1240
  Melakukan sesuatu yang tak seharusnya disebut ikut campur. Melantur  hingga 
saranmu ditolak disebut memancing. Menyetujui tanpa  mempertimbangkan disebut 
merayu. Mengeritik keburukan orang  di belakangnnya disebut menfitnah, 
memutuskan persahabatan dua orang disebut pembuat onar, memuji yang jahat dan 
menyingkirkan orang yang  tidak disukai disebut memperdayai, ini merupakn 
kelemahan yang dapat  menyebabkan kesulitan orang dan di sisi lain mereka dapat 
merusak diri
  
  Join to : www.groups.yahoo.com/group/curhatgame
  Web : www.accuratehealth.blogspot.com
  
  (Tipitaka 63) Bodoh
  
  Join to : www.groups.yahoo.com/group/truthbuddha
  
  
   
  
  Kisah Dua Orang Pencopet
  
  Suatu ketika dua orang pencopet bersama-sama dengan sekelompok umat  awam 
pergi ke Vihara Jetavana. Di sana Sang Buddha sedang memberikan  khotbah. Satu 
di antara mereka mendengarkan dengan penuh perhatian dan  mencapai tingkat 
kesucian sotapatti.
  
  Tetapi pencopet satunya lagi tidak memperhatikan khotbah yang  disampaikan, 
karena ia hanya berpikir untuk mencuri sesuatu. Ia  mengatur cara untuk 
mengambil sejumlah uang dari salah seorang umat.
  
  Setelah khotbah berakhir mereka pulang dan memasak makan siangnya di  rumah 
pencopet kedua, pencopet yang sudah mengatur cara untuk mengambil  sejumlah 
uang tersebut. Istri dari pencopet kedua mencela pencopet  pertama: "Kamu 
sangat tidak bijaksana, mengapa kamu tidak mempunyai  sesuatu untuk dimasak di 
rumahmu."
  
  Mendengar pernyataan tersebut, pencopet pertama berpikir, "Orang ini  sangat 
bodoh, dia berpikir bahwa dia menjadi sangat bijaksana."  Kemudian bersama-sama 
dengan keluarganya, ia menghadap Sang Buddha dan  menceritakan apa yang telah 
terjadi pada dirinya.
  
  Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 63 berikut:
  
  Bila orang bodoh dapat menyadari kebodohannya,
  maka ia dapat dikatakan bijaksana;
  tetapi orang bodoh yang menganggap dirinya bijaksana,
  sesungguhnya dialah yang disebut orang bodoh.
  
  Semua keluarga pencopet pertama tersebut mencapai tingkat kesucian sotapatti 
setelah khotbah Dhamma itu berakhir.

Kirim email ke