusia 8 tahun itu. Mila menjalani
operasi dengan puluhan jahitan di bagian belakangnya.
Mila diharuskan untuk berbaring di tempat tidur yang dapat menyanggah
tulangnya dengan baik. Untuk itu Dokter menyarankan untuk tidur di tempat yang
datar dan sedikit keras. Untungnya di rumah kontrakan Mila di Bekasi, semua
itu telah tersedia.
Mila juga tidak di anjurkan memakai bantal, karena akan mempengaruhi tulang
barunya.
Dalam waktu dekat ini, Dokter akan memasang gips di badan Mila yang dapat
menyanggah tulangnya, sehingga Mila dapat bangun dari tempat tidur dan berjalan
seperti biasa. Gips itu akan berada di tubuh mila selama lebih kurang 3 bulan.
Ketika baju Mila di sibak, terlihat tonjolan di punggungnya telah hilang.
Mila sangat menantikan saat ia pulang nanti dengan kondisi yang pernah ia
mimpikan dulu. Ia ingin segera kembali ke sekolah, bermain, berlari dan bermain
sepeda yang ia idamkan.
Sebelum saya pulang, Mila sempat menitipkan salam dan sebuah ucapan terima
kasih dari mulutnya yang mungil untuk teman2 semua.
Demikian Mila pasca operasi. Apa yang teman2 berikan pada Mila benar2 membuat
Mila sangat bahagia, sehingga rasa sakit yang di alaminya pun terkalahkan.
Semoga semua mahluk hidup berbahagia.
Salam.
Karly
---------------------------------
Be a PS3 game guru.
Get your game face on with the latest PS3 news and previews at Yahoo! Games.
[Non-text portions of this message have been removed]