1406
  Jika mendengar tuduhan, jangalah terburu-buru mempercayainya. Tetapi  
bersikap tenang dan berpikir jernih, karena tuduhan itu belum tentu  benar
  
  Join to : www.groups.yhaoo.com/group/curhatgame
  web : www.accuratehealth.blogspot.com
  
  
  
  (Tipitaka) Petunjuk
  
  Join to : www.groups.yahoo.com/group/truthbuddha
  
  
  
  Kisah Bhikkhu Assaji dan Punabbasuka
  
  Bhikkhu Assaji dan Punabbasuka bersama dengan lima ratus orang  muridnya, 
tinggal di desa Kitagiri. Ketika bertempat tinggal di desa  itu, mereka 
memenuhi kebutuhan hidupnya dengan cara menanam bunga dan  pohon buah-buahan 
untuk kepentingan mereka. Jadi mereka melanggar  peraturan dasar bagi kehidupan 
para bhikkhu.
  
  Setelah Sang Buddha mendengar hal itu, beliau mengirimkan dua orang  siswa 
utama-Nya, Sariputta dan Maha Moggallana, untuk menghentikan  perbuatan mereka 
yang tidak patut. Kepada kedua siswa utama-Nya Sang  Buddha berkata, "Katakan 
kepada para bhikkhu itu, jangan merusak  keyakinan dan kemurahan hati umat awam 
dengan perbuatan yang tidak  patut. Jika mereka tidak patuh, paksalah mereka 
untuk keluar dari  vihara, jangan ragu-ragu untuk melakukan seperti apa yang 
telah saya  katakan kepadamu. Hanya orang bodoh tidak menyukai orang yang  
memberikan nasehat baik dan melarang berbuat jahat."
  
  Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 77 berikut ini:
  
  Biarlah ia memberi nasehat, petunjuk, dan melarang apa yang tidak baik,
  orang bijaksana akan dicintai oleh orang yang baik dan dijauhi oleh orang 
yang jahat.
   
  
  
  
  
  
  
 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke