Kalau anda menyebutkan judul di atas dengan sedikit kenes, kemayu ato lemah 
lembut maka akan bisa anda timbulkan adegan bye bye ato salam perpisahan para 
bences ato waria yang manis ke temannya si Tata. hehehe, tapi saya tidak ingin 
ngobrol soal si Tata nih, tapi saya ingin ngobrol soal hal-hal yang nikmat di 
dunia ini, yang tentu anda udah tahu.

Ta- harta; semua orang mau dan suka, kecuali beberapa gelintir yang udah nggak 
mikir soal duit dan harta, entah itu udah jadi orang suci beneran, ato udah di 
bawah tanah alias mayit. 

Ta- wanita; untuk wanita tinggal diganti jadi pria, lah, nggak nyambung jadi ya 
biarin aja ya, wanita aja.... sex lah gitulah apa deh konotasi anda.

Ta- Tahta; power, kuasa, blablabla..... 

Kombinasi ketiganya itu bisa anda lihat dalam berbagai bentuk, termasuk gila 
hormat, sok mau dihormati dll,dll, dan seringkali makin bertambah umur kita, 
makin sulit untuk melepaskan belenggu si Tata Taaa! itu tadi.

Sederhana saja sih, soalnya dengan makin rapuhnya tubuh kita ini, ketakutan 
kita akan hilangnya rasa nikmat, sensasi menyenangkan dari ketiganya itu makin 
besar, makin kuat.. di sisi lain, memori atau tumpukan ingatan kita akan 
nikmatnya kalau kita kaya, punya pasangan yang cihuyyyyy, dan tinggal melirik 
semuanya menyembah itu makin banyak dan makin kuat.

Saya pribadi, masih sulit sekali menghindari si Tata TAaaaa itu, terutama soal 
si Tata yang cantik, molek, sexy, pinter, harum dan yahuuddd.... ya, jadi, 
jangan anda tanya gi mana caranya hehehe karena kita sama-sama masih berjuang. 
Dan sesungguhnya kalau kita mau bicara spiritual yang sesungguhnya atau 
kebenaran sejati itu, ya semestinya berkaitan dengan semua daya upaya untuk 
bisa mengurangi kemelekatan atau kegandrungan akan si Tata Taaa ! itu, namun 
tentu dengan cara yang pas dan manteb, kena dan berdaya guna.... 

Ya, anda tentu bertanya, kok saya bisa tahu, hehehe ya, sederhana saja, kalau 
kita nanti mati, dan tentu akan mati, apa lalu si Tata Taa itu akan kita 
bawa????? Lalu kenapa kita masih bersikukuh mencarinya???? !!! yaa tapi klo 
sekedar buat hidup sendiri, makan tigakali sehari dan wajarnya manusia sekarang 
ini, dan bukan untuk menjamin kelangsungan hidup nya anak cucu, cicit, buyut , 
piut dan turunannya, ya rasanya wajar saja tooh... :) Tapi ya, klo anda memang 
punya hoki besar dan bisa kaya, asal nggak nepu, ya monggolah.... atur aja, 
yang enak buat semua... hehehehe. 

Namun, ya, saya kembalikan ke anda deh, Tata Taaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!???

100707

 
---------------------------------
Food fight? Enjoy some healthy debate
in the Yahoo! Answers Food & Drink Q&A.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke