KETIDAKSEIMBANGAN MENTAL DAN PENANGGULANGAN STRES
-Ven. Dr. K. Sri. Dhammananda-
Ketidakseimbangan mental yang kita kenal sebagai kegilaan adalah sebuah
masalah besar. Dengan melanggar sebuah etika cara hidup, manusia mengganggu
kedamaian dan kebahagiaannya sendiri maupun orang lain. Lalu dengan membawa
masuk peristiwa-peristiwa dari luar ke dalam pikiran, kegemparan, rasa takut,
kesengsaraan dan ketidak-amanan diciptakan.
Banyak orang menderita frustrasi dan kegelisahan karena mereka tidak melatih
pikiran mereka untuk mempertahankan kepuasan hati. Mereka hanya mengembangkan
hasrat akan kesenangan-kesenangan sensual. Bagi mereka pengembangan berarti
pengembangan hasrat.
Sebagai hasilnya, mereka juga mengembangkan persaingan yang tidak sehat dan
kekerasan. Itulah bagaimana mereka memutar dunia ke dalam situasi kekacauan.
Setelah itu setiap orang mendambakan kedamaian. Orang-orang menuduh Tuhan atau
setanlah yang telah menyengsarakan mereka. Mereka berdoa dan bersembahyang
untuk melarikan diri dari masalah-masalah yang mereka ciptakan sendiri.
Kita dapat memahami sekarang siapa sebenarnya yang menciptakan masalah dan
siapa pula yang dapat mengatasinya. BUDDHA BERSABDA BAHWA DUNIA ADA DI DALAM
DIRI ANDA. SAAT ANDA MENDISIPLINKAN DIRI ANDA, SEBUAH DUNIA PUN TERDISIPLINKAN
DAN KEDAMAIAN DIPERTAHANKAN . Tidak diperlukan memohon kedamaian kepada makhluk
lain. Baik dan buruk, lembut dan keras, semua itu ada karena pikiran yang
terlatih dan tak terlatih.
Kata stres dipinjam dari ilmu fisika dan teknik mesin, yang mana mempunyai
arti yang pasti : sebuah kekuatan pada jarak yang cukup untuk [dapat] mengubah
atau merusak bentuk. Dalam psikiatris praktis, , stres mencakup juga reaksi
fisik dan emosional individu terhadap tekanan dari lingkungan dan dari dirinya
sendiri. Ada dua jenis utama stres: stres yang meliputi kehilangan orang yang
dikasihi, atau pekerjaan, penghargaan diri yang rendah yang disebabkan oleh
tingkat aspirasi yang kemustahilannya tinggi, dan stres yang mencakup
ancaman-ancaman terhadap status, cita-cita, , kesehatan dan keamanan individu.
Stres mendapatkan nama buruknya karena stres dapat menjadi bagian kehidupan
yang tak terelakkan, dan menyebabkan seseorang terus menerus terusik.
Bila stres seperti ini yang terjadi adalah mungkin akan menjadi beban yang
terlalu berat dan mengakibatkan penderitaan secara fisik atau mental, atau
kedua-duanya.
Stres dapat disebabkan oleh banyak faktor, yaitu perubahan, baik yang baik
maupun yang buruk, masalah-masalah pribadi, kesulitan-kesulitan fisik, penyakit
dan lain-lain. Sumber stres yang umum adalah kematian pasangan atau sahabat
dekat, keretakkan perkawinan, perceraian, kesulitan seksual, pindah rumah, anak
yang minggat, kehamilan, masalah-masalah hukum, ancaman penyitaan barang-barang
yang digadaikan, PHK, kelimpahan, mutasi/perubahan situasi atau tanggung jawab
dalam pekerjaan dan masalah-masalah dengan atasan.
Selanjutnya dapat dibaca pada buku Don't Worry Be Healthy - Pustaka Karaniya.
Telp/Fax: 021-5687929
SMS Layanan Pembaca: 081-315-315-699
Online order : www.karaniya.com
Email : [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
[Non-text portions of this message have been removed]