Salam, Rekan sekalian, Masih ingat dengan Vihara Marga Giri Dharma, Rowokele, Kebumen yang beberapa waktu lalu saya melakukan penggalangan dana untuk atap, plafon, dan keramik vihara? Saat ini, semua proses perbaikan atap, plafon dan keramik vihara sudah selesai. Pengurus vihara sudah mengirimkan photo jadi perbaikan vihara tersebut. Pihak pengurus vihara dan umat Buddha Vihara Marga Giri Dharma menghaturkan anumodana atas dana parami para donatur sekalian. Photo-photo yang ada akan saya usahakan untuk bisa diupload agar dapat dilihat para donatur sekalian.
Sebagaimana kunjungan tim Dharma Kelana SD (Sinar Dharma) yang diturunkan dalam majalah Sinar Dharma Vol.4, No.4 | Kathina 2550BE periode Desember 2006 - Februari 2007, halaman 47 & 48. Selain Vihara Marga Giri Dharma yang kala itu sangat memprihatinkan karena lantai yang tidak berkeramik dan plesteran semen sudah hancur-hancur sehingga debu berterbaran, di Kalibatur juga terdapat sebuah vihara lain (Vihara Giri Pura) yang saat itu juga cukup rusak (walau tidak separah Vihara Marga Giri Dharma). Saat itu, kami putuskan untuk memprioritaskan perbaikan vihara Marga Giri Dharma atas dasar pertimbangan kemendesakan (urgency-nya). Sekitar 2 minggu lalu, saya menerima sebuah proposal dari rekan Edi Supriyanto, pembaca SD yang awalnya berkirim SMS pada SD, yang lalu ditindaklanjuti dengan kunjungan tim Dharma Kelana tahun lalu. Proposal tersebut merinci perbaikan dan sekaligus perluasan Vihara Giri Pura. Dalam proposal dilampirkan copy surat penyerahan tanah yang diwakafkan oleh umat untuk keperluan perluasan vihara. Dana yang dibutuhkan diperkirankan sekitar 99jt rupiah. Saat ini dana swadaya umat mencapai angka 10jt. Hari ini saya menerima beberapa photo penggempuran bangunan vihara sebagai persiapan proses perluasan vihara Giri Pura. Photo-photo ini juga akan saya usahakan untuk di-upload-kan untuk dapat diakses oleh para donatur dan calon donatur. Sesungguhnya, masih ada beberapa proposal yang dikirimkan pada saya, namun saya rasa tidak perlu semua saya sampaikan pada rekan sekalian, sebagian saya tolak berdasarkan skala keperluan (prioritas). Saya sampaikan proposal vihara Giri Pura ini karena beberapa pertimbangan: 1. Kondisi vihara memang cukup buruk dan sempit. 2. Merupakan salah satu kantong umat Buddha di perbatasan dengan Jabar (kita tahu bahwa memasuki Jabar, hampir tidak ada lagi kantong umat Buddha) dan umat Buddha di sini sangat solid. 3. Perselisihan antar sekte tidak pernah terjadi, karena inisiatif beberapa tokoh umat Buddha di Kebumen yang menggalang sekte-sekte yang ada dalah sebuah warga persaudaraan. Menyampaikan proposal yang dikirimkan pada saya, juga mewakili pengurus vihara dan umat Buddha di Kalibatur, Kebumen, saya menghimbau rekan sekalin untuk ambil bagian dalam pendanaan pemugaran dan perluasan vihara Giri Pura ini. Walau sedikit, jika banyak yang ambil bagian, tentu akan dapat diselesaikan. Dana Parami dapat ditujukan ke: Panitia Pembangunan Vihara Giri Pura BRI Gombong, Kebumen a.c. 0134-01-000-556-50-5 a.n Parsiti atau Lippo Bank, Gombong, Kebumen a.c. 984-04425-4 a.n. Edi Supriyanto Mohon bukti transfer dana bisa dikirimkan ke sekretariat Panitia Pembangunan Vihara Giri Pura, atau jika rekan-rekan mengalami kesulitan, bisa menginformasikan via SMS ke: 081327268145. Mohon sampaikan bahwa dana untuk Vihara Giri Pura, sebutkan tanggal transfer, jumlah dana, dan nama donatur. Mari kita genapkan sumpah Sabdo Palon Naya Genggong. salam, Abin Note: Jika anda membutuhkan proposalnya, saya bisa japri ke saya. Akan saya scan dan convert ke PDF. [Non-text portions of this message have been removed]
