Sumbangan dana yang masuk sekarang ini.
1. 29 Desember 2007 Rp. 300.001,- ( Keluarga Risma Liong )
2. 30 Desember 2007 Rp. 100.000,- ( NN Jakarta )
3. 31 Desember 2007 Rp. 100.000,- ( Thio Keng Kiam )
4. 31 Desember 2007 Rp. 100.000,- ( Lie Mei Ling )
5. 31 Desember 2007 Rp. 250.008,- ( Keluarga Bong )
6. 01 January 2008 Rp. 150.000,- ( Linda )
7. 01 January 2008 Rp. 50.000,- ( Benny Tanjono )
8. 01 January 2008 Rp. 50.000,- ( Gan Lan Fong )
9. 01 January 2008 Rp. 50.000,- ( Tan Peng Hong
10. 01 January 2008 Rp. 100.000,- ( Jhonni Chandra )
11. 02 January 2008 Rp. 250.000,- ( Hady )
12. 02 January 2008 Rp. 100.000,- ( Jimi )
13. 02 January 2008 Rp. 108.000,- ( Yuliana Lie Pannasiri )
14. 02 January 2008 Rp. 25.001,- ( NN )
15. 02 January 2008 Rp. 300.000,- ( Ong Hui Peng )
16. 02 January 2008 Rp. 50.088,- ( Hendra )
17. 03 January 2008 Rp. 20.000,- ( NN )
18. 04 January 2008 Rp. 20.062,- ( Jong H )
19. 04 January 2008 Rp. 100.000,- ( Ibu Amisjah )
20. 04 January 2008 Rp. 250.000,- ( Na Mo Ta Yen Ti Cang Wang
Phu Sat )
21. 04 January 2008 Rp. 250.000,- ( Om Ma Ni Pad Me Hum )
22. 07 January 2008 Rp. 50.089,- ( Jeni H )
23. 07 January 2008 Rp. 50.019,- ( Fanny Sujarwo QQ )
24. 07 January 2008 Rp. 25.088,- ( Hendra )
25. 07 January 2008 Rp. 100.001,- ( Sofiar Halim )
26. 07 January 2008 Rp. 500.000,- ( Witekjau Kisanaga &
Keluarga )
27. 07 January 2008 Rp. 400.000,- ( The Burrow )
28. 07 January 2008 Rp. 250.168,- ( Lily Purnomo )
29. 08 January 2008 Rp. 50.000,- ( Arief & Tiara )
30. 11 January 2008 Rp. 200.000,- ( Keluarga Eric Thioris -
Makasar )
31. 11 January 2008 Rp. 300.000,- ( Chen Jun Zhong Binjai )
32. 11 January 2008 Rp. 100.000,- ( Li Qing Xing Binjai )
33. 11 January 2008 Rp. 150.000,- ( Na Mo A Mi Tuo Fo )
34. 11 January 2008 Rp. 300.000,- ( Ferry Cendrawasih )
35. 11 January 2008 Rp. 50.000,- ( Nadine Mischa Lou )
36. 11 January 2008 Rp. 30.000,- ( Gregor Salim )
37. 11 January 2008 Rp. 50.000,- ( Goyek Chiva )
38. 11 January 2008 Rp. 50.000,- ( Oei Siang Min )
39. 11 January 2008 Rp. 50.000,- ( Cen Tek Yen Hasan )
40. 11 January 2008 Rp. 100.000,- ( Angie Linda )
41. 11 January 2008 Rp. 50.000,- ( Lisa Ratnawati )
42. 11 January 2008 Rp. 50.000,- ( Tiara Candra )
43. 11 January 2008 Rp. 50.000,- ( Jenlyana )
44. 11 January 2008 Rp. 90.000,- ( Heni Suyati )
45. 12 January 2008 Rp. 50.000,- ( Chun ko Lim FUk Chun )
46. 12 January 2008 Rp. 50.000,- ( Anju )
47. 12 January 2008 Rp. 20.000,- ( Janto )
48. 12 January 2008 Rp. 30.000,- ( Ationg )
49. 12 January 2008 Rp. 300.000,- ( Na Mo Kwan She Im Phu Sat )
50. 12 January 2008 Rp. 50.000,- ( NN Binjai )
51. 14 January 2008 Rp. 300.000,- ( Tai Se Cin )
52. 14 January 2008 Rp. 200.000,- ( Acui 77 )
53. 14 January 2008 Rp. 100.000,- ( Asiong 77 )
54. 14 January 2008 Rp. 100.704,- ( NN Medan )
55. 14 January 2008 Rp. 296,- ( Na Mo A Mi Tuo Fo )
56. 14 January 2008 Rp. 20.008,- ( Hendra )
57. 14 January 2008 Rp. 100.000,- ( Dolly )
58. 15 January 2008 Rp. 500.000,- ( NN )
59. 15 January 2008 Rp. 50.000,- ( Yuliana )
60. 15 January 2008 Rp. 50.000,- ( Krisna )
61. 15 January 2008 Rp. 50.000,- ( NN )
Total Penerimaan sampai sekarang sebesar Rp. 7.739.533,-
Nb : Tanggal 19 January 2008 akan ditutup penerimaan Bantuan untuk
Panti Jompo Hisosu Kota Binjai, Tanggal 20 January 2008 kita akan
mulai Baksos ke Panti Jompo Hisosu Binjai.
Direncanakan Pembagian Paket berupa :
1. Susu High Calsium Gold ( Khusus Orang Tua )
2. Biskuit
3. Quacker
4. Minyak Angin
5. Susu Manis Kaleng Cap Bendera
6. Dll
{ Perihal } :
Namo Buddhaya, Salam sejahtera untuk teman Sedharma
Ketika kita berkunjung ke Rumah Panti Jompo, disana kita akan
bertemu dengan Orang Tua yang tidak memiliki sanak keluarga untuk
menjaga & merawatnya di hari tua.
Namun sebagian dari mereka ternyata masih memiliki sanak keluarga,
bahkan mereka memiliki anak, cucu serta cicit yang lucu. Demikianlah
kenyataan hidup. Semakin menipisnya hari nurani anak, yang melupakan
segala jasa / budi yang diterima dari Orang Tuanya, sejak dari
kandungan hingga berdikari.
Bahkan ada anak yang menganggap Orang Tuanya sebagai beban
keluarga,. Jenis manusia yang tidak berbakti kepada orang tua
merupakan manusia yang tidak berbudi.
Kepada para Muliawan yang mendirikan Panti Jompo & Panti Asuhan,
saya mengucapkan salut atas keluruhan mereka. Sulit dibayangkan
bagaimana nasib para Orang Tua yang tinggal disana apabila tidak ada
panti jompo.
Pada tanggal 16 december 2007 yang lalu saya bersama teman sedharma
mengunjungi Panti Jompo di kawasan Binjai KM 23 yang bernama "
PANTI JOMPO HISOSU BINJAI ". Panti Jompo ini di dirikan beberapa
tahun yang lalu dengan bantuan tangan welas asih dari masyarakat
yang tinggal dikawasan Binjai.
Tujuan mulia dari Panti Jompo ini adalah ingin memberikan kebahagian
bagi para manula yang kebanyakan dari mereka tidak memiliki sanak
keluarga lagi, sebagian memiliki sanak keluarga namun tidak ada anak-
anak mereka yang bersedia untuk menampung mereka dan ada juga yang
titipkan ke panti jompo karena ke tidak cocokkan antara Anak dan
Orang Tua.
Ada pun maksud kedatangan saya ke panti tersebut adalah untuk
sekedar mengetahui keadaan dan kondisi Panti Jompo dan memberikan
sedikit bantuan sebatas dengan kemampuan saya.
Dengan bantuan rekan kerja saya yang bertempat tinggal di Binjai,
saya tiba di pintu gerbang Panti Jompo Hisosu Kota Binjai dan di
sambut oleh Satpam keamanan yang menanyakan maksud kedatangan kita,
Setelah dikonfirmasi dan mendapat izin masuk, saya melihat kawasan
Panti Jompo yang bersih dan tertata dengan rapi. Para penghuni Panti
Jompo tinggal di ruangan yg berukuran 2 x 2 di bangun secara
berdampingan dan berseberangan. Di setiap pintu ruangan tertera
nomor, nama penghuni ruangan dan asal daerah penghuni. Pengurus
Panti Jompo tersebut memberi informasi bahwa telah tercatat 36
manula ( 17 pria dan 19 wanita ) dan 4 orang karyawan pengurus yang
tinggal di Panti Jompo tersebut.
Disina juga terdapat Ruang Sembahyang yang sangat sederhana yang
terletak di depan setelah melewati pagar pintu masuk (disebelah kiri
tepatnya). Disebelah ruangan sembahyang saya juga melihat sebuah
ruangan kecil yang diatas pintu tergantung tulisan Poliklinik,
dengan dokter pengawas Dr. Tata Chandra yang berpraktek setiap hari
sabtu pukul 11.00.
Di siang hari yang terik, saya dapat melihat para penghuni jompo
berlalu lalang sedang asyik dengan aktivitas sendiri, ada kakek yang
dengan hati-hati berjalan setapak demi setapak menggunakan bantuan
tongkat ke seberang ruangan, ada nenek yg dibantu oleh kursi plastic
sebagai penyangga saat dia berjalan menuju ruangan utama untuk
bersantai, ada yg sedang mendengarkan lagu untuk menghibur diri, dan
ada yang sedang bersantai diruangan utama sambil ditemani angin
semilir siang hari sambil ngobrol dengan penghuni lainnya.
Banyak dari mereka yang memiliki pandangan mata yang sayu dan
kelihatan kurang bahagia. Kedatangan kami ke panti jompo mengundang
tanya dan rasa keingintahuan mereka. Sembari menyapa kami juga
bertutur sapa dengan beberapa penghuni di Panti Jompo tersebut. Jika
anda perhatikan foto-foto yang saya lampirkan, anda dapat melihat
seorang kakek sedang berbincang dengan rekan kerja saya.
Kakek tersebut berasal dari aceh, karena tidak memiliki sanak
keluarga, beliau mengantungkan hidup di Panti Jompo tersebut untuk
melewati hari-hari tuanya. Dari sumber informasi kakek ini saya
mengetahui keadaan panti jompo tersebut. Dalam ruangan berukuran 2
x 2 tersebut ada yang dihuni oleh 1 orang dan ada yang 2 orang.
Makanan yang diberikan setiap harinya sangat sederhana dan berfungsi
agar perut tidak kosong, namun tidak pernah mereka permasalahkan.
Keluhan yang paling banyak saya terima adalah kurangnya tenaga medis
yg memberikan bantuan check-up kesehatan dan uang tunai sebagai
pegangan mereka jika sewaktu2 mereka membutuhkan.
Dipanti jompo tersebut memang memiliki klinik, namun dokter tidak
setiap sabtu datang sebagaimana yang tercantum di tembok poliklinik,
terkadang dokter hanya datang 2 kali sebulan, dan tidak mengherankan
bagi penghuni kalau dokter hanya datang sekali dalam sebulan. Yang
paling membuat mereka khawatir adalah kalau mereka sewaktu2 tiba2
sakit dan tidak ada dokter ditempat.
Pada saat itu mereka hanya bisa mengandalkan sisa uang yang ada
dikantong mereka, mereka harus mencari dokter ke kota, menebus obat
sendiri dan tentu saja dengan jasa transportasi yang harus dibayar
dengan kocek sendiri. Harapan mereka saat ini adalah sekiranya ada
yang bermaksud untuk sedikit meringankan beban mereka, dapat
memberikan bantuan dalam bentuk tunai.
Ada juga beberapa donator yang memberikan sumbangan dalam bentuk
sembako untuk keperluan sehari2, sehingga terkadang sembako tersebut
berlebih dan di jual oleh pengurus yayasan dan uang hasil penjualan
tersebut digunakan untuk membeli keperluan sehari-hari dan
memelihara fasilitas dipanti jompo tersebut.
Adapun misi saya dalam membagi cerita diatas adalah untuk mengajak
teman-teman yang sekiranya ingin ikut membantu mengatasi kesuliatan
Orang Tua yang tinggal di Panti Jompo tersebut berupa " Sandang,
pangan, obat-obatan dan Sebagian uang tunai".
Dibuka rekening bersama (Digunakan khusus untuk kegiatan sosial)
untuk para Donatur.
BCA A/C 8375050508
Kantor Cabang Rahmadsyah
A/N : Felix Angkasa dan Effendy
Dana yang masuk mohon di informasikan via sms atu telepon ke :
GSM : 081 2642 8213
Flexi : 061 777 42889
Foto-Foto Panti Jompo Hisosu Binjai dapat dilihat di :
http://www.friendster.com/photos/57407432
Untuk para donator yg ingin mengetahui kejelasan keadaan panti jompo
tersebut, boleh menghubungi Panti Jompo Hisosu Binjai di 061-
8821015. (Sebelum nya 9 tapi diubah menjadi 88).
Untuk menghindari kesalahpahaman dan kecurigaan, saya akan
melampirkan laporan penggunaan dana dan melampirkan foto-foto
pelaksanaan bakti Sosial di Panti Jompo Hisosu Binjai pada hari H
nanti.
Saya dengan senang hati menerima kritik dan saran dari teman-teman
dan sekiranya ada pertanyaan mohon jangan sungkan untuk menghubungi
saya.
Akhir kata saya mewakili Orang Tua yang ditinggal di Panti Jompo
Hisosu sebelumnya mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan teman-
teman dalam bentuk apapun. (memberikan bantuan uang tunai, sandang,
pangan ataupun membantu memforward cerita diatas).
Semoga Buddha dan Boddhisatva selalu memberkati dan semoga semua
mahluk berbahagia.
Sepenggal ucapan Orang Bijak :
"Memberikan kebahagiaan kepada makhluk lain adalah Mulia. "Dapat
membahagiakan Orang Tua merupakan berkah Termulia".
Terima Kasih.
Salam Metta
Na Mo A Mi Tuo Fo
Me : Felix Angkasa.
Email : [EMAIL PROTECTED]
Email : [EMAIL PROTECTED]
Info lebih Lengkap Kunjungi : www.dhammacitta.org/forum/
di Topik Dhammacitta Peduli