Harapan kita agar HIKMAHBUDHI menggunakan media massa untuk memberi
tekanan pada iklan SGM4 itu, akhirnya juga mulai menampakkan hasil.
Berikut forward dari seorang sahabat...
Abin
=====================================================
Salam HIKMAHBUDHI,
Kawan-kawan, pernyataan sikap TIC telah dimuat di Koran Tempo tanggal 4
Juli 2007 selain itu dari pihak Sarihusada (produsen SGM) juga telah
mengirim fax dan surat akan memperhatikan dan mengambil langkah penting
menanggapi pernyataan sikap kita.
semoga berguna demi lestarinya warisan dunia yang tak ternilai ini.
Appamadena Sampadetha,
esa
=====================================================
Rabu, 04 Juli 2007
Opini
Borobudur dan Iklan Susu SGM
Kami Team In Charge Save Borobudur for Civilization, sebuah panitia khusus
dari Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmahbudhi),
dengan ini menyampaikan pokok-pokok pemikiran sehubungan dengan pemasangan
iklan susu SGM-4 yang menggunakan latar tempat di Candi Borobudur,
Magelang,
Jawa Tengah, sebagai berikut.
Candi Borobudur merupakan warisan peradaban bangsa Indonesia, bahkan
dunia,
yang sudah selayaknya mendapat perlindungan demi terjaganya kelestarian
dan
nilai spiritual yang terkandung di dalamnya.
Upaya komersialisasi dengan memanfaatkan nama besar Candi Borobudur
tidaklah
ditabukan, tapi harus tetap dilakukan dengan mempertimbangkan pengaruhnya
terhadap keagungan dan kelestarian peninggalan budaya tersebut.
Penayangan iklan susu SGM-4 di televisi swasta nasional sejak Mei 2007
sampai sekarang (Juni 2007), yang menggunakan latar tempat di Candi
Borobudur,
telah memberikan pendidikan yang keliru dan menyesatkan kepada masyarakat,
terutama anak-anak, serta menimbulkan pengaruh yang mengancam kelestarian
Candi
Borobudur dengan mempertunjukkan pemanjatan di salah satu stupa pada
tingkat
Arupadhatu candi tersebut.
Mencermati, mengkritik, dan menyikapi penayangan iklan susu SGM-4, yang
diproduksi oleh PT Sari Husada, maka Team In Charge Save Borobudur for
Civilization mewakili Hikmahbudhi
dengan ini menyatakan sikap:
Menuntut PT
Sari Husada selaku perusahaan yang secara langsung berkepentingan
dalam
pembuatan dan penayangan iklan ini agar segera mencabut kontrak
penayangan
iklan tersebut.Meminta
televisi swasta nasional segera menghentikan penayangan iklan susu
SGM-4
yang dimaksud.Meminta
Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI menjalankan fungsinya secara
optimal dan lebih mencermati segala upaya komersialisasi Candi
Borobudur
dan warisan budaya lainnya yang dapat mengancam kelestarian warisan
budaya
itu sendiri.
Demikian pernyataan sikap ini kami buat sebagai bentuk penghargaan dan
tanggung jawab anak bangsa terhadap terjaganya kelestarian warisan budaya
bangsa Indonesia.
Eddy Setiawan
Ketua Umum
PP Hikmahbudhi
[Non-text portions of this message have been removed]