Wah, keduluan anda.
Dulu, saya mendukung SPSH... pas yang pertama kali.
Tapi saya koq gak nyangka kalau SPSH kemudian berlanjut terus tiap tahun 
seperti ini.
Esensi "sejuta harapan"nya koq jadinya luntur yach????
Mungkin saking ini telah menjadi rutinitas.








"francis" <[EMAIL PROTECTED]> 
Others, 07/29/2007 09:27 PM
Sent by: [email protected]
 
        To:     <[email protected]>
        cc: 
        Subject:        Re: [MABINDO] (INfo)SPSH DKI Jakarta 2007, 16 
September 2007

Maaf nih, mungkin perlu dipikirkan untuk menggunakan media selain lilin, 
karena (cmiiw) asap yg ditimbulkan oleh lilin itu bisa menambah efek rumah 
kaca (merusak ozon)

----- Original Message ----- 
From: Wilian 
To: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; 
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; 
[email protected] ; [EMAIL PROTECTED] ; 
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, July 31, 2007 12:18 PM
Subject: [MABINDO] (INfo)SPSH DKI Jakarta 2007, 16 September 2007

----- Original Message ----- 
From: Beny <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Lie 
To: [EMAIL PROTECTED] 
Cc: [EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, July 31, 2007 11:12 AM
Subject: [Ekayana_Choir] SPSH DKI Jakarta 2007

Namo Buddhaya, 

Acara Sejuta Pelita Sejuta Harapan (SPSH) pertama kali diselenggarakan
secara nasional oleh Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) pada tanggal 23
Juli 2005 di Candi Agung Borobudur.
Tahun 2006, beberapa propinsi mengadakan SPSH secara serempak pada
tanggal 26 Juli. MBI Propinsi DKI Jakarta menyelanggarakan SPSH
bekerjasama dengan Propinsi Banten di Vihara Avalokitesvara yang
berlokasi di Banten Lama.
Pada tahun 2007, rencana awal MBI yaitu menyelanggarakan SPSH dis emua
Propinsi secara serempak pada tanggal 4 Agustus 2007. Tapi mengingat
pada tanggal yang dimaksud, Propinsi DKI Jakarta sedan memasuki minggu
tenang untuk persiapan pemilihan kepada daerah (PILKADA) maka
pelaksanaan SPSH DKI Jakarta diundur sampai dengan tanggal 16 September
2007 (Minggu).
Apa itu SPSH?
Sejuta Pelita Sejuta Harapan (SPSH) merupakan sebuah momen berkumpul
umat Buddha untuk melantunkan doa bersama secara bersama-sama.
Doa yang dilantunkan secara serempak oleh banyak orang pada waktu yang
bersamaan diyakini memiliki energi dan getaran yang sangat baik.
Seluruh umat Buddha yang berdomisili di masing-masing propinsi akan
berkumpul dan berdoa dengan menyalakan lilin supaya negara tercinta
dijauhkan dari segala bencana, kesedihan serta penderitaan.

Latar Belakang SPSH 2007 
<!--[if !supportLists]--> 1. <!--[endif]-->Doa Keselamatan Bangsa dan
Negara
<!--[if !supportLists]-->2. <!--[endif]-->Mendedikasikan Benih
Kebajikan bagi Perdamaian Dunia
<!--[if !supportLists]-->3. <!--[endif]-->Memperingati salah satu
hari besar Agama Buddha yaitu Hari Asadha, hari di mana pertama kali
Buddha mengajarkan Dharma (ajaran kebenaran) kepada lima orang pertapa
yang menjadi cikal bakal ajaran Agama Buddha.

Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Wak tu : Minggu, 16 September 2007
Pukul : 19.00-2130 WIB
Tempat : Lapangan Tugu Monas, Jakarta Pusat
Partisipasi 

Setiap orang yang mau berpartisipasi bisa menghubungi panitia atau
distributor kupon di bawah ini :
Kendy 021-71359066
Silvi 0816-1812339
Okiem 0812-9968695
Vera 021-5687957 
Cui 021-98789593

1 (satu) kupon harganya Rp 10.000, boleh untuk satu atau lebih nama
pemasang pelita.

Untuk sponsor dan lain-lain bisa menghubungi :
Christina 0816-1332506
Heru Suherman 0811-979268
Email : [EMAIL PROTECTED]

Mettacittena, 

Panitia SPSH DKI Jakarta

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke